Pages

Friday, March 19, 2021

Deathstroke

7 Fakta Deathstroke, Pembunuh Paling Mematikan di Semesta DC

Yuk simak dulu fakta Deathstroke berikut ini!


1. Bernama asli Slade Joseph Wilson, Deathstroke pertama kali muncul di komik The New Teen Titans #2 yang dirilis pada Desember 1980.

Karakter yang diciptakan oleh Marv Wolfman dan George Perez ini diceritakan bisa bergabung di Angkatan Darat Amerika Serikat saat berusia 16 tahun karena berbohong tentang usianya. Pada suatu hari, Slade bertemu dengan Kapten Adeline Kane yang ditugaskan untuk melatih tentara muda. Adeline kagum dengan keterampilan bertarungnya Slade dan jatuh cinta kepadanya.

Adeline memutuskan untuk melatih Slade secara pribadi dan Slade dapat menguasai setiap teknik pertempuran hanya kurang dari satu tahun. Pada akhirnya, Slade dan Adeline pun menikah. Setelah menikah, Slade terpilih menjadi objek eksperimen rahasia Angkatan Darat untuk menciptakan tentara super militer Amerika Serikat.

Angkatan Darat memberinya obat yang memungkinkan Slade untuk menggunakan 90% kapasitas otaknya. Dengan peningkatan tersebut, Slade memiliki kekuatan dan kontrol fisik yang jauh lebih baik. Slade kemudian beralih menjadi tentara bayaran bernama Deathstroke dan merahasiakan identitas tersebut dari istrinya.


2. Identik dengan penutup matanya, Deathstroke ternyata kehilangan salah satu matanya karena istrinya sendiri.

Cerita tentang hilangnya mata kanan Deathstroke memang hadir dalam beberapa versi. Namun, cerita pertama tentang kehilangan mata kanan sang villain ternyata disebabkan oleh istrinya sendiri. Slade merahasiakan identitas Deathstroke dari keluarganya, hingga akhirnya terbongkar karena salah satu anaknya berada dalam bahaya.

Seorang penjahat bernama Jackal mengetahui identitas asli Deathstroke, kemudian menyandera salah satu anaknya yang bernama Joseph Wilson. Jackal menyandera Joseph agar Slade mau membocorkan nama kliennya. Menolak memberi tahu identitas kliennya, Deathstroke membunuh para penculik anaknya. Sayangnya, salah satu penculik berhasil mengiris lehernya Joseph.

Joseph selamat dari kejadian tersebut, namun dia menjadi bisu akibat ulah penculiknya. Peristiwa yang menimpa Joseph akhirnya membuat Adeline marah kepada Slade. Adeline pun berusaha membunuh Slade dengan menembaknya. Berkat kekuatannya, Slade mampu bertahan hidup tetapi tembakan istrinya malah menghancurkan mata kanannya. Itulah sebabnya, Slade selalu menggunakan penutup mata dan bagian kanan topeng Deathstroke dibuat berwarna hitam.


3. Akibat kematian salah satu anaknya, Deathstroke memiliki dendam pribadi kepada Teen Titans.

Walau sempat direncanakan menjadi musuh Batman di film Batman versi Ben Affleck, Deathstroke sebenarnya punya sejarah panjang sebagai musuh Teen Titans. Seperti yang disebutkan di poin pertama, Deathstroke bahkan debut di komik khusus Teen Titans. Kebencian Deathstroke terhadap tim superhero ini ternyata disebabkan oleh salah satu anaknya.

Seperti Slade, anaknya yang bernama Grant Wilson juga menerima obat dari organisasi H.I.V.E. untuk membuatnya jadi manusia super. Dengan menggunakan identitas Ravager, Grant menyetujui kontrak dari H.I.V.E. untuk menghabisi Teent Titans. Sayangnya, obat yang membuatnya menjadi manusia super malah membunuh Grant.

Untuk membalaskan dendam anaknya, Slade setuju untuk menyelesaikan kontrak anaknya. Permusuhan antara Teen Titans dan Deathstroke bahkan juga diangkat di film Teen Titans Go! To the Movies (2018).


4. Selain Grant dan Joseph, Deathstroke juga memiliki anak perempuan bernama Rose Wilson.

Slade memiliki tiga anak, yaitu Grant, Joseph, dan Rose. Seperti yang disebutkan di poin sebelumnya, Grant memilih jalan yang sama dengan ayahnya. Namun, berakhir tewas karena tubuhnya enggak kuat menerima efek dari obat untuk membuatnya menjadi manusia super. Berbeda dengan abangnya, Joseph memilih jalur yang berbeda.

Walau menjadi bisu karena kasus penculikan yang pernah menimpanya, Joseph memiliki kekuatan untuk mengendalikan orang lewat kontak mata. Lewat kekuatannya tersebut, Joseph juga bisa berbicara dengan orang lain melalui pikirannya. Dengan kekuatannya, Joseph menggunakan nama lain Jericho dan bergabung dengan Teen Titans.

Jika Grant dan Joseph merupakan anak Slade hasil pernikahannya dengan Adeline, Rose merupakan anak hasil hubungannya dengan Lillian Worth. Ketika mereka bertemu, Slade menjadikan Rose sebagai muridnya dan menyuntikkan serum manusia super kepada anaknya. Walau memberikan kekuatan, serum tersebut juga membuat Rose jadi kurang waras. Rose sampai nekat merusak salah satu matanya sendiri agar mirip dengan ayahnya.


5. Walau memiliki kemampuan penyembuhan, Deathstroke enggak bisa meregenerasi matanya yang rusak.

Kejadian rusaknya salah satu mata Slade terjadi saat dia belum mendapatkan kekuatan penyembuhannya. Namun di sepanjang kemunculannya, Slade pernah muncul dengan mata yang utuh, loh. Di seri komik Deathstroke: Gods of War, Slade dibuat muda kembali oleh seseorang bernama I-Ching. Keajaiban tersebut juga membuat Slade mendapatkan kembali matanya yang rusak.

Pulihnya kedua mata Slade harusnya membuat villain tersebut memiliki pandangan yang lebih tajam. Kenyataannya, Slade malah merasa kurang maksimal dalam bertarung saat kedua matanya utuh. Akibatnya, Slade tetap memilih menutup salah satu matanya selama pertempuran.


6. Selain di film Justice League, Deathstroke telah beberapa kali muncul di serial live action.

Deathstroke pertama kali muncul di serial Smallville musim ke-10. Di serial tersebut, Slade diperankan oleh Michael Hogan. Setelah itu, Deathstroke juga muncul di beberapa serial Arrowverse. Di serial Arrow, Slade diperankan oleh Manu Bennett. Selain Slade, identitas Deathstroke juga pernah dipegang oleh karakter lainnya di Arrowverse.

Di Legends of Tomorrow, identitas Deathstroke dipegang oleh Grant Wilson. Lalu di event crossover Elseworlds, anak Slade lainnya, yaitu Joe Wilson, terlihat menggunakan kostum ayahnya. Setelah serial Arrow berakhir, Slade muncul kembali di serial Titans dan diperankan oleh Esai Morales.


7. Pembuatan Deadpool Marvel ternyata terinpirasi dari Deathstroke.

Deadpool diciptakan oleh Rob Liefeld dan Fabian Nicieza. Sebagai penggemar komik Teen Titans, Liefeld menggambar karakter baru yang mirip dengan Deathstroke, kemudian memperlihatkan hasilnya ke penulis Nicieza. Sadar jika karakter baru yang diciptakan Liefeld mirip Deathstroke, Nicieza akhirnya menamai karakter tersebut dengan nama Wade Wilson, yang merupakan plesetan dari Slade Wilson.

Deadpool akhirnya debut di komik pada Februari 1991. Seperti Deathstroke, Deadpool juga debut di komik tentang tim superhero remaja, yaitu komik The New Mutants #98. Walau memiliki nama, kemampuan, kostum, dan senjata yang mirip, karakteristik dan sifat Deadpool benar-benar kebalikannya dari Deathstroke.


Sumber :

https://www.kincir.com/movie/cinema/fakta-deathstroke-villain-dc-tniLTTIyKKAU

Thursday, March 18, 2021

Sinopsis Justice League Versi Zack Snyder

Sinopsis Justice League Versi Zack Snyder, Banyak Adegan Baru!

Hari yang ditunggu-tunggu para fans superhero DC akhirnya tiba. Zack Snyder's Justice League sudah bisa Kamu saksikan di platform streaming HBO GO hari ini, Kamis, 18 Maret 2021, bersamaan dengan perilisan di Amerika Serikat.

Film berdurasi 4 jam 2 menit ini merupakan film Justice League yang benar-benar baru dan berbeda dibandingkan yang telah tayang pada 2017 lalu.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Justice League versi Zack Snyder ini menghadirkan berbagai adegan baru yang belum pernah dirilis sebelumnya, yang telah diambil oleh Snyder, namun tidak dihadirkan di film Justice League 2017.

Ada pula adegan yang baru dibuat, melibatkan Joker, diperankan oleh Jared Leto.

Sebagai informasi, tahun 2017 lalu, Zack Snyder mundur dari kursi sutradara Justice League karena tragedi yang menimpa keluarganya. Proses pasca produksi film itu pun disupervisi oleh Joss Whedon, sutradara Avengers, yang ditunjuk Snyder untuk menggantikannya.

Whedon lantas menulis ulang beberapa adegan dan menambah unsur komedi di dalamnya. Berbagai adegan asli yang diambil oleh Snyder juga tidak ditampilkan di film tersebut.

Beda kepala, beda visi. Itu yang terjadi pada Justice League tahun 2017. Whedon dianggap tak bisa menghadirkan Justice League sesuai dengan visi Snyder. Film tersebut pun menerima ulasan buruk dan membuat banyak fans kecewa.

Petisi dan kampanye #ReleaseTheSnydersCut pun dibuat oleh para fans selama bertahun-tahun setelahnya. Mereka bahkan meneror Warner Bros Pictures untuk merilis potongan adegan-adegan asli Justice League versi Snyder.

Akhirnya, pada Februari 2020, studio film itu pun memutuskan untuk membuat Zack Snyder's Justice League.


Sinopsis

Zack Snyder's Justice League mengisahkan kelanjutan cerita para superhero DC setelah pengorbanan pamungkas Superman. Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui berita selengkapnya.

Didorong oleh kepercayaannya pada kemanusiaan yang kini telah pulih, dan terinspirasi oleh tindakan Superman yang tidak mementingkan diri sendiri, Bruce Wayne (Ben Affleck) mengajak sekutu baru Diana Prince (Gal Gadot) untuk menghadapi ancaman yang lebih besar.

Bersama-sama, Batman dan Wonder Woman bekerja cepat dan menyatukan kekuatan mereka untuk merekrut tim  metahuman demi melawan musuh yang baru bangkit.

Tugas ini terbukti lebih sulit dari yang dibayangkan Bruce, karena tiap rekrutan harus berhadapan dengan setan dari masa lalu mereka sendiri untuk mengatasi apa yang menahan mereka.

Terlepas dari pembentukan liga pahlawan yang belum pernah terjadi sebelumnya, Batman, Wonder Woman, Aquaman (Jason Momoa), Cyborg (Ray Fisher) dan The Flash (Ezra Miller) mungkin sudah terlambat untuk menyelamatkan planet ini dari serangan yang sangat dahsyat.

Saksikan bagaimana para pahlawan itu kini bersatu dan bersiap melindungi dunia dari Steppenwolf, DeSaad dan Darkseid serta keinginan mereka yang mengerikan.

Zack Snyder’s Justice League tayang mulai hari ini, Kamis, 18 Maret 2021 di HBO GO.


Sumber :

https://www.viva.co.id/showbiz/film/1356806-sinopsis-justice-league-versi-zack-snyder-banyak-adegan-baru?page=all&utm_medium=all-page

#RestoreTheSnyderVerse

Warner Bros Dikabarkan Tertarik Teruskan The Snyderverse

Para penggemar memulai kampanye selama beberapa tahun supaya Justice League versi Zack Snyder dirilis, dan keinginan mereka terpenuhi. Tapi rupanya hal ini bukanlah akhir dari gerakan mereka. Zack Snyder’s Justice League tayang di HBO Max untuk para penggemar di Amerika Serikat (AS) dan HBO Go untuk penggemar di Indonesia pada Kamis (18/3). Para penggemar menyambut penayangan film itu dengan kampanye lain di Twitter.

Kampanye itu memakai tagar #RestoreTheSnyderVerse. Sepertinya para penggemar tahu jika mereka berusaha sekuat mungkin, kampanye ini mungkin memperoleh respon yang sama dari Warner Bros (WB). 

Sebelumnya beredar kabar jika film versi Zack Snyder itu dirilis sebagai alat WB untuk menarik para penggemar untuk berlangganan HBO Max dan HBO Go. Studio film itu dikatakan jika mereka tidak tertarik melanjutkan film itu. Tentu saja sampai mereka melihat jika mereka bisa memperoleh keuntungan finansial yang besar.

Zack sendiri mengungkap jika dia tidak berencana menggarap sekuel film itu. Dia mengkonfirmasi jika studio film itu juga tidak memiliki rencana. Film versi Joss Whedon akan dianggap sebagai kanon oleh WB. Sedangkan filmnya tidak masuk ke dalam kanon.

Menurut sumber dalam dari Grace Randolph, SynderVerse mungkin bisa diteruskan tergantung dari seberapa besar keuntungan yang diperoleh WB dari Zack Snyder’s Justice League, tulis We Got This Covered, Kamis (18/3).

Secara teknis, Snyderverse tidaklah hilang sepenuhnya. Selain itu, Aquaman dan Wonder Woman masih menjadi dua pilar untuk DCEU. Film The Flash bisa menjadi peluang untuk mengembalikan kembali Snyderverse. Tapi kita harus menunggu respon masyarakat terhadap Zack Snyder’s Justice League.


Sumber :

https://timlo.net/baca/137061/warner-bros-dikabarkan-tertarik-teruskan-the-snyderverse/

Monday, February 22, 2021

Apa Itu Director’s Cut?

Panduan Memahami Director’s Cut buat Kamu yang Bingung dengan ‘Justice League Snyder’s Cut’


Berbahagialah penggemar DC karena Warner Bros bekerja sama dengan HBO telah memutuskan untuk merilis director’s cut dari film Justice League setelah 2 tahun lamanya. Upaya dari banyak fan DC di media sosial berhasil memaksa studio di balik produksi Justice League untuk mengeluarkan film hasil editan Zack Snyder secara personal sebagai sutradara film. Jenis film seperti ini biasanya disebut sebagai director’s cut dan cenderung dirilis setelah film teatrikalnya tayang di bioskop.

Namun, mungkin masih banyak yang bingung, sebenarnya director’s cut itu apa dan kok bisa ada film sama tapi punya dua versi berbeda? Kita harus memahami peran sutradara dalam pembuatan film. Sutradara bertugas mengontrol aspek artistik film dan membimbing kru teknis untuk memvisualisasikan skenario film.

Level kontrol dari sutradara terhadap film yang diarahkannya tergantung gaya mereka masing-masing. Cuma satu hal yang biasanya pasti, sutradara tidak punya kontrol penuh akan proses penyuntingan final dari produk mereka. Film yang ditayangkan kepada penonton di bioskop sering kali telah melalui proses penyuntingan oleh produser eksekutif sebagai pemimpin dari perusahaan studio film.

Sebagai penyokong dana utama dari produksi film, studio biasanya memiliki otoritas mutlak dalam menentukan adegan mana yang layak ditonton penonton dan mana yang tidak. Kadang pula keputusan mereka memotong satu adegan dilakukan tanpa persetujuan dari si sutradara. Hanya beberapa sutradara terkenal seperti Steven Spielberg atau Quentin Tarantino yang punya otoritas penuh terhadap suntingan akhir film mereka.

Konflik antara sutradara dan produser eksekutif gara-gara masalah penyuntingan bahkan bisa dibilang cerita klasik di industri perfilman. Contohnya bisa dilihat dalam produksi film Snowpiercer karya Bong Joon Ho pada tahun 2013. Produser Harvey Weinstein sebagai pemilik perusahaan distributor film di Amerika Serikat meminta Bong untuk memotong 25 menit adegan film. Tujuannya agar lebih sedikit dialog dan lebih banyak aksi. Lantaran Bong menolak, akhirnya Weinstein hanya mendistribusikan Snowpiercer di bioskop terbatas.

Namun, ada juga sutradara yang akhirnya mengalah dan membiarkan filmnya dipotong oleh produser eksekutif. Dalam hal ini, director’s cut menjadi alternatif bagi beberapa sutradara yang tidak puas dengan hasil suntingan akhir film mereka. Director’s cut sendiri berarti film tersebut disunting oleh si sutradara secara pribadi tanpa campur tangan produser eksekutif di studio film atau perusahaan distributor.

Akibatnya hasil suntingan sutradara dan studio bisa menghasilkan jalan cerita berbeda walaupun filmnya sama. Versi tayang bioskop dari Kingdom of Heaven karya Ridley Scott beda jauh dengan versi director’s cut yang rilis di DVD. Alasannya karena 20th Century Fox menekan editor untuk memotong 45 menit adegan dari film dan bahkan menghapus keberadaan salah satu karakter sebelum film bisa tayang di bioskop. Ketidakpuasan Scott terhadap versi teatrikal filmnya sendiri yang membuat dia merilis director’s cut dari Kingdom of Heaven.

Jadi sebenarnya nggak usah kaget kalau Justice League Snyder’s Cut  bisa beda jauh jalan ceritanya film Justice League di bioskop. Sudah banyak versi director’s cut dengan jalan cerita beda jauh dengan versi bioskopnya. Bahkan ini bukan pertama kali dalam sejarah film DC, director’s cut beda jauh dengan film versi teatrikalnya.

Superman II dari tahun 1980-an memiliki sejarah kasus hampir sama dengan Justice League. Sutradara awal dari film tersebut, Richard Donner berkonflik dengan produser Ilya Salkind terkait penggunaan adegan melibatkan aktor kawakan Marlon Brando. Akhirnya Salkind mengganti Donner dengan sutradara Richard Lester saat film telah rampung hampir 75%.

Sebagai sutradara baru, Richard Lester memutuskan untuk merekam ulang mayoritas adegan film agar dia bisa dapat kredit sebagai sutradara film. Hasilnya film Superman II cenderung lebih komedis dari visi awal Donner dengan banyak adegan slapstick sesuai dengan gaya sang sutradara baru. Selama bertahun-tahun, fan DC minta film versi Donner dirilis ke publik hingga akhirnya director’s cut dari Superman II didistribusikan lewat DVD pada tahun 2006.

Kasus Justice League pada 2017 juga hampir mirip dengan Superman II. Sutradara awal Zack Snyder mengundurkan diri pada proses penyuntingan film untuk mengurus kematian putrinya. Ditunjuklah sutradara baru yaitu Joss Whedon untuk menyelesaikan proses setelah produksi dari film. Namun, Whedon memutuskan untuk merekam ulang banyak adegan dalam film.

Menurut Snyder, cuma 25% dari rekaman awal dia tayang di layar bioskop. Sinematografer Fabian Wagner bahkan mengestimasi bahwa hanya 10% dari adegan yang dia syuting bersama Snyder masuk versi teatrikal. Oleh karena itu, terdapat gerakan dari fan DC untuk memaksa Warner Bros merilis versi suntingan Snyder ke publik. Hasil gerakan tersebut adalah keluarnya director’s cut dari Justice League di layanan streaming HBO Max.

Di dunia perfilman ideal, tentunya penyuntingan dilakukan seizin sutradara dan tanpa tekanan dari pihak studio film atau perusahaan distributor. Namun, kenyataan di lapangan, kadang bukan pemilik visi kreatif yang punya otoritas penuh dari karyanya. Produser eksekutif sebagai pemberi dana cenderung punya otoritas lebih kuat dari si sutradara. Tentunya apa yang ada di pikiran produser tersebut yang mayoritas merupakan pebisnis dengan sutradara film bisa beda jauh. Director’s cut ada sebagai salah satu obat sementara untuk memperbaiki perbedaan visi antara sutradara dengan investor yang memberikan dana.


Sumber :

https://www.facebook.com/moviezy/

https://www.facebook.com/DirectorsCutL17/

Thursday, February 18, 2021

Urutan Film DC Extended Universe

Urutan Film DC Ini Akan Menjadi Guide Movie Marathonmu yang Seru!


Urutan Film DC ini akan berguna untukmu yang ingin movie marathon bareng teman-teman. Dari Batman, Superman, Hingga Wonder Woman, yuk mari kita simak!

Selama beberapa tahun, industri perfilman Hollywood ramai dengan film-film cerita superhero yang mengadaptasi komik. Film-film tersebut seolah membangkitkan imajinasi anak-anak di era 90-an sehingga sangat digemari orang-orang dewasa jaman sekarang. 

Selain Marvel Studios, DC Studios adalah studio produksi film-film superhero genre fiksi ilmiah dari DC comics. Banyak fans yang menyebutnya sebagai DC Extended Universe. Namun DC sering gonta-ganti perusahaan produksi film dan beberapa karakter superhero sudah dibuat berulang kali dengan diperankan aktor yang berbeda-beda. 

Bagi penonton yang bukan penggemar film maupun komik DC maka akan sulit untuk mengikuti alur ceritanya. Nah, di bawah ini adalah urutan Film DC yang diproduksi bersama Warner Bros mulai awal tahun 2000: 

  1. Catwoman (2004)
  2. Batman Begins (2005)
  3. Superman Returns (2006)
  4. The Dark Knight (2008)
  5. Watchmen (2009)
  6. Green Lantern (2011)
  7. The Dark Knight Rises (2012)
  8. Man of Steel (2013)
  9. Batman v Superman: Dawn of Justice (2015)
  10. Suicide Squad (2016)
  11. Wonder Woman (2017)
  12. Justice League (2017)
  13. Aquaman (2018)
  14. Shazam! (2019)
  15. Joker (2019)
  16. Birds of Prey (2020)
  17. Wonder Woman 1984 (2020)


1Catwoman (2004)

Urutan Film DC yang pertama adalah Catwoman yang release pada tahun 2004, serta diperankan oleh Halle Berry. Seorang wanita pemalu yang tiba-tiba karena suatu peristiwa berubah menjadi Catwoman. Catwoman seperti namanya adalah karakter yang memakai kostum hitam mirip kucing. Ia lincah, bergerak cepat, memiliki reflek yang bagus dan menjadi wanita yang penuh pesona. Di film ini, Catwoman adalah superhero yang memiliki citra antara baik dan jahat.


2Batman Begins (2005)

Urutan Film DC yang kedua ini sekaligus adalah awal dari trilogi Batman yang disutradarai oleh Christopher Nolan. Di trilogi ini, karakter Batman diperankan oleh Christian Bale. Batman Begin menceritakan Bruce Wayne yang kehilangan orangtuanya kemudian dia berlatih dengan mentornya. Setelah itu Bruce tampil sebagai sosok superhero Batman yang berusaha membebaskan kota Gotham dari korupsi dan kejahatan lainnya. Film ini juga menampilkan nama-nama populer lainnya yaitu Gary Oldman sebagai Jim Gordon, Morgan Freeman sebagai Lucius Fox, Ken Watanabe sebagai Ra’s Al Ghul dan Liam Neeson memerankan Ducard.


3Superman Returns (2006)

Selain Batman, Superman adalah karakter superhero DC yang sudah diperankan beberapa aktor di film solonya. Superman Returns sendiri menampilkan Brandon Routh sebagai Clark Kent/Superman. Superman Returns menceritakan Superman yang kembali ke bumi dan patah hati melihat wanita yang dia cintai sudah melanjutkan hidup barunya. Superman lalu menghadapi bahaya baru yang mengerikan dan dapat menghancurkan bumi.


4The Dark Knight (2008)

Ini adalah urutan Film DC yang ke-4, sekaligus menjadi urutan film Batman yang ke-2 dari trilogi Batman garapan Christopher Nolan. Batman akhirnya bertemu dengan musuh utama yang sangat berbahaya yaitu Joker. Selain masih menampilkan aktor-aktor yang sama dari film pertama, The Dark Knight kini menunjukkan kerennya akting Heath Ledger sebagai Joker. Batman berusaha menghadapi Joker yang mengacaukan kota Gotham. Di film ini, Joker menyerang pola pikir dan idealisme yang selama ini dipercaya oleh Batman.


5Watchmen (2009)

Disutradarai Zack Snyder, Watchmen menceritakan orang-orang berkostum yang main hakim sendiri telah dihentikan oleh pemerintah. Tapi saat salah satu diantara mereka dibunuh dengan kejamnya, proses investigasi pun dimulai untuk menangkap pembunuh tersebut. Mereka kemudian memiliki rencana baru.


6Green Lantern (2011)

Sebelum populer menjadi karakter Deadpool, Ryan Reynold adalah pemeran superhero Green Lantern di DCEU. Film ini menceritakan Hal Jordan yang awalnya hanya bekerja sebagai pilot dan tiba-tiba memiliki cincin yang memberinya kekuatan super. Hal Jordan pun menjadi Green Lantern yang berusaha menjaga perdamaian dan keamanan bumi.


7The Dark Knight Rises (2012)

Nah, inilah akhir dari trilogi Batman karya Christopher Nolan. Usai Joker, kehancuran dan bahaya baru kini siap datang di Gotham. Batman ditemani Catwoman menghadapi teror yang brutal dari Bane (diperankan Tom Hardy). Film ini juga menampilkan aktor Joseph Gordon Levit. Usai film ini, banyak yang berpendapat bahwa trilogi Batman garapan Nolan adalah yang terbaik dibandingkan film-film Batman lainnya. Itulah kenapa urutan Film DC ke-7 ini menjadi film yang wajib kamu saksikan!


8Man of Steel (2013)

Superman kali ini dibintangi oleh Henry Cavill dan dipasangkan dengan Amy Adams. Man of Steel menampilkan awal hidup Clark Kent sejak masih kecil, lalu mempelajari masa lalunya dan berusaha mengendalikan kekuatannya. Clark Kent akhirnya muncul sebagai superhero yang menyelamatkan manusia dan dicintai oleh semua orang. Film Man of Steel arahan sutradara Zack Snyder  tersebut dipuji sebagai film terbaik dalam menceritakan karakter Superman.


9Batman v Superman: Dawn of Justice (2015)

Di urutan Film DC yang selanjutnya, diceritakan bahwa Batman dan Superman berselisih. Film ini akan menjelaskan tentang bagaimana pandangan publik tentang sosok superhero dan bahaya baru yang mengancam manusia. Ketika pertarungan dua superhero tersebut tak terhindarkan, Lex Luthor menjalankan misinya sendiri dengan membawa ancaman baru ke kota tersebut. Batman dan Superman secara tidak terduga mendapatkan bantuan dari Wonder Woman. Kemunculan superhero wanita ini menjadi euforia tersendiri bagi fans DC.


10Suicide Squad (2016)

Suicide Squad adalah sekumpulan kriminal yang dibentuk pemerintah dan mendapatkan misi untuk menyelamatkan dunia dari apocalypse. Suicide Squad dan sekelompok pasukan khusus dari pemerintah pun berusaha menghadapi ancaman yang lebih berbahaya. Sosok Harley Quinn yang diperankan Margot Robbie di film ini langsung menarik perhatian penonton.


11Wonder Woman (2017)

Usai kritik demi kritik yang sering diterima DC, Wonder Woman seolah muncul sebagai harapan baru untuk kesuksesan kualitas film DC kedepannya. Diarahkan sutradara Patty Jenkins, sosok Wonder Woman yang diperankan Gal Gadot ini menuai decak kagum. Film ini menceritakan asal usul Diana, lingkungan yang membesarkan dia, pertemuannya dengan seorang pilot dan aksi heroiknya di medan perang.


12Justice League (2017)

Sejak awal proses produksi, film gabungan superhero DC ini membuat fans sangat antusias. Di Justice League, Batman menyadari adanya ancaman besar yang akan datang ke bumi. Batman dibantu dengan Wonder Woman pun mengumpulkan satu per satu manusia berkekuatan super mulai dari Flash, Aquaman, dan Cyborg untuk bersama-sama menghadapi ancaman baru. Jangan lupakan kemunculan Superman yang membuat penonton terkejut di tengah film.


13Aquaman (2018)

Sejak kemunculannya di Justice League, fans sudah tidak sabar menantikan film solo Aquaman yang diperankan Jason Momoa. Aquaman menceritakan kisah hidup Arthur, laki-laki biasa di daratan yang ternyata adalah keturunan penguasa Atlanta. Arthur yang masih ragu dengan identitas aslinya ini harus bertarung untuk memperebutkan posisi penguasa Atlanta demi menciptakan perdamaian di laut dan daratan. Setelah Wonder Woman, Aquaman adalah film solo superhero DC yang menuai banyak pujian.


14Shazam! (2019)

Urutan Film DC ke-14 ini cukup mengejutkan fans dengan porsi humor yang cukup banyak untuk ukuran film DC. Film ini bercerita tentang anak kecil tiba-tiba terpilih untuk mendapatkan kekuatan super. Superhero yang tentu saja masih memiliki karakter anak kecil ini akan menghiburmu dengan tingkahnya saat menggunakan kekuatan super tersebut. Kemudian perlahan dia mulai menyadari adanya ancaman musuh baru yang berbahaya.


15Joker (2019)

Ini adalah film solo karakter DC selanjutnya yang meraih popularitas tinggi dan mendapatkan banyak pujian. Film ini menceritakan perjalanan hidup Arthur yang diperlakukan dengan buruk oleh lingkungan sosial dan mengalami gangguan mental hingga akhirnya menjadi sosok Joker. Joaquin Phoenix menampilkan akting yang mengagumkan dan sukses menang kategori aktor terbaik di Oscars ke-92.


16Birds of Prey (2020)

Urutan Film DC yang selanjutnya adalah Birds of Prey yang baru saja dirilis pada 7 Februari ini. Film ini fokus menceritakan kehidupan Harley Quinn setelah dia berpisah dari Joker. Harley Quinn kini bergabung dengan Black Canary, Huntress, dan Renee. Montoya untuk menyelamatkan anak kecil dari penguasa kejahatan. Film ini disutradarai oleh Cathy Yan.


17Wonder Woman 1984 (2020)

Ini adalah film karakter superhero DC selanjutnya yang akan dirilis di tahun 2020. Dilihat dari trailernya, banyak yang menduga bahwa Wonder Woman 1984 ini tidak mengikuti urutan film DC sesuai alur cerita hidup Princess Diana setelah Justice League maupun film Wonder Woman pertama. Pasalnya trailer menunjukkan pertemuan Diana dengan Steve Trevor dan membuat fans penasaran dengan alur ceritanya. Nantikan filmnya yang akan dirilis 5 Juni mendatang.

 

Sementara itu setelah film kedua Wonder Woman, DC telah menyiapkan film solo Batman yang kali ini diperankan oleh Robert Pattinson. Banyak yang penasaran bahkan cenderung pesimis dengan akting Robert sebagai sosok kharismatik Bruce Wayne. 

Namun kita nantikan saja hasilnya. Setelah itu, ada film The Suicide Squad kedua yang digarap oleh James Gunn. Film Suicide Squad 2 ini menarik perhatian publik karena digarap James Gunn yang sebelumnya menyutradarai Guardian of the Galaxy dan Guardian of the Galaxy  Vol.2 di Marvel Studios. 

Nantikan jadwal perilisan perdananya ya.


Sumber :

https://fyine.com/movie/urutan-film-dc/

Adegan Batman Bertemu Joker

Zack Snyder's Justice League butuh adegan Batman bertemu Joker, ini alasannya

18 Februari 2021

Zack Snyder's Justice League segera tayang pada 18 Maret 2021 di HBO Max. Salah satu yang menarik perhatian fans adalah pertemuan Batman dan Joker. 

Zack Snyder's Justice League akan mengobati kekecewaan fans pada film Justice League tahun 2017. Ketika itu, Zack Snyder keluar di tengah proses produksi film Justice League. 

Posisi sutradara kemudian digantikan oleh Joss Whedon. Hasil karya Joss Whedon menuai banyak kritikan hingga fans mendesak perilisan film Justice League versi awal Zack Snyder. 

Kini, tinggal menunggu satu bulan lagi untuk melihat Zack Snyder's Justice League. Fans juga dikejutkan dengan kemunculan Jared Leto sebagai Joker yang bertemu Batman (Ben Affleck) di trailer terbaru. 

Joker dan Batman adalah dua karakter yang populer dan penting di DCEU (DC Extended Universe). Di wawancara terbaru bersama I Minutemen, sutradara Zack Snyder ungkap alasan pertemukan Batman dan Joker dalam film ini. 


Alasan Joker bertemu Batman

"Bagi saya, Batman dan Joker memiliki adegan bersama adalah hal yang penting," kata Zack Snyder di wawancara tersebut. Menurut sutradara, konflik antara Batman dan Joker adalah pusat dari universe DC ini. 

Zack Snyder menjelaskan, "Sejujurnya, ini adalah konflik yang sudah saya rencanakan untuk rangkaian Knightmare. Saya senang mendapatkan kesempatan ini dan bisa merasakannya".

Bagi sutradara Zack Snyder, alasan tersebut sangat penting untuk mempertemukan Batman dan Joker di film Justice League versinya. Trailer terbaru juga langsung menunjukkan konflik mereka. 

Sutradara Zack Snyder's Justice League berkata, "Menurut saya, penting bagi fans untuk melihat Batman bertemu dalam konflik kecil dengan Joker dari cinematic universe ini". 


Sumber :

https://filmon.kontan.co.id/news/zack-snyders-justice-league-butuh-adegan-batman-bertemu-joker-ini-alasannya

Tuesday, February 16, 2021

Joker : 'We Live in a Society'

Makna di Balik Ucapan Joker 'We Live in a Society' dalam Trailer 'Zack Snyder's Justice League'

Selasa, 16 Februari 2021 - 13:18 WIB

Dalam trailer film " Zack Snyder's Justice League " yang dirilis pada Minggu (14/2) lalu, Joker yang diperankan Jared Leto mengucapkan kalimat 'We live in a society'.

Kalimat lengkap yang diucapkan Joker adalah 'We live in a society where honor is a distant memory' atau kurang lebih berarti 'Kita hidup di tengah masyarakat yang melihat kehormatan (harga diri) hanya sebatas kenangan'.

Saat trailernya dirilis, ucapan Joker 'We live in a society' langsung menjadi trending di Twitter. Pertanyaannya, apa yang istimewa dari ucapan ini?

Sebenarnya, kalimat tersebut sudah lama identik dengan sosok Joker, setidaknya sejak 2015. Padahal, Joker tidak pernah sekalipun mengucapkan kalimat tersebut. Satu-satunya alasan kalimat itu dilekatkan kepada sang badut penjahat itu adalah karena dianggap cocok dengan karakternya yang pemberontak, tak mau mengikuti aturan dan norma sosial yang berlaku di masyarakat.

Mengutip CBR, asal mula kalimat "We live in the society" adalah dari serial televisi populer "Seinfield". Dalam episode "The Chinese Restaurant" yang tayang pada 1991, karakter George Costanza saat itu digambarkan sedang antre di telepon umum dengan penuh emosi.

Dia lalu berkata, "You know, we are living in a society! We're supposed to act civilized!" yang artinya "Kamu tahu, kita hidup di tengah masyarakat! Perilaku kita harus beradab!".

Mengutip Mashable, kalimat 'We live in society' pun lalu digunakan oleh sekelompok orang untuk menggambarkan diri mereka yang punya pemikiran berlawanan dari kalimat tersebut. Mereka mengolok-olok orang yang dianggap 'bagai domba' karena masih saja menuruti norma klasik yang ada di masyarakat.

Dalam perjalanannya, kalimat tersebut justru berubah jadi meme untuk mengolok-olok kelompok tersebut di atas. Meme kalimat tersebut malah dipakai untuk mengejek mereka secara implisit bahwa 'pemikiran mereka enggak sekeren dan sedalam itu'.

Kembali ke Joker, begitu populernya kalimat ini dengan sosoknya, sampai-sampai pernah ada petisi yang meminta Warner Bros selaku pemegang lisensi film-film dari DC Comics untuk membuat Joker versi Joaquin Phoenix untuk mengucapkan kalimat populer itu.

Dalam petisi yang dibuat di change.org, sampai ada 58 ribu orang yang menandatanganinya. Mereka meminta film "Joker" memuat adegan spesifik seorang anak yang bermain gim Fortnite di ponselnya di sebuah restoran, sementara kakeknya membaca buku.

"Lalu dia (Joker) melihat mereka, dan berkata, "Sial, kita hidup di tengah masyarakat (ini)", demikian yang tertulis di petisi itu, sambil menambahkan bahwa saat mengucapkan kalimat tersebut, Joker menatap kamera, seolah-olah berbicara langsung ke penonton.

Tentu saja, kita tahu bahwa tuntutan ini tak dipenuhi oleh Warner Bros dan sutradara "Joker", Matt Reeves. Siapa sangka, kita malah bisa melihatnya dalam trailer film "Zack Snyder's Justice League". Keruan, fakta ini membuat semua orang yang akrab dengan kalimat dan meme 'We live in society' pun heboh.

Dalam konteks apa dan bagaimana kelanjutan ucapan 'We live in society' versi Joker Jared Leto, tentunya kita mesti menunggu hingga 18 Maret mendatang. Film ini akan tayang di HBO Max dengan durasi empat jam.


Sumber :

https://gensindo.sindonews.com/read/336678/700/makna-di-balik-ucapan-joker-we-live-in-a-society-dalam-trailer-zack-snyders-justice-league-1613455367/15

Related Posts