Pages

Showing posts with label The Flash. Show all posts
Showing posts with label The Flash. Show all posts

Monday, June 19, 2023

3 Ending The Flash

Terungkap, The Flash Miliki 3 Ending Berbeda!

Penulis Egie -19 Juni 2023

Belum genap seminggu sejak The Flash pertama kali tayang di bioskop, sekarang sudah ada banyak informasi baru yang terungkap dari filmnya. Di mana sebagian besar pengungkapkan ini bahkan datang langsung dari para sineasnya yang mungkin merasa bahwa terlalu sia-sia jika mereka menyimpan informasinya sendiri. Setelah sutradara filmnya Andy Muschietti membahas sejumlah cameo menarik di filmnya, sekarang terungkap bahwa The Flash sebenarnya sudah menyiapkan 3 ending yang berbeda.

Salah satu alasan mengapa The Flash punya banyak ending sepertinya sangat berkaitan dengan lika-liku yang harus dialami saat masa produksi filmnya. Sebagai pengingat, film The Flash sendiri telah melalui banyak sekali goncangan, mulai dari penggantian sutradara dan penulis, kemudian akuisi Warner Bros dan penggantian CEO-nya, sampai kontroversi yang disebabkan oleh aktornya sendiri Ezra Miller. Semua masalah inilah yang kemudian membuat filmnya mau tidak mau harus mengalami banyak perubahan, termasuk endingnya.

Menurut laporan terbaru The Hollywood Reporter, film The Flash punya 3 ending berbeda saat masa produksi. Salah satu endingnya akhirnya dipakai di versi final, di mana saat Barry Allen alias Flash merasa bahwa petualangannya telah berakhir, ternyata ada kejutan baru yang menghampirnya. Ending aslinya ini mungkin membuat semua penonton di bioskop merasa cukup kebingungan juga. Jika kalian sudah menonton filmnya dan tidak khawatir dengan spoiler, kalian bisa lihat penjelasan ending The Flash di sini.

Nah sedangkan untuk dua ending The Flash yang tidak jadi ditampilkan, yang pertama memperlihatkan Batman dari Michael Keaton dan Supergirl dari Sasha Calle muncul di persidangan ayah Flash, Henry Allen. Di mana ini artinya Flash masih belum kembali ke semesta aslinya. Kemudian pada ending kedua, yang datang ke persidangan adalah Superman versi Henry Cavill, Wonder Woman dari Gal Gadot, Supergirl Calle, dan Batman Keaton. Artinya pada ending yang satu ini semesta alternatif dan semesta utama telah bergabung.

Masing-masing dari ending ini, baik yang akhirnya ditampilkan maupun tidak, sebenarnya punya keunikan dan misteri tersendiri. Di mana masing-masing ending akan memicu spekulasi yang berbeda dari para penggemar. Sayangnya apa pun endingnya, sebenarnya hal tersebut tidak terlalu berpengaruh karena cepat atau lambat DC Studios akan me-reboot jagat sinema DC Universe dengan kisah yang sepenuhnya baru.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2023/06/19/terungkap-the-flash-miliki-3-ending-berbeda/

Monday, March 20, 2023

Flashpoint di Film The Flash

Berbagai Fakta Flashpoint di Film The Flash!
Penulis Irvan -14 Februari 2023


Terdapat beberapa fakta menarik yang muncul dalam proyek film The Flash yang mengadaptasi alur cerita Flashpoint di DC Comics. Warner Brothers dan DC Studios akan merilis proyek film terbaru mereka yaitu The Flash pada 16 Juni 2023 mendatang. Film ini menjadi proyek film yang banyak dinantikan oleh para fans karena beberapa hal.

Pertama, ini akan menjadi film solo dari karakter The Flash. Kedua, film ini akan mengadaptasi salah satu alur cerita yang paling populer di DC Comics yaitu Flashpoint. Meskipun begitu, jelas Andy Muschietti, sebagai sutradara filmnya, dan juga Christina Hodson, memberikan beberapa perbedaan dari versi komik. Berikut adalah berbagai fakta menarik mengenai cerita Flashpoint di film The Flash.

Misi Menyelamatkan Sang Ibu
Fakta pertama dari Flashpoint di film The Flash adalah misi untuk menyelamatkan sang ibu. Dalam cerita asal-usul Barry Allen, diceritakan jika Nora Thompson atau Nora Allen yang merupakan ibu dari Barry Allen meninggal saat usia Barry masih kecil. Dalam cerita di film Justice League diperlihatkan jika ayah Barry, Henry Allen, harus dipenjara karena dianggap membunuh Nora, yang mana hal tersebut tidak benar.

Termotivasi oleh hal tersebut, Barry pun kemudian berusaha untuk mencegah kematian sang ibu. Barry pun berencana kembali ke masa lalu untuk mengubah hal tersebut. Dalam trailer resminya, diperlihatkan Barry membicarakan misi besar ini dengan Bruce Wayne. Bruce sendiri khawatir jika misi Barry untuk menyelamatkan sang ibu bukan hanya mengubah satu hal, namun juga merusak semuanya.

Multiverse Pertama DCU
Dan apa yang dikhawatirkan oleh Bruce Wayne pun terbukti. Akibat misi Barry Allen untuk mencegak kematian sang ibu membuat dia kemudian harus berada di multiverse lain. Inilah yang kemudian menjadi alasan berbagai hal epik terjadi di film The Flash. Misalnya, yang pertama ini jadi alasan mengapa kemudian kita melihat ada dua Barry Allen. Kedua, ini adalah alasan mengapa kita melihat kembali Batman versi Michael Keaton.

Dalam trailernya, diperlihatkan bagaimana Michael Keaton coba untuk membantu Barry memperbaiki apa yang sudah Barry perbuat dengan mengubah masa lalu. Dan yang juga menarik adalah bagaimana kita melihat kemunculan Kara alias Supergirl. Supergirl menggantikan posisi Superman, yang diduga kuat tewas dalam multiverse tersebut. Bahkan, bukan hanya Superman, para metahuman lainnya pun tewas.

Hadirkan Dua Batman
Salah satu hal yang menjadi daya tarik film The Flash dan juga alur cerita Flashpoint ini adalah kemunculan dua Batman yang berbeda. Dalam trailer resminya kita melihat bahwa ada dua versi Batman yang muncul dalam filmnya, yaitu Ben Affleck dan juga Michael Keaton. Ben Affleck memang diketahui merupakan pemeran Bruce Wayne di jagat sinematik DC sebelum kemudian dia memutuskan untuk berhenti dengan perannya tersebut.

Kemunculannya membuat banyak para fans bergembira. Bukan hanya itu, kemunculan sosok Michael Keaton juga berhasil mencuri perhatian para fans. Keaton merupakan aktor pemeran Batman di era akhir 1980an. Banyak yang menganggap jika Keaton adalah representasi yang apik dari karakter Batman di layar lebar. Bagaimana kemudian dia kembali muncul dan bertemu dengan Barry Allen dalam misi menyelamatkan dunia membuat para fans tidak sabar untuk segera menyaksikan filmnya.

Konflik Krypton vs Bumi
Jika Geeks melihat trailer filmnya, mungkin banyak yang bertanya-tanya mengapa kemudian General Zod dan para pasukannya kembali. Ini adalah salah satu hal yang membedakan cerita Flashpoint versi film dan komik. Dalam cerita komiknya, konflik besar yang muncul akibat ulah Barry Allen adalah pertempuran tiada akhir antara penduduk Atlantean, yang dipimpin oleh Aquaman, menghadapi para penduduk Amazon, yang dipimpin oleh Wonder Woman.

Sedangkan, seperti yang dijelaskan di atas, akibat ulah Barry yang mengubah masa lalu membuat para metahumans menghilang. Inilah yang kemudian menjadi alasan General Zod dan pasukannya bisa leluasa menghancurkan bumi. Sampai kemudian sosok pengganti Superman, yaitu Supergirl, muncul dan berusaha untuk menghancurkan Zod beserta pasukannya karena teknologi manusia tidak mampu menghadapi mereka.

Tidak Ada Metahuman
Para metahuman atau pahlawan super pertama kali diperkenalkan di film BvS: Dawn of Justice. Dalam filmnya, diketahui bahwa ada lima metahumans yang diketahui sejauh ini yaitu Wonder Woman, Cyborg, The Flash, Aquaman, dan tentunya adalah Superman. Namun, dalam narasi Barry Allen di trailer terbaru diketahui jika dalam multiverse yang ditempati oleh Barry sekarang membuat para metahuman tewas.

Masih belum diketahui apa yang terjadi dan siapa yang menghabisi nyawa para metahuman tersebut. Namun, ada kemungkinan jika para metahuman itu tewas akibat ulah General Zod. Atau bisa juga karena ulah karakter villain lainnya yang belum muncul. Menarik tentunya untuk melihat dunia di mana para metahumans tewas akibat ulah Barry Allen yang mengubah timeline.

Momen Memulai Era DCU
Seperti yang sudah sejak lama digembar-gemborkan oleh pihak Warner Bros. dan DC Studios bahwa The Flash akan jadi film terakhir jagat sinematik yang mereka bangun di tahun 2013. Film ini akan jadi momen bagi pihak rumah studio untuk melakukan reset ulang universe yang ada dan memulai era baru DCU. Di akhir tahun 2022 kemarin terungkap jika DC Studios dan WB berencana memulai sebuah jagat sinematik yang baru.

Jagat sinematik ini akan ditangani langsung oleh James Gunn, yang juga memegang jabatan wakil pimpinan DC Studios. Pada awal Februari kemarin Gunn mengungkapkan rencana besar kedepannya bagi jagat sinematik baru DC, yang kemudian dikenal dengan nama Chapter 1. Melalui cerita Flashpoint di film The Flash, seperti halnya dalam cerita komik, pihak studio akan “menghapus” alur cerita lama dan memulai cerita baru.

Flashpoint merupakan salah satu alur cerita penting di DC Comics, yang jadi titik awal perubahan besar DC kedepannya. Dan ini juga yang terjadi dengan filmnya. Terlepas dari berbagai hal dan kontroversi yang muncul terkait filmnya atau pun aktor yang terlibat di dalamnya, pihak WB dan DC Studios tetap mempertahankan film ini untuk tetap bisa tayang di bioskop. Kita nantikan saja ya Geeks seperti apa ceritanya.

Sumber :
https://www.greenscene.co.id/2023/02/14/berbagai-fakta-flashpoint-di-film-the-flash/

Thursday, February 16, 2023

Kostum Batman 90-an di The Flash

Deretan Kostum Batman Keaton di The Flash!

13 Februari 2023

Batman adalah karakter ikonik yang melakukan debut dalam komik DC di tahun 1939. Sejak itulah Batman sering tampil di berbagai komik DC, dan dipertemukan dengan superhero lain seperti Superman, Wonder Woman, dan beberapa pahlawan lain yang tergabung dalam Justice League. Batman tak hanya muncul dalam komik, karena dia juga muncul dalam berbagai versi, seperti versi live action-nya.

Film terbaru yang bakal menampilkan live action Batman adalah The Flash. Tak tanggung-tanggung, film tersebut bakal menampilkan lebih dari satu Batman, yaitu Batman versi Michael Keaton dan Ben Affleck. Mereka berdua akan menjadi mentor dari karakter Barry Allen yang diperankan Ezra Miller.

Setelah trailer film The Flash dirilis pagi tadi, muncul gambar yang memperlihatkan deretan kostum Batman yang diperankan Michael Keaton. Kostum Batman tersebut berada dalam Bat Cave yang juga sempat diperlihatkan dalam poster yang rilis kemarin. Sepertinya, masing-masing dari kostumnya memiliki fungsi berbeda, terlihat dari kostum paling kanan yang memiliki penutup mata terpisah. Kemungkinan kostum tersebut digunakan saat misi Batman di udara.

Sementara kostum paling tengah, kostum tersebut lebih mirip seperti armor yang terbuat dari besi atau sejenisnya, yang kemungkinan digunakan Batman untuk skala pertarungan yang lebih masif lagi. Secara garis besar kostumnya masih terlihat klasik, meski sedikit dibalut dengan beberapa sentuhan modern.

Michael Keaton sendiri akan memerankan Batman yang sama dengan yang muncul dalam film Batman (1989) dan Batman Returns (1992). Itu berarti, Keaton kembali memerankan karakter tersebut setelah 30 tahun. Dan sepertinya, ini bakal menjadi penampilan terakhir Keaton sebagai Batman. Pasalnya film The Flash menjadi reboot bagi DCU, dan setelah film The Flash dirilis, mereka akan bergerak ke arah yang berbeda.

Hal sama juga sepertinya terjadi dengan Ben Affleck, yang sebelumnya terdepak dari DCU setelah Warner Bros dan DC Studios memutuskan membuat film Batman berbeda yang menceritakan Batman muda. Kita tunggu aja ya Geeks penampilan dua versi Batman dalam film The Flash nanti.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2023/02/13/deretan-kostum-batman-keaton-di-the-flash/

Tuesday, February 14, 2023

Superman Mati di The Flash?

Superman Cavill Dikonfirmasi Mati di Trailer The Flash?

Sosok karakter Superman yang diperankan oleh Henry Cavill kemungkinan diperlihatkan mati dalam film terbaru The Flash yang akan datang. Terdapat beberapa petunjuk yang kemudian muncul dalam trailer resmi terbaru dari filmnya yang baru saja dirilis. Superman menjadi salah satu karakter penting dalam terbangunnya jagat sinematik DC, selain The Flash, Batman, Wonder Woman, dan juga Aquaman.

The Flash menjadi proyek film terbaru yang akan dihadirkan oleh Warner Bros. dan DC Studios. Film ini diketahui akan jadi film terakhir yang jadi bagian dari DC Extended Universe. Seperti yang diketahui, pihak studio berencana membangun jagat sinematik baru bersama James Gunn. Dan dalam film “perpisahan” ini diperlihatkan bagaimana Superman yang diperankan oleh Henry Cavill harus tewas.

Superman Sudah Mati

Dalam trailer terbaru film The Flash yang dirilis pada beberapa waktu yang lalu, diperlihatkan bagaimana Superman muncul beserta berbagai karakter lain seperti Batman. Geeks mungkin penasaran bagaimana kemudian Superman mati dalam film tersebut? Terdapat beberapa petunjuk yang memberikan penjelasan bagaimana Superman mati di film The Flash nanti.

Petunjuk pertama adalah Barry merusak timeline yang ada. Dalam trailernya diperlihatkan jika Barry berusaha untuk kembali ke masa lalu. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan ibunya yang tewas. Barry sempat berdiskusi dengan Bruce Wayne – yang diperankan oleh Ben Affleck – tentang kembali ke masa lalu. Menurut Bruce, Barry bukan hanya bisa mengubah sesuatu tetapi juga menghancurkan semuanya.

Dan dalam trailernya, Barry kemudian mengatakan sendiri jika dia memang sudah menghancurkan timeline yang ada dengan kembali ke masa lalu. Dalam timeline ini, ada perubahan besar yang diperlihatkan. Misalnya, kita melihat bagaimana General Zod masih hidup dan kembali jadi ancaman. Petunjuk kedua dari Superman mati di film The Flash adalah kostum yang rusak.

Dalam salah satu momen atau adegan di trailernya, terdapat shot atau gambar yang memperlihatkan kostum Superman yang sudah hancur. Shot ini rasanya sudah bisa memberikan petunjuk jelas jika Superman sudah mati. Belum lagi, Barry juga mengatakan bahwa di timeline atau dunia yang muncul akibat ulahnya pergi ke masa lalu tidak ada metahumans atau manusia super.

Siapa yang kemudian membunuh Superman? Terdapat dua kemungkinan. Yang pertama adalah General Zod. Dalam film Man of Steel diperlihatkan jika Superman harus bertarung menghadapi Zod dan pasukan pengintai Krypton miliknya saat berada di bumi. Meskipun sempat mengalami kesulitan, namun pada akhirnya, Clark Kent berhasil untuk menghabisi nyawa sang villain.

Kemungkinan kedua adalah Black Flash. Black Flash diketahui akan jadi salah satu villain dalam film The Flash. Hal ini muncul berdasarkan bocoran yang sempat beredar di jagat media sosial. Meskipun belum diketahui apa perannya atau apa yang akan dia lakukan, seperti di cerita Flashpoint, di mana Reverse Flash menjadi salah satu villain yang ikut mengacaukan semuanya, hal ini pun mungkin akan dilakukan oleh Black Flash. Dia yang mungkin akan membuat Superman akhirnya tewas, dan bukan General Zod.


Kematian Superman Awal Segalanya

Kematian dari Superman versi Henry Cavill sebenarnya masuk akal. Ini jadi cara bagi pihak Warner Bros. untuk “mengakhiri” semua hal yang berkaitan dengan Henry Cavill dan Superman. Seperti yang disebutkan di atas, pihak rumah produksi dan Cavill sempat beberapa kali mengalami perselisihan yang membuat akhirnya Cavill tidak lagi muncul untuk waktu yang cukup lama.

Cavill akhirnya kembali muncul di jagat sinematik DC di film Black Adam kemarin setelah Dwayne Johnson mempertaruhan semuanya demi hal tersebut. Tetapi, di penghujung 2022 kemarin muncul kabar jika James Gunn memutuskan untuk membuat sebuah jagat sinematik yang baru. Dan sebagai konsekuensiensinya, para aktor yang sempat memerankan karakter di DCEU, termasuk Henry Cavill, akhirnya tidak lagi akan memerankan karakter mereka.

The Flash sendiri rencananya akan jadi film terakhir di jagat sinematik DC, sebelum mereka memulai berbagai proyek baru. Dan kematian dari sosok Superman, yang sudah dianggap sebagai karakter yang ikonik, bisa jadi cara yang menarik dan epik untuk “berpisah” dengan jagat sinematik lama dan juga menjadi momen awal untuk memulai semuanya dengan hal yang baru.


Perbedaan Cerita Superman

Yang menarik adalah sebenarnya kematian Superman dalam film The Flash ini berbeda dari versi komiknya. Dalam cerita Flashpoint di versi komik, Superman diperlihatkan hidup dan berada di bumi. Hanya saja, saat itu, kondisi Superman dalam keadaan yang lemah. Dia hampir tidak bisa berbuat banyak akibat kehilangan kekuatannya. Yang parahnya lagi adalah Superman diperlihatkan menjadi tahanan bagi pihak pemerintah.

Di akhir ceritanya, Superman berhasil kembali mendapatkan kekuatannya dan kabur dari pengawasan pihak pemerintah. Superman kemudian memutuskan untuk membantu Barry Allen memperbaiki semua hal yang sudah dia lakukan. Namun, peran tersebut akan sangat berbeda dengan apa yang dihadirkan di filmnya. Dalam trailernya, diperlihatkan jika peran dari Superman yang membantu Barry memperbaiki semuanya diganti oleh Kara Danvers alias Supergirl.

Sosok Superman sendiri nasibnya dirubah oleh sang sutradara, Andy Muschietti. Sang Man of Steel akhirnya diperlihatkan tewas di filmnya. Kita masih belum tahu apa yang akan terjadi atau apa dampak kedepannya dari film The Flash dan kematian Superman. Satu hal yang pasti adalah seperti yang James Gunn pernah ungkapkan mengenai filmnya, The Flash akan mereset ulang semuanya.

Karena itulah, sebuah spekulasi yang mungkin terjadi adalah apa pun yang akan muncul atau terjadi di film The Flash nantinya akan menjadi jembatan bagi sebuah DC Universe yang sangat berbeda. Dalam jagat sinematik baru tersebut kita akan melihat sebuah alur cerita Superman yang berbeda dan juga baru, yang dimulai di film Superman: Legacy.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2023/02/13/superman-cavill-dikonfirmasi-mati-di-trailer-the-flash/

Sunday, January 29, 2023

Kecepatan Lari The Flash

Berapa Kecepatan Lari Dari The Flash?

Sebagai pelari tercepat di universe DC, kita tentunya penasaran seberapa dahsyat kecepatan sebenarnya lari dari The Flash. Seperti yang kita ketahui, The Flash merupakan karakter tercepat di universe DC. Berkat kecepatannya tersebut, The Flash banyak menyelamatkan nyawa manusia dan juga nyawa dari planet bumi. Di sisi lain, kecepatannya juga bahkan memengaruhi banyak cerita di DC Comics.

Misalnya, dalam cerita Flashpoint diperlihatkan bagaimana akibat apa yang dilakukan oleh Barry Allen universe di DC Comics berubah total. Atau dalam film Justice League versi Zack Snyder, di mana The Flash berhasil mencegah Mother Box untuk menyatu dengan kembali ke masa lalu. Dengan semua kedahsyatan dari kecepatan The Flash, berapa kecepatan lari dari sang speedster?


Kecepatan The Flash Versi Live-Action

Dalam versi live-action, The Flash memiliki kecepatan yang cukup beragam mulai dari season 1 sampai season 8.

Di season 1, The Flash berhasil kembali ke masa lalu dengan berlari hingga kecepatan Mach 2. Dengan kecepatan tersebut, Barry mampu menciptakan sebuah singularitas.

Di season 2, dalam pertemuan pertamanya dengan Supergirl, The Flash berhasil meningkatkan kecepatannya sampai 4 kali lipat di mana dia berlari hingga 16.300 km/jam.

Pada season 3, The Flash diperlihatkan harus bertarung menghadapi Savitar, yang menyebut dirinya sebagai dewa kecepatan. Barry diperlihatkan lari hingga mencapai Mach 3 atau 3.704 km/jam.

Di season 4, agar tidak tertangkap oleh kamera pengawas di penjara, The Flash berlari sampai Mach 155,096.

Pada season 5 tidak ada hitungan kecepatan pasti. Namun, kabarnya Barry mampu berlari sampai Mach 10,925 atau 134,901,90 km/jam.

Seperti halnya di season 5, puncak kecepatan dari The Flash di season 6 kurang lebih mencapai Mach 10,925.

Pada season 8, The Flash harus melakukan perjalanan waktu. Agar bisa terwujud, Barry harus berlari hingga kecepatan 24,696 km/jam agar bisa bergabung dengan Damien Darhk.


Kecepatan The Flash Berdasarkan Matematika

Lalu, seberapa cepat kecepatan lari dari The Flash jika dihitung berdasarkan matematika? Sebenarnya, kecepatan lari dari The Flash, khususnya di cerita komik, tergantung dari tingkat imajinasi dan cerita dari sang penulis. Namun, umumnya, The Flash mampu berlari melebihi kecepatan suara atau melebihi Mach 1. Contohnya adalah dalam komik Justice League of America #89, The Flash pernah menyelamatkan banyak nyawa manusia dalam hitungan detik.

Dalam komiknya diperlihatkan jika sebuah bom nuklir diledakan di Korea. The Flash kemudian berhasil menyelamatkan 532,000 orang, di mana dia berhasil melakukan hal tersebut hanya dalam waktu 0.00001 microseconds. Bahkan, The Flash harus berlari sepanjang 70 mil atau 112 km demi menghindari para korban dari radius ledakan.

Berdasarkan hal tersebut bisa kita simpulkan jika The Flash berlari sebanyak 354,667 kali dengan total sepanjang 24,826,690 mil hanya dalam waktu 0.00001 microseconds. Untuk bisa melakukan hal tersebut The Flash perlu berlari kurang lebih dalam kecepatan 2,482,669,000,000,000,000 (2.5 Kuintiliun) atau 13 miliar kali kecepatan cahaya.

Rekor kecepatan lari dari The Flash secara matematika sendiri diketahui bisa mencapai 23 Tresdesilion kali dari kecepatan cahaya. Yang menarik juga adalah dari sekian banyak karakter yang pernah memegang titel The Flash – seperti Barry Allen, Jay Garrick, dan Wally West – Wally West dianggap sebagai sosok The Flash yang paling cepat dari yang lain.


Perbandingan The Flash Dengan Dunia Nyata

Lalu, bagaimana dengan perbandingan kecepatan The Flash dengan berbagai hal di dunia nyata dan fiksi?

The Flash vs Usain Bolt: Dalam perbandingan ini, The Flash jauh lebih cepat dari Usain Bolt. Diketahui jika Bolt mampu berlari hingga mencapai 44.72 km/jam pada Olimpiade Tokyo.

The Flash vs Jet Tercepat Di Dunia: Kecepatan dari The Flash mampu melampaui 17,500 mil per jam, yang mana angka tersebut jauh lebih cepat dari kapal jet tercepat yang pernah diciptakan oleh manusia yaitu Lockheed SR-71. Kapal jet tempur tersebut mampu terbang dengan kecepatan 2,100 mil per jam atau 3,500 km per jam.

 The Flash vs Superman: Dalam beberapa cerita, memang sering kali diperlihatkan Superman beradu lari dengan The Flash. Secara teori, The Flash mampu dengan mudah mengalahkan Superman dengan margin yang cukup besar. Fakta bahwa The Flash bahkan jauh lebih cepat dari cahaya, bisa jadi petunjuk jika Superman akan sulit mengalahkannya.

The Flash vs Godspeed: August Heart alias Godspeed adalah salah satu villain dari The Flash di universe DC. Level kecepatannya bisa meningkat berkali-kali lipat ketika memasuki Speed Force. Dia diketahui mampu berlari 10 kali lebih cepat dari kecepatan cahaya. Artinya, secara kecepatan, Godspeed bisa saja mengalahkan The Flash.

Jadi, kesimpulan dari penjelasan di atas adalah The Flash memang pantas memiliki julukan Fastest Man Alive atau makhluk hidup paling cepat yang pernah ada. Hal ini karena kecepatan lari yang dia miliki memang benar-benar sangat luar biasa dan sulit untuk ditandingi.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2023/01/25/berapa-kecepatan-lari-dari-the-flash/

Sunday, December 25, 2022

Jadwal Baru The Flash

Resmi, Ini Jadwal Trailer Baru The Flash!

Dari sekian banyak film mendatang DC Universe, bisa dibilang The Flash adalah film solo superhero yang paling banyak mengalami rintangan dalam proses promosinya. Selain karena perombakan besar-besaran yang dialami oleh jagat sinema DCU, film ini juga telah mendapatkan cukup banyak masalah karena ulah aktor Ezra Miller yang sering menimbulkan kontroversi di publik. 

Untungnya, hal tersebut tidak menghentikan Warner Bros. selaku perusahaan yang menaungi DCU, untuk segera merilis trailer baru The Flash.

Berita pembaruan terkait The Flash ini datang dari The Wrap yang melaporkan bahwa WB akan segera merilis trailer barunya di acara Super Bowl LVII pada tanggal 12 Februari 2023 mendatang. Trailer film solo sang Scarlet Speedster ini sekaligus akan menandai kembalinya studio dalam acara tersebut setelah 17 tahun absen. 

Terakhir kali WB turut memeriahkan acara Super Bowl terjadi pada tahun 2006 silam saat tengah melakukan promosi untuk film V for Vendetta, 16 Blocks, dan Poseidon.

The Wrap sendiri mengklaim bahwa strategi promosi ini sengaja dilakukan oleh WB dengan harapan agar perhatian semua penggemar tertuju pada trailer The Flash. Mengingat tanggal rilis ini akan terjadi kurang dari satu minggu sebelum perilisan film MCU Ant-Man and the Wasp Quantumania yang jatuh pada tanggal 17 Februari 2023. 

Jika strateginya berhasil, bukan tidak mungkin antusiasme penggemar akan cukup berdampak untuk masa depan filmnya dan juga DCU secara keseluruhan. Selain sibuk dengan ativitas promosinya, pada saat yang bersamaan WB juga tengah berusaha untuk mengembalikan kepercayaan penggemar yang sebelumnya sempat geram dengan ulah Miller. 

Sebagai pengingat, beberapa waktu lalu pemeran karakter Barry Allen alias The Flash ini sempat dilaporkan kepada pihak yang berwajib karena tuduhan pelecehan kepada pasangan di Hawaii dan sejumlah masalah lainnya. Miller sendiri belum lama ini telah mengadakan konferensi pers untuk meminta maaf atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Meskipun jadwal trailer The Flash sudah terungkap, tetapi untuk saat ini masih belum diketahui akan seperti apa masa depan karakternya. Apalagi baru-baru ini DC Studios telah diberitakan menghapus cameo Superman dan Wonder Woman dari filmnya, karena mereka mempunyai rencana baru terkait masa depan DCU. 

Apakah The Flash akan menjadi film terakhir bagi karakter Ezra Miller? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Filmnya sendiri dijadwalkan untuk tayang pada tanggal 16 Juni 2023 mendatang.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2022/12/23/resmi-ini-jadwal-trailer-baru-the-flash/?amp

Sunday, February 7, 2021

Identitas Asli The Flash

Biografi karakter fiksi

Sementara beberapa orang lain telah menggunakan nama Flash, ini telah hidup baik di dunia paralel lain, atau di masa depan. Jay Garrick, Barry Allen, dan Wally West adalah contoh identitas yang paling terkenal. Tanda tangan Wingdings tidak pernah absen.


Jay Garrick

Jay Garrick adalah seorang mahasiswa pada tahun 1938 yang secara tidak sengaja menghirup uap air berat setelah istirahat merokok di dalam laboratorium tempat ia bekerja. Akibatnya, ia menemukan bahwa ia dapat berlari dengan kecepatan manusia super dan refleks yang sama cepatnya. 

Setelah karier singkat sebagai bintang sepak bola perguruan tinggi, ia mengenakan kemeja merah dengan baut kilat dan helm logam dengan sayap (berdasarkan gambar dewa Yunani Hermes), dan mulai memerangi kejahatan sebagai Flash. 

Kasus pertamanya melibatkan pertempuran dengan sekelompok pemeras yaitu "Faultless Four". Garrick merahasiakan identitasnya selama bertahun-tahun tanpa topeng dengan terus-menerus menggetarkan tubuhnya saat di depan umum sehingga foto wajahnya akan kabur. 

Meskipun berasal dari Earth-Two, ia dimasukkan ke dalam sejarah New Earth setelah Crisis on Infinite Earths dan masih aktif sebagai Flash yang beroperasi di Keystone City. Dia adalah anggota Justice Society of America.


Barry Allen

Barry Allen adalah asisten ilmuwan dari Divisi Sains Kriminal dan Forensik Departemen Kepolisian Central City. Barry memiliki reputasi sebagai sangat lambat, keterlambatan yang disengaja, dan sering terlambat, yang membuat tunangannya frustrasi, Iris West. 

Suatu malam, ketika dia bersiap-siap untuk meninggalkan pekerjaan, sebuah petir yang aneh menghantam rak terdekat di labnya dan menyiramnya dengan koktail bahan kimia yang tidak disebutkan namanya. 

Akibatnya, Barry menemukan bahwa dia bisa berlari sangat cepat dan refleks yang cocok. Dia mengenakan satu set celana ketat merah dengan menggunakan sambaran petir (mengingatkan pada Fawcett Comics Captain Marvel yang asli), menjuluki dirinya Flash (setelah pahlawan masa kecilnya, Jay Garrick), dan menjadi seorang petugas kriminal yang aktif di Central City. 

Dalam identitas sipilnya, ia menyimpan kostum yang dikompres dalam cincin khusus melalui penggunaan gas khusus yang dapat memampatkan serat kain ke fraksi yang sangat kecil dari ukuran normalnya.

Barry mengorbankan hidupnya untuk alam semesta dalam Crisis on Infinite Earth tahun 1985, dan tetap mati selama lebih dari dua puluh tahun setelah penerbitan cerita itu. Dengan seri Final Crisis tahun 2008, Barry kembali ke DC Universe dan kembali menjadi terkenal sebagai Flash pada seri tahun 2009 The Flash: Rebirth, yang kemudian diikuti oleh volume baru seri The Flash yang sedang berlangsung, di mana petualangan Barry sebagai Scarlet Speedster saat ini diterbitkan.


Wally West

Wallace Rudolph "Wally" West adalah keponakan dari Iris West dan Barry Allen, karena perkawinan, dan diperkenalkan dalam The Flash (vol. 1) #110 (1959). Ketika West berusia sekitar sepuluh tahun, ia mengunjungi laboratorium kepolisian pamannya, dan kecelakaan aneh yang membuat Allen kekuatannya terulang, memandikan West dengan bahan kimia bermuatan listrik. Sekarang memiliki kekuatan yang sama dengan pamannya, West mengenakan salinan pakaian pamannya dan menjadi pejuang kejahatan muda, Kid Flash. 

Setelah peristiwa Crisis on Infinite Earths di mana Barry Allen terbunuh, Wally mengambil alih sebagai manusia tercepat yang masih hidup. Setelah peristiwa Infinite Crisis, Wally, istrinya Linda, dan saudara kembar mereka meninggalkan Bumi ke dimensi yang tidak diketahui.

Wally, istri dan saudara kembarnya ditarik kembali dari Speed ​​Force oleh Legion of Super-Heroes pada akhir The Lightning Saga. Ini mengatur panggung untuk kembalinya Wally West sebagai Flash setelah peristiwa The Flash: Fastest Man Alive #13 (lihat Bart Allen), dalam All Flash #1, dan dengan seri The Flash (vol. 2), yang dilanjutkan dengan edisi #231 pada Agustus 2007. 

Kemudian diakhiri dengan edisi #247, dan West, bersama dengan semua karakter Flash lainnya, memainkan peran besar dalam The Flash: Rebirth tahun 2009.[7] Dia sebentar muncul di cerita Blackest Night tapi tak lama setelah New 52 diluncurkan dan karakter itu tidak terlihat. Dia kembali sebagai Flash di DC Rebirth dan bergabung dengan Titans.


Bart Allen

Bartholomew Henry "Bart" Allen II adalah cucu dari Barry Allen dan istrinya Iris. Bart menderita percepatan penuaan dan sebagai akibatnya, dibesarkan dalam mesin realitas virtual sampai Iris membawanya kembali pada waktunya untuk mendapatkan bantuan dari Flash saat itu, Wally West. 

Dengan bantuan Wally, penuaan Bart melambat, dan dia mengambil nama Impuls. Setelah ia ditembak dilutut oleh Deathstroke, Bart mengubah sikap dan kostumnya, mengambil mantel Kid Flash. Selama peristiwa Infinite Crisis, Speed Force menghilang, dengan membawa semua speedster menyelamatkan Jay Garrick. 

Bart kembali, empat tahun lebih tua, dan selama satu tahun mengklaim bahwa ia merasa tidak berdaya karena peristiwa itu. Namun, Speed Force tidak menghilang sepenuhnya, tetapi telah diserap ke dalam tubuh Bart; pada dasarnya, dia sekarang berisi semua Speed Force.

Kostum Bart sebagai Flash adalah tiruan dari kostum kakeknya, mirip dengan kostum Wally West. Tidak lama setelah mengambil mantel Flash, Bart dibunuh oleh para Rogue di edisi ketiga belas (dan terakhir) The Flash: The Fastest Man Alive. 

Namun, ia kemudian dibangkitkan pada abad ke-31 dalam Final Crisis: Legion of 3 Worlds #3 oleh Brainiac 5 untuk melawan Superboy-Prime dan Legion of Super-Villains. Bart kembali ke masa lalu dan memainkan peran besar dalam The Flash: Rebirth.[10]


Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Flash_(komik)

https://www.syfy.com/syfywire/the-big-screen-flash-casts-barry-allens-father-and-its-actually-a-solid-choice

Thursday, January 28, 2021

Era The Flash


Era Emas

Flash pertama kali muncul di Golden Age Flash Comics #1 (Januari 1940), dari All-American Publications, satu dari tiga perusahaan yang akhirnya akan bergabung untuk membentuk DC Comics. Diciptakan oleh penulis Gardner Fox dan seniman Harry Lampert, Flash ini adalah Jay Garrick, seorang mahasiswa yang memperoleh kecepatannya melalui menghirup uap air keras. Ketika diperkenalkan kembali pada 1960-an asal Garrick sedikit dimodifikasi, mendapatkan kekuatannya melalui paparan air yang deras.

Jay Garrick adalah karakter yang populer pada tahun 1940-an, mendukung Flash Comics dan All-Flash Quarterly (kemudian diterbitkan dua bulanan hanya sebagai All-Flash); membintangi bersama Comic Cavalcade; dan menjadi anggota charter dari Justice Society of America, tim superhero pertama, yang petualangannya berjalan di All Star Comics. 

Dengan penurunan popularitas pahlawan super pasca perang, Flash Comics dibatalkan dengan edisi #104 (1949) yang menampilkan versi jahat Flash yang disebut Rival. Cerita terakhir Justice Society di Era Emas dimuat di All Star Comics #57 (1951; judulnya sendiri berlanjut sebagai All Star Western).


Era Perak

Pada tahun 1956, DC Comics berhasil menghidupkan kembali pahlawan super, mengantarkan apa yang kemudian dikenal sebagai Era Perak buku komik. Alih-alih membawa kembali pahlawan Era Emas yang sama, DC memikirkannya kembali sebagai karakter baru untuk zaman modern. Flash adalah kebangkitan pertama, dalam buku komik uji coba Showcase #4 (Oktober 1956).

Flash baru ini adalah (Barry Allen), seorang ilmuwan polisi yang memperoleh kecepatan super ketika dimandikan dengan bahan kimia setelah rak mereka disambar petir. Dia mengadopsi nama The Scarlet Speedster setelah membaca buku komik yang menampilkan Golden Age Flash.

Setelah beberapa penampilan lagi di Showcase, karakter Allen diberi judul sendiri, The Flash, edisi pertama adalah #105 (melanjutkan di mana Flash Comics telah ditinggalkan). Barry Allen dan Flash baru diciptakan oleh penulis Robert Kanigher dan John Broome dan kartunis Carmine Infantino.

Era Perak Flash terbukti cukup populer sehingga beberapa pahlawan Era Emas lainnya dihidupkan kembali dalam inkarnasi baru (lihat: Green Lantern). Tim superhero baru, Justice League of America, juga diciptakan, dengan Flash sebagai anggota utama.

Judul Barry Allen juga memperkenalkan perangkat plot yang banyak ditiru menjadi komik superhero ketika terungkap bahwa Garrick dan Allen ada di dunia paralel fiksi. Kekuatan mereka memungkinkan mereka untuk melintasi batas dimensi antara dunia, dan para pria menjadi teman baik. 

Flash of Two Worlds (The Flash (vol. 1) #123) adalah crossover pertama di mana karakter Era Emas bertemu dengan karakter Era Perak. Segera, ada persilangan antara seluruh Justice League dan Justice Society; tim mereka masing-masing memulai perkumpulan tahunan yang berlangsung dari awal 1960-an hingga pertengahan 1980-an.

Petualangan Allen berlanjut dalam gelarnya sendiri hingga acara Crisis on Infinite Earths. Flash berakhir di edisi #350. Kehidupan Allen menjadi sangat membingungkan pada awal 1980-an, dan DC memilih untuk mengakhiri petualangannya dan meneruskan mantelnya ke karakter lain. Allen wafat secara heroik dalam Crisis on Infinite Earths #8 (1985). Berkat kemampuannya melakukan perjalanan melalui waktu, ia akan terus muncul sesekali pada tahun-tahun mendatang.


Era Modern

Flash ketiga adalah Wally West, diperkenalkan di The Flash (vol. 1) #110 (Desember 1959) sebagai Kid Flash. West, keponakan Allen karena perkawinan, memperoleh kekuatan Flash melalui kecelakaan yang identik dengan Allen. 

Mengadopsi identitas Kid Flash, ia mempertahankan keanggotaan di Teen Titans selama bertahun-tahun. Setelah kematian Allen, West mengadopsi identitas Flash dalam Crisis on Infinite Earths #12 dan diberi seri sendiri, dimulai dengan The Flash (vol. 2) #1 pada 1987. Banyak terbitan dimulai dengan slogan: "My name is Wally West. I'm the fastest man alive."

Karena miniseri Infinite Crisis dan lompatan "One Year Later" di DC Universe, DC membatalkan The Flash (vol. 2) pada Januari 2006 di #230. Serial baru, The Flash: The Fastest Man Alive, dimulai pada 21 Juni 2006. Cerita awal seri ini, ditulis oleh Danny Bilson dan Paul De Meo dengan karya seni oleh Ken Lashley, berfokus pada penerimaan Bart Allen atas peran sebagai Flash.

Flash: Fastest Man Alive dibatalkan dengan masalah #13. Sebagai gantinya The Flash (vol. 2) dihidupkan kembali dengan edisi #231, dengan Mark Waid sebagai penulis awal. Waid juga menulis All-Flash #1, yang bertindak sebagai jembatan antara dua seri.

DC telah meminta Flash: Fastest Man Alive melalui edisi #15. All-Flash #1 menggantikan isu #14 dan The Flash (vol. 2) #231 menggantikan isu #15 hanya dalam judul dan tim kreatif interior saja. Sampul dan artis sampul adalah seperti yang diminta oleh DC, dan teks informasi yang dirilis tanpa informasi plot.

Pada tahun 2009, Barry Allen kembali ke DCU di The Flash: Rebirth, miniseri enam isu oleh Geoff Johns dan Ethan Van Sciver.


Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Flash_(komik)

https://aminoapps.com/c/the-flash-oficial/page/blog/flash/7LDb_ZwhPuabZ1x3bNLB2BavlDvPPjoMR8

Saturday, January 23, 2021

Flash

Flash (komik)

The Flash (atau disingkat Flash) adalah nama beberapa pahlawan super yang muncul dalam buku komik yang diterbitkan oleh DC Comics. Dibuat oleh penulis Gardner Fox dan artis Harry Lampert, Flash asli pertama kali muncul di Flash Comics #1 (tanggal sampul Januari 1940/bulan rilis November 1939).

Dijuluki "Scarlet Speedster", semua inkarnasi Flash memiliki "kecepatan super", yang mencakup kemampuan untuk berlari, bergerak, dan berpikir sangat cepat, menggunakan refleks manusia super, dan tampaknya melanggar hukum fisika tertentu.

Sejauh ini, setidaknya empat karakter yang berbeda—masing-masing dari mereka entah bagaimana memperoleh kekuatan "speed force"—yang memiliki mantel Flash dalam sejarah DC: atlet perguruan tinggi Jay Garrick (1940–1951, 1961–2011, 2017–sekarang), ilmuwan forensik Barry Allen (1956–1985, 2008–sekarang), keponakan Barry Wally West (1986–2011, 2016–sekarang), dan cucu Barry, Bart Allen (2006–2007). 

Setiap inkarnasi Flash telah menjadi anggota kunci dari setidaknya satu dari tim utama DC: Justice Society of America, Justice League of America, dan Teen Titans.

The Flash adalah salah satu karakter DC Comics yang paling populer dan telah menjadi bagian integral dari banyak alur cerita "krisis" penerbit yang berubah selama bertahun-tahun. Pertemuan asli dari Golden Age Flash Jay Garrick dan Silver Age Flash Barry Allen dalam "Flash of Two Worlds" (1961) memperkenalkan konsep penceritaan Multiverse kepada pembaca DC, yang akan menjadi dasar bagi banyak cerita DC pada tahun-tahun mendatang.

Seperti rekan-rekannya di Justice League, Wonder Woman, Superman dan Batman, Flash memiliki musuh yang berbeda, termasuk berbagai Rogue (unik di antara penjahat super DC untuk kode kehormatan mereka) dan berbagai "speedsters" psikopat yang menggunakan nama Reverse-Flash atau Zoom. 

Tokoh pendukung lainnya dalam cerita Flash termasuk istri Barry Iris West, istri Wally Linda Park, pacar Bart Valerie Perez, teman sesama Speedster Max Mercury, dan anggota departemen kepolisian Central City David Singh dan Patty Spivot.

Sebagai bahan pokok dari buku komik DC Universe, Flash telah diadaptasi ke banyak film DC, permainan video, serial animasi, dan acara televisi live-action. Dalam laga hidup, Barry Allen telah diperankan oleh Rod Haase untuk televisi khusus Legends of the Superheroes tahun 1979, John Wesley Shipp di serial The Flash pada tahun 1990 dan Grant Gustin di serial The Flash, dan oleh Ezra Miller di serangkaian film DC Extended Universe, dimulai dengan Batman v Superman: Dawn of Justice (2016). 

Shipp juga menggambarkan versi Jay Garrick di seri The Flash 2014. Berbagai inkarnasi Flash juga ditampilkan dalam serial animasi seperti Superman: The Animated Series, Justice League, Batman: The Brave dan the Bold dan Young Justice, serta serial DC Universe Animated Original Movies.


Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Flash_(komik)

https://www.quora.com/The-Flash-DC-character-How-fast-can-the-Flash-run-a-mile

Sunday, June 28, 2020

Justice League Vs Avengers

Justice League Vs. Avengers, Siapa Pemenangnya?

By Intan Kirana / 27 November 2017

Justice League selama ini sering disamain dengan The Avengers. Soalnya, dua film ini sama-sama menceritakan “geng” para pahlawan super yang berani berjuang demi membela kebenaran. Nah, lo pernah enggak, sih, kepikiran, mana yang lebih keren di antara dua geng superhero ini?

Perdebatan tentang Justice League versus Avengers sebenarnya memang jadi topik paling panas di kalangan penggemar superhero. Soalnya, keduanya sama-sama kuat. Meski begitu, para anggota dua geng superhero ini punya perbedaan kekuatan dan karakteristik yang membuatnya menarik untuk dibahas.

Maka dari itu, Viki bakal bahas bagaimana jadinya kalau dua geng superhero ini diadu. Karena anggota Justice League versi DCEU baru ada enam superhero dan anggota Avengers udah ada banyak, jadi anggota Avengers bakal Viki pilih berdasarkan kesesuaian kekuatannya. Tenang aja, Viki bakal hindarin banget yang namanya pertarungan berat sebelah.

Selain itu, pemilihan matchup ini juga Viki pertimbangkan sesuai dengan status, peran, dan latar belakang sang superhero di gengnya masing-masing. Misalnya, Batman sebagai superhero supertajir dan pemimpin tim bakal ngelawan superhero Avengers yang sama tajirnya. Begitu juga Superman, sebagai penghancur dan garda terdepan Justice League, bakal ngelawan superhero Avengers yang sama-sama kuatnya.

Yuk, siapin popcorn dan minuman bersoda. Terus, kita saksiin bareng-bareng pertarungan akbar antara Justice League dan Avengers di bawah ini!


1. Cyborg Vs. Captain America

Viki memutuskan menandingkan Captain America dan Cyborg karena keduanya adalah superhero yang lahir dari percobaan laboratorium. Selain itu, menurut Viki, keduanya punya keberanian dan semangat yang sama saat menumpas kejahatan.

Latar Belakang
Steve Rogers menjadi kelinci percobaan bagi laboratorium milik Howard Stark karena Amerika Serikat pada masa perang membutuhkan figur seorang pahlawan kuat dan super. Percobaan ini dilakukan atas kesadaran Steve sendiri dan risikonya pun dia terima. Dia dipilih karena punya keberanian besar dan ketulusan hati untuk membela negaranya meski badannya tergolong kecil untuk ukuran seorang tentara.

Sementara itu, Cyborg merupakan kelinci percobaan dari sang bokap, Silas Stone. Berbeda dari percobaannya Steve, percobaan Victor Stone gagal. Bahkan, karena percobaan ini, beberapa bagian tubuh Victor rusak dan harus diganti dengan mesin. Akhirnya, dia pun dikenal sebagai Cyborg.

Kalau dilihat-lihat, apa yang dialami Cyborg lebih “keras” dibanding Captain America. Meskipun percobaan Captain America sukses, dia enggak perlu melewati kesedihan berkepanjangan dan mengalami keretakan hubungan dengan sang bokap akibat kesalahan percobaan. Saat percobaan selesai, Steve langsung jadi Captain America yang kuat. Sementara itu, Cyborg harus melewati fase hidup yang suram akibat kehilangan bagian tubuh dan harus membangun kepercayaan pada sang bokap yang dia anggap bertanggung jawab terhadap kerusakan anggota tubuhnya.

Kostum
Kostum Captain America terbuat dari semacam bahan yang ketat dengan topeng yang menutupi wajah bagian atas. Motif kostumnya terinspirasi dari warna bendera Amerika Serikat, secara namanya aja Captain America. Kalau kostum Cyborg sendiri, ya, terbuat dari rangkaian baja dan mesin. Kostum ini kuat banget dan jelas membuat kekurangan Cyborg menjadi kelebihan.

Dilihat dari gayanya, kostum Captain America lebih simpel, enak dipakai, serta fleksibel buat berperang. Lagipula, kostumnya ini kayak adem banget. Setuju, enggak?

Kekuatan
Captain America memang enggak bisa terbang, enggak punya Jarvis, atau punya panah yang bisa melesat dan tepat sasaran. Namun, berkat serum yang dimasukkan ke tubuhnya, Captain America jadi kuat banget. Dia bisa memukul orang dengan tangan kosong. Ditambah, perisainya kuat banget. Lo enggak perlu meragukan kekuatan "tangan kosong" Captain America. Dia aja bisa ngejatuhin Iron Man yang berkostum canggih dalam Captain America: Civil War (2016). Makanya, dia pede waktu Iron Man nyuruh dia ninggalin perisainya di akhir pertarungan. Tanpa perisai, dia bisa ngebebasin superhero pembelot lainnya yang ditahan.

Sementara itu, karena badannya terbuat dari mesin, Cyborg punya kekuatan dan kecepatan tubuh yang melebihi manusia pada umumnya. Badan ini juga fungsinya hampir sama kayak fungsi kostumnya Iron Man. Kekuatan Cyborg dan Iron Man punya sistem komputasi serta bisa digunakan buat menyerang musuh. Lebih kerennya lagi, Cyborg juga bisa meretas sebuah mesin atau robot sehingga bisa dikendalikan sesuka hatinya.

Dari segi kekuatan, keduanya sama-sama unggul, sih, meskipun enggak bisa dimungkiri bahwa kekuatan Cyborg lebih “wow” dibanding Captain America. Kalau lo sendiri, bagaimana? Pengen punya kekuatan ala Captain America atau Cyborg?


2. Wonder Woman Vs. Scarlet Witch

Sebenarnya, dua superhero ini punya latar belakang yang berbeda. Faktor yang bikin Viki mengadu keduanya adalah dua cewek ini punya kekuatan yang bisa dibilang hampir sama besarnya. Makanya, menarik banget untuk disaksikan pertarungan antara Wonder Woman yang punya kekuatan setara dewa serta Scarlet Witch dengan kekuatan pikirannya yang dipercaya bisa mengalahkan siapa pun.

Latar Belakang
Scarlet Witch alias Wanda Maximoff sebenarnya adalah seorang manusia biasa. Namun, bersama sang kakak, Peter Maximoff, dia dijadikan percobaan saat masih kecil dan akhirnya jadi manusia dengan kekuatan super. Sayangnya, trauma masa kecil akibat diculik dan hidup bersama orangtua angkat membuat mereka sempat jadi jahat. Untungnya, mereka bergabung dengan Avengers walaupun Quicksilver harus meregang nyawa karena melindungi Hawkeye dari serangan musuh.

Sementara itu, Wonder Woman adalah Diana Prince, sang Putri Amazon memang disiapin buat jadi seorang prajurit yang enggak terkalahkan. Setelah ketemu dengan seorang pilot bernama Steve Trevor yang pesawatnya jatuh di Paradise Island, Diana akhirnya menggunakan kekuatannya untuk menyelamatkan dunia.

Kalau dilihat dari latar belakangnya, dua cewek ini sama-sama tangguh. Namun, latar belakang Wanda alias Scarlet Witch lebih kompleks. Lo bisa jadi orang baik kalau dibesarin dalam lingkungan yang baik, tapi memutuskan jadi baik setelah melewati kegetiran hidup. Jelas ini jadi nilai plus buat lo.

Kostum
Kostum Wonder Woman yang diperanin Gal Gadot punya warna yang lebih tegas dan gelap daripada kostum Wonder Woman sebelumnya. Meski begitu, makin gelap warnanya bukan berarti jadi jelek. Justru, kostum ini terlihat keren dan enggak norak. Udah begitu, kostum ini kuat tapi juga lentur, cocok dikenakan dalam sebuah peperangan.

Sementara itu, kostum Scarlet Witch lebih sederhana. Di komik, kostumnya seperti korset merah ketat. Sedangkan, di film, kostumnya semacam coat merah maroon. Cuma memang harus diakui, kostum Wonder Woman yang cenderung konsisten ini merupakan sebuah ciri khas tersendiri, kayak ada fashion statement-nya.

Kekuatan
Sesuai dengan namanya, kekuatan Wanda lekat dengan kekuatan sihir. Dia bisa mengeluarkan semacam bola cahaya merah dari tangannya dan mengangkat, menyerang, dan menghantam benda-benda yang berada enggak jauh darinya. Sedangkan, Wonder Woman terkenal dengan kekuatan supernya, staminanya yang superkuat, serta keahlian refleksnya yang bagus, bahkan hampir menyamai bangsa Kriptonian (bangsanya Superman). Wonder Woman juga memiliki kekuatan menyembuhkan luka secara singkat.

Kekuatan Scarlet Witch memang keren dan mengerikan, enggak mengherankan kalau dalam Civil War dia kayak "diamankan" supaya enggak membahayakan. Namun, Scarlet Witch cuma bisa mengangkat dan menghantam barang-barang yang jangkauannya enggak jauh. Selain itu, kalau udah mengeluarkan seluruh kekuatannya, dia bakalan capek dan jadi lemas. Kalau enggak konsentrasi, dia bisa ditangkap dan dilumpuhkan seperti saat dia dipenjara. Sementara itu, Wonder Woman lebih bijak, punya strategi perang.

Sebenarnya, semuanya bergantung pada Scarlet Witch, bagaimana dia bisa mengendalikan kekuatan sekaligus staminanya. Wonder Woman pasti bakal kerepotan ngelawan kekuatan pikiran Scarlet Witch di awal pertarungan. Akan tetapi, ngelihat staminanya yang superbesar, rasanya Wonder Woman sedikit lebih unggul dalam matchup ini.


3. Batman Vs. Iron Man

Mungkin banyak di antara lo yang bertanya-tanya kenapa Viki enggak menandingkan Iron Man dengan Cyborg yang kostumnya hampir mirip, begitu pun Batman dengan Captain America. Dari pandangan Viki, Iron Man memang lebih sejajar dengan Batman secara latar belakang mereka hampir sama. Udah begitu, mereka sama-sama cerdas. Ada pepatah lama yang bilang bahwa kepintaran bisa ngalahin kekuatan besar. Bahkan, kekuatan yang besar enggak ada artinya kalau enggak dibarengi dengan kecerdasan.

Latar Belakang
Iron Man alias Tony Stark adalah anak dari Howard Stark, pemilik perusahaan berbasis teknologi Stark Industries. Dua orangtua Tony meninggal dalam sebuah kecelakaan. Kalau di film Civil War, keduanya dibunuh oleh Bucky (Winter Soldier) saat berada di bawah pengaruh Hydra. Kematian orangtuanya membuat Tony mewarisi Stark Industries yang nilainya besar banget.

Hampir senasib, orangtua Bruce Wayne alias Batman meninggal karena dibunuh saat dia masih kecil. Kejadian ini membuat dia trauma dan jadi pribadi yang tertutup, kaku, serta misterius. Namun, kejadian ini juga bikin dia tergerak buat memerangi kejahatan.

Oh, ya, dua superhero ini sama-sama enggak punya kekuatan khusus. Kekuatan andalan mereka adalah teknologi canggih yang mereka buat sendiri. Kalau semuanya dilucuti, ya, mereka hanya cowok filantropis tampan biasa. Namun, kisah hidup Batman lebih filosofis dan berkesan karena dia berjuang keras buat jadi sekaya dan sekeren itu.

Bukan berarti Tony alias Iron Man itu enggak hebat, loh. Cuma, enggak bisa dimungkiri bahwa kekayaan dan ilmu sang bokaplah yang berkontribusi dalam kesuksesannya.

Kostum
Kostum Batman sederhana dan berwarna gelap. Ini betul-betul menggambarkan pribadi Batman yang tertutup dan penyendiri. Ditambah, topeng bertelinga kelelawar menutupi hampir seluruh wajahnya serta kain hitam yang menegaskan bahwa Batman itu terinspirasi dari kelelawar. Kostum ini simpel dan keren, tapi kalau dipakai sama cowok yang superkurus, enggak akan bagus, sih.

Kostum Iron Man sendiri lebih canggih, terbuat dari baja, bisa bikin penggunanya terbang, dan punya sistem komputasi. Lo mungkin enggak akan butuh mobil atau motor lagi kalau udah punya kostum ini. Kostum ini multifungsi banget. Buat ngelawan penjahat, bisa. Jadi alat transportasi juga bisa. Buat bergaya pun bisa!

Kostum Batman memang keren banget. Dilihat dari segi fashion, kostumnya sangat minimalis dan berkelas. Cuma, siapa, sih, yang enggak mau punya kostum serbabisa kayak Iron Man?

Kekuatan
Enggak bisa dimungkiri bahwa Batman itu kuat, cerdas, dan punya keahlian menganalisis berbagai kasus dengan cermat. Mirip banget kayak detektif, deh! Dia juga sangat mendetail dan enggak gampang terkecoh.

Iron Man mungkin enggak sekuat Batman kalau bertarung tanpa kostum. Namun, Iron Man punya otak yang bisa diandalkan. Bahkan, otak supercerdasnya bisa dipakai buat membodohi orang cerdas yang kuat.

Lo lihat, deh, waktu Tony dikurung oleh teroris di Iron Man pertama (2008). Dia bisa bikin kostum canggih cuma dengan manfaatin barang rongsokan! Gila, enggak, tuh? Yah, Batman memang paket cowok yang sempurna, gagah, tajir, dingin, dan pintar. Akan tetapi, tetap saja kekerenan Tony Stark sulit banget diabaikan!


4. The Flash Vs. Hawkeye

Keduanya sama-sama punya kekuatan yang menarik. Yang satu bisa berlari secepat kilat, satunya bisa memanah tepat sasaran. Namun, siapakah yang paling unggul?

Latar Belakang
Barry Allen adalah seorang anak malang yang terpaksa harus menjadi piatu dari kecil karena nyokapnya diduga dibunuh oleh sang bokap (yang ternyata enggak bersalah). Dia pun diangkat sebagai anak oleh Detektif Joe West. Pada sebuah percobaan di laboratorium kala badai, dia terkena petir dan akhirnya memiliki kekuatan lari yang secepat kilat. Kekuatan ini pun dia pakai untuk menunjang pekerjaannya sebagai pembasmi kejahatan.

Clint Barton alias Hawkeye juga mengalami nasib yang hampir sama dengan Barry. Orangtuanya meninggal saat dia masih kecil dan dia terpaksa hidup di panti asuhan. Setelah enam tahun di sana, dia dan sang kakak kabur, kemudian bertemu Swordsman di sebuah karnaval yang bakalan ngajarin dia buat jadi pemanah terbaik. Awalnya, nasib Hawkeye sempat enggak jelas karena dia hidup di karnaval yang bebas. Untungnya, setelah insiden yang terjadi saat dia ngebantuin Black Widow nyolong teknologi Iron Man, dia justru malah direkrut sama Iron Man buat masuk ke The Avengers.

Kalau dilihat dari latar belakang, kehidupan Clint memang lebih kompleks dan penuh perjuangan. Lain halnya sama Barry yang langsung diangkat anak oleh orang baik dan tiba-tiba aja dapat kekuatan. Untuk itu, skor 1 buat Hawkeye.

Kostum
Kostum The Flash ini mirip kayak Captain America. Bedanya, warna merah darah mendominasi. Kostum ini bener-bener fleksibel, kayak pergerakan The Flash yang supercepat.

Harus diakuin bahwa kostum The Flash memang terlihat lebih enak dan fleksibel buat pertarungan. Lagipula, kostum The Flash juga bisa melindungi penggunanya dari udara dingin. Superhero banget, deh, kostum The Flash ini!

Kekuatan
Mungkin banyak di antara lo yang menganggap bahwa Hawkeye biasa banget sebagai seorang superhero. Manusia biasa aja banyak yang bisa memanah, kok. Namun, lo jangan salah dan ngerendahin dulu karena bidikan Hawkeye selalu tepat sasaran. Bukan cuma itu, dia bisa dengan cepat mendeteksi titik lemah lawan atau mendeteksi bagaimana caranya bikin efek domino dari apa yang dia panah. Dalam Avengers: Age of Ultron (2015), dia bisa menang saat bertarung melawan Quicksilver, loh. Enggak sembarang orang bisa menang ngelawan mutan berkekuatan super ini.

Sementara itu, The Flash punya kekuatan berlari secepat kilat. Kekuatan berlari ini bikin dia jadi sulit ditangkap lawan dan bisa dengan mudah menyerang lawan tanpa memberikan kesempatan bagi lawan buat mempersiapkan diri.

Kalau keduanya ditandingin, memang bakalan sulit, sih, mencari pemenangnya. Satunya pintar ngebidik, satunya pintar lari. Sebenarnya, sih, dua orang ini saling ngelengkapin.


5. Superman Vs. Hulk

Keduanya sama-sama berotot. Sama-sama besar dan kokoh, kayak gunung. Enggak cuma itu, mereka juga dikenal sebagai penghancur di timnya masing-masing. Jadi, jangan sekali-kali ngeremehin kekuatan tangan mereka. Sekali pukul, bukan cuma bonyok, lo bahkan bisa mendarat di perut Bumi.

Latar Belakang
Superman alias Kal-El atau Clark Kent adalah bangsa Kriptonian. Pada saat perang, kedua orangtuanya mengirimkan dia ke Bumi. Dia pun akhirnya ditemukan oleh pasangan suami istri Jonathan dan Martha Kent. Sebagai bangsa Kriptonian, Superman punya kekuatan jauh di atas manusia pada umumnya.

Sementara itu, Bruce Banner adalah seorang ilmuwan supercerdas. Pada suatu waktu, dia enggak sengaja terkena radiasi sinar gama yang membuat dia jadi makhluk hijau bernama Hulk saat dia marah.

Latar belakang keduanya sangat unik. Akan tetapi, kisah hidup Hulk lebih menarik dan kompleks. Bayangin aja, lo punya kekuatan yang secara tiba-tiba dan enggak disengaja lo miliki. Namun, kekuatan itu bisa menghancurkan lo karena saat dia muncul, akal sehat lo hilang. Jadi, dengan kekuatan itu, lo enggak cuma punya tanggung jawab buat menumpas kejahatan, tapi juga tanggung jawab buat berdamai dan mengontrol diri lo.

Kostum
Kostum Superman ini ikonis banget dengan warna biru dengan jubah merahnya. Tadinya, sih, kostum Superman selalu identik dengan celana dalam merahnya yang terletak di luar. Namun, Superman yang di Justice League enggak pakai celana dalam merah lagi, sih. Pastinya malu, dong, kalau zaman sekarang masih enggak ngerti caranya pakai celana dalam yang benar!

Bagaimana dengan kostum Hulk? Duh, cuma celana pendek warna hitam kecokelatan, kok. Jadi, tanpa perlu dianalisis lebih jauh lagi, kostum Superman jelas terlihat lebih keren. Siapa coba, cowok yang enggak suka sama kostum ini? Anak-anak balita aja senang bukan main kalau dibeliin baju Superman.

Kekuatan
Sebagai bangsa Kriptonian, Superman bisa terbang, bisa memecahkan segala hal di muka Bumi, bisa berantem tanpa bonyok, serta punya kecepatan dan refleks yang bagus.

Begitu juga dengan Hulk. Enggak ada hal di muka Bumi ini yang bisa mengalahkannya kecuali bencana alam. Tinggal pukul kanan-kiri, tonjok depan-belakang, musuhnya pasti bakal kerepotan. Meski unggul dari segi kecepatan dan refleks, tetap aja Superman bakal kewalahan menghadapi serangan superagresifnya Hulk.


6. Thor Vs. Aquaman

Thor dan Aquaman punya kesamaan yang identik. Mereka sama-sama dilahirkan sebagai dewa. Mereka juga punya kekuatan yang khas banget. Pastinya, sih, keduanya sama-sama kekar serta punya brewok dan rambut gondrong dalam versi sinemanya.

Latar Belakang
Thor adalah anak dari Odin, pewaris takhta Asgard, dan merupakan Dewa Petir. Kisah Thor sebenarnya diambil dari Mitologi Nordic. Jadi, konsep Thor sendiri bukan murni ide dari Marvel.

Aquaman alias Arthur Curry adalah anak dari Thomas Curry dan Elaine yang ternyata pernah jadi ratu di Atlantis. Keduanya sama-sama keturunan makhluk spesial. Akan tetapi, jelas asal-usul Thor lebih menarik disimak karena statusnya sebagai dewa murni dengan berbagai intrik terkait perebutan kekuasaan dalam hidupnya.

Kostum
Aquaman mengenakan kostum hitam kehijauan dengan aksen sisik di bagian lengan dan beberapa bagian lain. Kostum ini makin keren dengan adanya tongkat trisula yang didapatkan Aquaman dari Poseidon saat membantunya ngelawan sang anak, Triton.

Sementara itu, Thor punya kostum perak kehitaman dari baja yang terlihat sangar dengan jubah merah yang bikin dia keliatan kayak kesatria perang. Kalau Aquaman punya Trisula, Thor juga punya Mjolnir, senjata palu ikonis. Susah banget nemuin mana yang lebih bagus dari keduanya. Cuma, kostum Aquaman memang lebih unik karena punya motif seperti sisik yang pas banget dengan statusnya sebagai superhero air.

Kekuatan
Thor memiliki badan yang kuat dan kecepatan tingkat dewa. Akan tetapi, tetap aja yang paling bisa diandalkan adalah kekuatan palu Mjolnir yang bisa mengendalikan petir. Pada akhirnya, dalam Thor: Ragnarok, terbukti, sih, bahwa tanpa Mjolnir pun, Thor tetap bisa mengendalikan petir.

Berbeda sama Thor, Aquaman punya kekuatan mengendalikan samudera, bernapas di laut, berbicara dengan segala makhluk di laut, dan menggunakan laut buat menyerang segala hal. Namun, Aquaman bukan sekadar jagoan di laut. Di darat pun, dia juga merupakan seorang cowok super, punya badan kuat, dan sulit dikalahkan.

Di darat dan laut, Aquaman memang hebat dan berjaya. Kemungkinan besar, sih, Thor enggak akan bisa begitu karena dia enggak bisa bernapas di laut. Di darat, keduanya bisa seri. Di laut, entahlah. Namun, yang jelas, bakalan keren banget kalau keduanya bertarung. Apalagi, keduanya terkesan sama-sama jantan dan kuat. Mending, ya, habis bertarung, mereka duduk bareng aja ngelemesin otot sambil minum bir!


Sumber :
https://www.kincir.com/movie/cinema/justice-league-vs-avengers-siapa-pemenangnya

Thursday, August 22, 2019

10 Heroes Can Defeated Superman

10 Heroes Everyone Forgets Defeated Superman
by Daniel Lobato  – on Aug 20, 2019  in Lists

Superman is undoubtedly one of the strongest superheroes in comics. Thanks to Earth’s yellow sun, the Man of Steel has a wide array of formidable abilities. He’s nearly invulnerable, he can fly, he’s got super strength (he’s strong enough to bench press the weight of Earth), super speed, cold breath, and heat vision, to name a few. That’s not to say that he is unbeatable.

As strong as he is, the Man of Steel has been defeated on more than one occasion, and sometimes by his fellow heroes. Sure, everyone remembers Batman’s beat-down of Superman in The Dark Knight Returns, but there are quite a few heroes who’ve laid the smack-down on the Man of Steel that you might have forgotten. Here are 10 heroes everyone forgets defeated Superman.


10
GREEN ARROW

When people talk about Batman beating Superman in The Dark Knight Returns, they often forget to mention the Green Arrow. Even though he doesn’t have any superpowers, Oliver Queen uses his skills as a marksman and his many trick arrows to fight alongside the other more supernaturally-gifted heroes, and he played a pivotal role in the Dark Knight’s fight against Superman.

Even with Superman weakened from a nuclear explosion, Bruce still couldn’t gain the upper hand against the Man of Steel. That is, until Oliver shoots a kryptonite-tipped arrow to further weaken Superman and allow Bruce to gain the upper hand, and for that, the Green Arrow deserves a mention on this list.


9
THE AVENGERS

Comic book fans have been comparing the heroes from the DC Comics and Marvel universes to each other for about as long as these characters have existed, so it’s no surprise that the DC and Marvel heroes have faced off in crossovers on a few occasions. But these crossovers are seldom talked about, even though one such crossover had the Justice League pitted against the Avengers and saw the Man of Steel being defeated by Earth’s Mightiest Heroes.

In the final battle between the Justice League and Avengers, Superman faced off against Thor and defeated the God of Thunder, though it left Superman in a weakened state. That didn’t sit well with the Avengers so Iron Man, She-Hulk, Vision, Hercules, and Wonder Man attacked Superman together and managed to defeat him.


8
THE FLASH

Barry Allen is the Fastest Man Alive…or is he? Because Superman also has super speed, fans have argued for years about whether The Flash or Superman could beat the other in a test of speed. The two heroes have raced through the years, but people often forget that in The Flash: Rebirth, the Flash won.

While Superman won all their previous races, Flash reveals that he had been holding back the entire time because the races were for charity. When the Flash holds nothing back, he’s able to leave Superman in the dust. Even with the debate settled, though, fans still argue about who the faster hero is.


7
SHAZAM

Everyone knows Superman’s greatest weakness is kryptonite, but one of his lesser known weaknesses is magic, something Shazam has in spades. Billy Batson was granted the gifts of ancient gods by a wizard, giving him powers on par with Superman, but the magical nature of his powers gives him a leg up over Superman.
In Kingdom Come, Shazam strikes Superman with repeated magical lightning bolts, bringing the Man of Steel to near-death. Superman manages to end the fight before Shazam can kill him, but the damage was done and Shazam walked away the victor.


6
AQUAMAN

Aquaman gets a bad rap. He isn’t taken seriously and has been the butt of so many jokes over the years. He’s widely considered a mostly useless hero who talks to fish, but in actuality, Aquaman is one of the strongest members of the Justice League. Nowhere is that more evident than in Throne of Atlantis, which centers on Ocean Master, who had become king of Atlantis, going to war with the surface world.

Aquaman’s loyalty is torn between the Justice League and his half-brother. Aquaman ends up having to fight the Justice League and is able to hold them all off. While Wonder Woman was the one to finally stop him, Aquaman manages to keep Superman at bay, and even sends him flying with a powerful punch. While it’s not a complete defeat, it deserves a spot on this list and more people need to know about it.


5
ORION

Ridiculous looking Astro-Harness aside, Orion, one of the New Gods, is yet another hero that defeated Superman that no one brings up. Even though he’s a son of Darkseid, Orion has rejected his father and dedicated his life for good. However, that doesn’t mean that Orion hasn’t butted heads with other heroes.

Orion has faced off against Superman and came out on top, with surprising ease. The New God has strength on par with Superman, but it wasn’t his brawn that brought down the Man of Steel. Orion fired just one beam from his Astro-Harness at Superman, but it was enough to knock him out and send him falling back down to Earth.


4
HAWKMAN

Hawkman is not exactly someone you want to mess with, but compared to Superman, his strength doesn’t even come close. Even so, the Thanagarian warrior has a few tricks—or mace, in this case—up his sleeve that allow him to deliver a healthy dose of smack-down to the Man of Steel.

In the Injustice Gods Among Us comic, Hawkman is tasked with delivering a rock of kryptonite to Batman, but he instead infuses his mace with it. Armed with the kryptonite mace, Hawkman defeats Superman with ease, and had it not been for the Flash’s intervention, Hawkman would have certainly killed Superman.


3
ETRIGAN

Etrigan the Demon doesn’t usually tussle with DC’s A-list heroes but when he does, he doesn’t mess around. Such was the case in the rhyming demon’s fight against Superman. People usually forget that Etrigan was able to defeat Superman with just one hit.

Believing the demon to have nefarious intent, the Man of Steel tries to stop Etrigan without caring to know his true plans. Not wanting to waste time battling Superman, Etrigan hits Superman up into the atmosphere with a single uppercut. It’s not often you see a lesser known DC hero defeat the Man of Steel in one hit, yet people always forget it.


2
SUPERGIRL

Everyone talks about Superman being the strongest hero, but what about his cousin? Supergirl is just as Kryptonian as him but people don’t bring up her strength as often as she should. Superman is typically portrayed as stronger and having more experience, but that doesn’t mean Supergirl can’t stand toe-to-toe with her cousin.

When Kara arrived on Earth in the New 52, she was greeted with a full-grown man claiming to be her cousin Kal-El. Since from her point of view Kal-El should still have been an infant, Kara believed him to be lying and attacked. Though they eventually cleared up the confusion, Supergirl did give Superman a good beating.


1
WONDER WOMAN

Diana Prince, aka Wonder Woman, is one of the most well-known heroes in comics. She’s the princess of Themyscira, she’s one of DC’s Big Three, and she’s a highly skilled warrior. People usually view Superman as being the stronger of the two, but let’s not forget that Wonder Woman has defeated Superman several times.

In Wonder Woman #219, Superman is tricked into thinking Wonder Woman was Doomsday and had killed Lois Lane. Superman doesn’t hold back and attacks her relentlessly. She held back at first but seeing no other option, fights Superman with all her strength and beats him by slicing his throat open with her tiara (he lived).


Sumber :
http://megomuseum.com/community/showthread.php?35759-Kryptonite-Arrow-Head
https://www.cbr.com/10-heroes-everyone-forgets-defeated-superman/?fbclid=IwAR2YlEXYNcsXPs8dX1YjApnlKVRIL_hEPzyxd1zvTr3DRT5UoVfGvdXNfzE

Thursday, November 9, 2017

The Flash

Setelah terkena cairan kimia dan tersambar petir, seorang peneliti forensik bernama Barry Allen mendapatkan kekuatan super berupa kecepatan. Berbekal kekuatan ini, Ia menjadi superhero Flash yang melindungi kota tempat tinggalnya, Central City.

Flash adalah pendiri Justice League sekaligus manusia tercepat di dunia.

Sang speedster atau sang perusak timeline. Dengan speedforce The Flash mampu melakukan hal – hal yang di luar pikiran manusia biasa. The Flash mampu melakukan perjalanan waktu, walaupun hal ini sangat berisiko besar.

The Flash mampu melemparkan petir ke arah musuhnya, dapat menciptakan tornado, menciptakan Time Remnant, dapat menyembuhkan diri sendiri, dapat menciptakan speedforce aurora yang mampu menjadi pelindung tubuhnya dan juga orang yang berada di sekitarnya dan masih banyak lagi hal yang bisa The Flash lakukan.

Kekuatan / Kemampuan Flash : Kecepatan Super, Cepat Sembuh Dari Luka, Cerdas, Bisa Tidak Terlihat, Pemimpin Yang Baik, Mampu Menembus Benda Padat, Time Travel, Ahli Bela Diri Tanpa Senjata, Mampu Hasilkan Angin Kencang, Stamina, Berumur Panjang, dan Lincah.


Sumber :
http://movimare.blogspot.co.id/2016/04/daftar-lengkap-anggota-justice-league.html
https://www.duniaku.net/2017/09/05/anggota-justice-league-terkuat/

Related Posts