Pages

Showing posts with label Superman. Show all posts
Showing posts with label Superman. Show all posts

Monday, July 14, 2025

Ozu, Anjing Milik James Pemeran Krypto

Mengenal Krypto, Hewan Berkekuatan Super di Film Superman

12 Jul 2025 21:14 WIB

Film Superman terbaru garapan James Gunn tak hanya menampilkan sosok pahlawan super yang ikonik. Melainkan juga seekor anjing putih bernama Krypto yang justru mencuri perhatian lewat tingkah lucunya.

‎Sebagai hewan 'Krypton', Krypto memiliki kekuatan untuk terbang, kekuatan super, pendengaran tajam, dan penglihatan sinar-X. Ia juga bisa bernapas es dan menjadi pelindung yang setia bagi Superman.

‎Dilansir dari Time, Krypto bukan hanya sekadar peliharaan Superman, tetapi bagian dari mitologi DC Comics sejak 1955. Ditulis oleh Otto Binder, juga seniman Curt Swan dan Sy Barry, membuat debut komiknya di 'Adventure Comics #210'.

‎Dalam versi komik, ia pertama kali dikirim ke luar angkasa oleh Jor-El sebagai uji coba roket kecil. Roketnya tersesat dan akhirnya Krypto mendarat di Bumi beberapa waktu sebelum Kal-El.

‎James Gunn mengungkap bahwa Krypto terinspirasi dari anjing peliharaannya bernama Ozu. Ozu bahkan menjadi model pindai 3D untuk menciptakan gerak dan tampilan Krypto melalui efek visual.

‎Namun di film Superman 2025, kisah Krypto tidak mempunyai latar belakang mengenai asal usulnya. Makhluk ini hanya diceritakan sebagai hewan peliharaan setia yang menemani Superman.

‎Menariknya, film ini mengungkap bahwa Krypto ternyata bukan milik Superman, melainkan Supergirl. Karakter tersebut sempat muncul di akhir film untuk menjemput kembali hewan peliharaannya.

‎Dengan memasukkan Krypto, James Gunn menyegarkan semesta DC yang selama ini dikenal serius dan gelap. Sosok anjing ini menunjukkan bahwa penceritaan superhero bisa tetap ringan tanpa kehilangan makna. (Yusuf Bagus)


Sumber:

https://rri.co.id/hiburan/1701124/about.html#google_vignette

https://www.forbes.com/sites/jenreeder/2025/07/25/rescue-dog-who-inspired-krypto-in-superman-is-hero-to-shelter-pets/

Sunday, March 3, 2024

Ternyata Ini Alasan Judul Superman: Legacy Diubah James Gunn

Minggu, 03 Mar 2024 12:01 WIB

Sutradara James Gunn bikin banyak orang kaget. Dia baru saja ngubah judul film Superman: Legacy jadi Superman.

Gunn bilang kalau dia dan timnya sepakat Superman adalah judul yang paling pas buat filmnya. Lagian, memang sudah lama gak ada film Superman yang judulnya cuma Superman doang.

Terakhir kali itu 1979, loh!

Gunn ngumumin perubahan judul ini pas di hari ulang tahun Superman, 29 Februari. Dia juga bilang kalau naskah final filmnya memang sudah nentuin kalau judulnya Superman.

"Saat saya menyelesaikan naskah final, sudah jelas judulnya adalah Superman."

Film ini bakal dibintangi oleh David Corenswet sebagai Superman, Rachel Brosnahan sebagai Lois Lane, dan Nicholas Hoult sebagai Lex Luthor.

Syuting filmnya sudah dimulai di Atlanta, dan rencananya juga bakal syuting di Cleveland dan Cincinnati.

Detail plot filmnya masih dirahasiakan, tapi Gunn bilang kalau film ini bakal ngikutin kisah Superman saat dia baru memulai kariernya sebagai pahlawan di Bumi.

Wah, jadi makin penasaran nih sama filmnya! Sabar nunggu sampai 2025, deh.


Sumber :

https://www.detik.com/pop/movie/d-7222435/ternyata-ini-alasan-judul-superman-legacy-diubah-james-gunn.

Thursday, June 29, 2023

8 Aktor Pemeran Superman

Deretan Aktor Pemeran Superman, Nomor 8 Paling Ikonik

Selasa, 20 Des 2022 15:27 WIB


Jakarta - Kemunculan Superman di Black Adam memunculkan harapan buat masa depan sang superhero di DCEU. Terlebih Henry Cavill kembali memerankan karakter tersebut. Setelah sempat dikabarkan akan balik lagi sebagai Superman, Henry Cavill kini memilih mengundurkan diri.

Lantas siapa yang akan memerankan Superman selanjutnya? Kita masih belum tahu. Namun sepanjang sejarah adaptasi komik DC ini ke layar lebar dan layar kaca, sudah ada deretan aktor yang memerankan Superman dari masa ke masa:


1. Kirk Alyn - Serial Superman (1948)

Kirk Alyn merupakan aktor asal Amerika Serikat yang lahir pada 8 Oktober 1910 dan meninggal pada 14 Maret 1999. Namanya dikenal saat ia memerankan karakter Superman dalam serial Superman pada tahun 1948. Ia merupakan aktor pertama yang memerankan karakter Superman. Serial tersebut adalah serial yang diproduksi oleh Columbia Pictures yang terdiri dari 15 bagian berdasarkan karakter di komik Superman. Kirk Alyn dipilih untuk memerankan karakter Superman karena keterampilan menarinya, dapat melancarkan aksinya, dan kemiripannya dengan Clark Kent yang santun.


2. Dean Cain - Lois & Clark: The New Adventures of Superman

Lois & Clark: The New Adventures Of Superman merupakan serial TV pahlawan super Amerika yang tayang 12 September 1993 hingga 14 Juni 1997. Serial ini menampilkan Dean Cain sebagai Clark Kent atau Superman. Dean Cain adalah aktor asal Amerika Serikat yang lahir pada 15 Juli 1966. Pria 56 itu memluai debutnya di dunia hiburan sejak 1976 hingga sekarang. Melalui serial Lois & Clark: The New Adventures Of Superman inilah namanya mulai dikenal. Serial ini menampilkan Dean Cain sebagai Clark Kent yang berpengetahuan luas dan percaya diri, kemudian Superman adalah penyamaran.


3. Brandon Routh - Superman Returns

Superman Returns adalah film garapan Bryan Singer yang melanjutkan serial film Superman asli dan sebagai sekuel dari Superman II, namun mengabaikan semua pertiswa yang terjadi setelah Superman II. Film tersebut dibintangi ole Brandon Routh sebagai Superman. Ia adalah aktor 43 tahun yang telah berkarier di dunia film sejak tahun 1999. Superman Returns berlatar lima tahun setelah peristiwa Superman II. Film ini rilis tahun 2006 dan merupakan akhir dari rangkaian film Christopher Reeve.


4. Tom Welling - Smallville

Tom Welling adalah aktor dan sutradara asal Amerika Serikat yang lahir pada 26 April 1977. Memulai kariernya sejak tahun 2001, namanya mulai dikenal ketika berperan sebagai Charlie Baker di film Cheaper by the Dozen dan Cheaper by the Dozen 2. Pencantuman Tom Welling dalam daftar seperti ini memang cukup rumit, karena ia tidak pernah mengenakan penampilan seperti Superman sebelumnya. Namun, Clark Kentnya memberikan kualitas yang layak pada moral dan nilai-nilai Superman. Smallville mengisi latar belakang sang pahlawan, dan Tom Welling berhasil memerankannya.


5. George Reeves - Adventures of Superman

George Reeves adalah seorang aktor Amerika yang lahir 5 Januari 1914. Namanya dikenal sejak memerankan Superman dalam serial Adventures Superman. George Reeves merupakan Superman bagi generasi tertentu. Ia memerankan karakter tersebut jauh lebih baik dari pada Kirk Alyn sebelumnya. Reeves memberikan karakter Superman sedikit keunggulan dengan kesan lembut yang tidak ingin disalahkan. Clark Kent-nya juga bukan penurut, tetapi mempunyai karakter yang percaya diri dan pintar.


6. Henry Cavill - Man Of Steel

Man Of Steel adalah film tahun 2013 yang disutradarai oleh Zack Synder. Film ini menampilkan Henry Cavill sebagai Superman. Henry Cavill adalah aktor asal Inggris yang lahir pada 5 Mei 1983. Kini usianya menginjak 39 tahun. Baru-baru ini ia muncul sebagai kameo di film Black Adam dengan memerankan Superman. Superman dalam Man Of Steel lebih suram dan lebih gelap, buka seperti Superman Christopher Reeve yang ceria dan optimis. Clark Kent juga bukan sosok yang bodoh di masa lalu, ia adalah jurnalis yang serius dengan sedikit kesalahan. Penampilan Cavill dalam film ini memberikan kesan dan dampak yang sangat baik.


7. Tyler Hoechlin - Superman & Lois

Tyler Hoechlin berhasil menyeimbangkan dua dunia karakter dengan jauh lebih baik dari kebanyakan. Penggambaran karakternya adalah gabungan dari karakter yang dimainkan oleh Reeve dan Cavill, pahlawan optimis yang memberikan tindakan dan bisa tersenyum. Hoechlin telah menjadikan karakter Superman sebagai miliknya dan ia akan terus membuktikan posisinya sebaik mungkin dalam hal tersebut. Tyler Hoechlin sendiri adalah aktor Amerika yang mendapatkan pengakuan karena membintangi film Road to Perditian sebagai Michael Sullivan Jr. Ia lahir di California, Amerika pada 11 September 1987.

8. Christopher Reeve - Superman

Sampai saat ini, Christopher Reeve dianggap aktor yang sangat cocok memerankan Superman. Perannya benar-benar sampai ke hati publik. Pemeran Superman lain selalu dibandingkan dengan Reeve. Karakter Supermannya menampilkan kekuatan dan kepercayaan diri, sementara Kentnya menampilkan dirinya yang lain sebagai sosok sempurna untuk bersembunyi di depan mata. Christopher Reeve sendiri bukan hanya seorang aktor. Pria kelahiran 25 September 1952 juga seorang sutradara, produser film, dan penulis skenario.


Sumber :

https://hot.detik.com/movie/d-6471287/deretan-aktor-pemeran-superman-nomor-8-paling-ikonik.

Monday, June 12, 2023

Trailer Superman Baru Rilis

Trailer Superman Baru Rilis, Ungkap Jadwal Tayang!

Sebagai salah satu karakter DC paling ikonis, kisah Superman tampaknya masih jauh dari kata selesai walaupun Henry Cavill telah pensiun dari DCEU. Selain film Superman: Legacy yang akan menjadi bagian dari reboot DC Universe mendatang, Warner Bros sebenarnya masih punya tayangan andalan lainnya terkait sosok Man of Steel. Berjudul My Adventures with Superman, WB baru saja merilis trailer untuk serial animasi teranyar Superman ini sekaligus mengungkap tanggal rilis perdananya di saluran streaming HBO Max.

Serial My Adventures with Superman yang diproduksi dengan sentuhan animasi bergaya anime ini akan menghadirkan kisah Clark Kent alias Superman saat dirinya disibukkan dengan berbagai misi di Metropolis. Sebagai seorang warga Bumi yang tidak ingin terlalu mencolok, dia harus menjalani kesehariannya sebagai seorang jurnalis amatir di Daily Planet. Pada titik inilah dia bertemu dengan love interestnya Lois Lane dan sahabatnya Jimmy Olsen. Di sisi lain sebagai Superman, tentunya dia juga harus menyeimbangkan kehidupan lainnya sebagai simbol harapan para manusia Bumi.

Trailer Superman Baru

Melalui trailer My Adventures with Superman, WB juga mengumumkan bahwa serial Superman baru ini akan menayangkan dua episode perdananya di saluran streaming lokal Adult Swim pada tanggal 6 Juli dan juga HBO Max sehari setelahnya pada tanggal 7 Juli. Dengan tanggal rilis ini artinys genap satu bulan lagi kita akan bisa melihat tayangan baru Superman yang dihadirkan dengan cara unik melalui penggambaran yang mirip anime Jepang, tidak seperti tayangan DC lainnya yang terasa lebih kelam dan dewasa.

Selain menampilkan aksi baru Superman yang tengah menyelamatkan warga Metropolis, trailer baru ini juga telah mengungkap penampilan Lois dan Jimmy yang lebih jelas. Yang lebih menariknya lagi ada juga sebuah cuplikan lain yang memperlihatkan penampilan para villain baru. Di mana mereka mengenakan armor dan senjata canggih untuk melancarkan aksi kriminalnya di kota besar yang tengah dijaga Superman.

Sayangnya di trailer serial animasi baru DC ini kita masih belum melihat batang hidung Lex Luthor yang merupakan musuh bebuyutan Superman. Walaupun begitu mengingat kisahnya yang berfokus di Metropolis, mungkin saja ke depannya Lex akan muncul sebagai pengusaha yang mendanai para villain kelas teri agar membuat kekacauan di Metropolis. Kita nantikan saja ya, Geeks. Catat tanggalnya dan jangan sampai ketinggalan penayangan dua episode perdana My Adventures with Superman pada bulan Juli nanti.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2023/06/06/trailer-superman-baru-rilis-ungkap-jadwal-tayang/

Tuesday, April 18, 2023

Superman: Legacy

“Superman: Legacy” Mulai Masuk Tahap Pra Produksi

Rabu, 19 April 2023

James Gunn pada Selasa (18/4/2023) waktu setempat mengumumkan melalui Twitter pribadi miliknya bahwa film “Superman: Legacy” telah memasuki tahap pra-produksi.

“Superman: Legacy” yang dijadwalkan rilis pada 11 Juli 2025 merupakan proyek DC Universe terbaru diawasi oleh Gunn sebagai co-chairman DC Studios bersama Peter Safran sebagai co-CEO DC Studios.

“Saya merasa terhormat menjadi bagian dari warisan ini,” tulis Gunn di Twitternya sambil menyertakan foto sampul naskah “Superman: Legacy”.

“Dan hari apa yang lebih baik dibanding Hari Jadi Superman untuk masuk sepenuhnya ke tahap pra-produksi awal di ‘Superman: Legacy’? Kostum, desain produksi, dan banyak lagi sekarang sedang dikerjakan,” imbuh dia.

Dilansir Antara yang mengutip Variety, Selasa (18/4/2023), “Superman: Legacy” dikonfirmasi pada Januari lalu ketika Gunn dan Safran mengungkapkan judul film dan televisi pertama untuk DC Universe baru mereka.

Selain “Superman: Legacy”, ada film-film lain seperti “Supergirl: World of Tomorrow” dan “The Brave and the Bold” (film tentang Batman dan Robin) yang juga sedang dikembangkan.

Menurut Warner Bros, “Superman: Legacy” akan menyoroti kisah perjalanan Superman yang berhubungan dengan latar belakang orang tuanya di Krypton dan orang tua manusianya di Bumi.

Di samping itu, pada “Superman: Legacy”, Gunn mengatakan tidak lagi menggandeng Henry Cavill sebagai pemeran utama. Meski begitu, dirinya masih belum mengumumkan pemeran untuk mengisi karakter di film “Superman: Legacy”.

Pada akhir Maret lalu, Gunn mengungkapkan bahwa belum ada aktor yang sedang dalam pembicaraan untuk memerankan karakter Superman yang baru.

Gunn yang juga sebagai penulis dan sutradara di film “Superman: Legacy” itu juga menolak rumor casting Logan Lerman yang beredar. 


Sumber :

https://www.suarasurabaya.net/senggang/2023/superman-legacy-mulai-masuk-tahap-pra-produksi/

Sunday, March 19, 2023

James Gunn Garap Superman: Legacy

James Gunn 'Turun Gunung' Garap Superman: Legacy

Kamis, 16 Mar 2023 08:15 WIB

James Gunn sebelumnya menyatakan proyek Superman: Legacy sudah masuk rencana kerja DC Universe jauh sebelum Henry Cavill comeback sebagai Superman dalam Black Adam. Dalam cuitan kepada penggemar, ia juga mengklaim Superman: Legacy sudah ada sebelum ia dan Peter Safran ditunjuk Warner Bros. memimpin DC Studios pada Oktober 2022.

"Iya itu sudah ada sejak lama. Saya dipekerjakan untuk menuliskan Superman Legacy lebih dari enam bulan lalu," tulis Gunn menanggapi pertanyaan penggemar, Senin (20/2).

"Superman Legacy selalu menjadi proyek yang terpisah (dari Man of Steel)," tulis Gunn meluruskan pertanyaan akun fan DC yang menanyakan soal polemik Superman dalam semesta DC.

James Gunn sebelumnya menyatakan proyek Superman: Legacy sudah masuk rencana kerja DC Universe jauh sebelum Henry Cavill comeback sebagai Superman dalam Black Adam. 

Polemik soal Superman dan Henry Cavill dalam DCU terjadi sejak beberapa bulan lalu. Pada 24 Oktober 2022, Henry Cavill mengumumkan akan kembali sebagai Superman. Ia juga sempat menjadi kameo dalam film Black Adam.

Namun dua bulan kemudian, Desember 2022, Henry Cavill mengumumkan dirinya batal jadi Superman seperti yang diumumkan sebelumnya. Hal itu terjadi setelah berunding dengan James Gunn dan Peter Safran selaku CEO DC Movies.

Hingga awal Februari lalu, Gunn dan Safran mengumumkan Superman: Legacy akan jadi bagian pertama era terbaru DCU. Menurut Gunn dan Safran, Superman: Legacy tidak mengusung kisah asal-usul sang Man of Steel (Henry Cavill).


Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20230316074907-220-925702/james-gunn-turun-gunung-garap-superman-legacy/2.

Wednesday, March 15, 2023

Sejarah Kolor Superman di Luar

Kenapa Superman Kolornya di Luar? Begini Sejarahnya

Jadi ciri khas tapi unik juga, kenapa kolornya di luar?

Selain jubah merah, kostum biru, logo "S" di dada, atau rambut poni yang keriting satu, ada lagi ciri khas dari Superman. Tentu yang ikonik dan sangat diingat adalah kolor berwarna merahnya yang justru dikenakan di luar celananya.

Memang, gak semua kostum Superman punya kolor di luar. Tapi beberapa penampilan ikonik Superman ya mengenakan kolor merah ini, baik saat dia debut di komik, maupun ketika dia diperankan di film live-action oleh aktor seperti Christopher Reeve dan Brandon Routh. 

Kenapa sih kolor Superman ia kenakan di luar celanannya?


1. Referensinya dari kostum pria kuat yang terkenal di sirkus

Superman lahir di tahun 1938, di mana tahun 30an itu sirkus masih menjadi hiburan yang sangat populer. Pada saat itu, pria kuat di sirkus menggunakan kolor di luar, bisa antara hanya mengenakan kolor (tambahan di bagian luar) atau menggunakan celana panjang ketat lalu di luarnya pakai kolor lagi.

Nah karena Superman lahir di era yang sama, desainnya pun mengikuti pria-pria kuat di sirkus.


2. Menunjukan maskulinitas dan kekuatan pada eranya

Sekali lagi, pada tahun 30an sirkus sangat populer dan pria kuat di sirkus menggunakan kolor di luar. Hal ini menjadi simbol maskulinitas dan kekuatan yang tentunya juga ingin ditunjukan dari sosok Superman yang kekuatan utamanya adalah fisiknya yang super.

Jadi di tahun 30an, kostum Superman dengan kolor di luar memang sesuai dengan eranya, meskipun di era sekarang jadi agak unik, ya.


3. Di versi modern, Superman sudah jarang digambarkan dengan kolor merah khasnya

Di versi modern beberapa komik dan animasi, Superman sudah tidak digambarkan dengan kolor di luar lagi. Namun dibuatkan seperti sabuk berwarna merah di pinggangnya untuk melambangkan ciri khas kolornya terdahulu.

Di versi layar lebar juga Superman versi Henry Cavill sudah tak menggunakan kolor di luar lagi.


Sumber :

https://duniaku.idntimes.com/film/dc/dimas-ramadhan-2/kenapa-superman-kolornya-di-luar

Friday, March 3, 2023

Arti Logo S

Kenapa Superman Bajunya Huruf S? Ini Penjelasannya

Ada makna juga dari simbol huruf S di dada Superman, lho

23 February 2023

Ada satu ciri khas dari Superman di kostumnya, yang mana semua versi punya simbol huruf "S". Tentu saja simbol huruf "S" ini punya arti tersendiri, apa itu?


1. Di awal kemunculannya, "S" di dada Superman memang sesimpel huruf pertama dari namanya

Superman pertama kali muncul pada tahun 1934, di Action Comics dan diciptakan oleh Jerry Siegel dan Joe Shuster. Menurut mereka, harus ada sesuatu di dada Superman dan sesimpel menggunakan simbol huruf "S" yang merupakan huruf pertama di nama "Superman".

Namun Jerry Siegel dan Joe Shuster sering bercanda kalau "S" juga huruf depan nama mereka, Shuster dan Siegel.


2. Di Superman: The Movie (1978), simbol S ini adalah simbol keluarga El

Sebelumnya simbol S di dada Superman selalu diidentikan dengan huruf depan namanya atau kata lainnya yang berkaitan. Namun di film Superman: The Movie yang rilis pada 1978, simbol ini menjadi lambang dari keluarga El, keluarga asli Kal El (Clark Kent) di Krypton.

Barulah ketika Clark membawa simbol ini di Bumi dan seperti huruf "S", nama Superman pun akhirnya muncul.


3. Di versi modern, simbol S ini adalah simbol dari Krypton dan kalau diterjemahkan ke bahasa manusia Bumi berarti "Harapan"

Di versi modern, kedua orang tua Kal El di Bumi melihat kalau pesawat dan Kal El datang dengan atribut berbentuk S, di sini ibunya membuat simbol Superman (ibunya yang membuat kostum Superman).

Nah di versi modern juga dikatakan kalau "S" di dada Superman sebenarnya bukan huruf, melainkan simbol "harapan" jika ditranslasikan ke bahasa manusia Bumi.

Ini maknanya adalah Superman yang memberikan harapan saat menolong orang-orang yang membutuhkan.


Sumber :

https://duniaku.idntimes.com/film/dc/dimas-ramadhan-2/kenapa-superman-bajunya-huruf-s

Kenapa Batman Bisa Kalahkan Superman?

Kenapa Batman Bisa Kalahkan Superman di Beberapa Cerita? Ini Alasannya

Ini alasan Batman bisa kalahkan Superman di beberapa cerita!

01 March 2023

Dalam jagat DC Comics, duo yang paling terkenal jelas adalah Superman dan Batman, di mana mereka lebih sering menjadi teman, namun bukan berarti tak pernah bertarung.

Di pertarungan mereka, seringnya Batman yang keluar dan unggul dibandingkan dengan Superman. Meskipun manusia biasa, tapi kenapa Batman lebih sering unggul dari Superman di beberapa cerita?


1. Batman mengantisipasi dan merencanakan semuanya

DC Comics Batman memang manusia biasa, dia bukan manusia super, namun tetap ada hal yang membuat Batman jadi "berbahaya". Dia mempersiapkan metode mengalahkan para pahlawan lainnya di Justice League, termasuk metode dan rencana untuk mengalahkan Superman jika diharuskan.


2. Superman lebih sering menahan diri karena dia masih punya moral yang harus dijaga

Superman pada dasarnya adalah orang yang baik dan seringnya menahan diri untuk melukai orang lain. Awalnya karena Superman sering menahan diri, maka Batman bisa menyerangnya dengan segala metode dan perencanaan yang ia buat.

Seandainya Superman memang tak punya moral dan siap menghajar siapapun, rasanya Superman bisa dengan cepat menyerang Batman sejak awal.


3. Kryptonite jelas salah satu unsur penting di rencana Batman mengalahkan Superman

Semua rencana dan metode Batman untuk mengalahkan Superman maka sulit, bahkan bisa gagal tanpa Kryptonite. Kryptonite adalah batu kristal yang membuat bangsa Krypton jadi lemah dan bisa dibunuh, termasuk Superman.

Karena Kryptonite, Batman jadi bisa membuat Superman lemah dan bisa menghajarnya.


4. Batman juga punya berbagai macam teknologi yang bisa membantunya melawan Superman

Menjadi kaya adalah salah satu kekuatan Batman, dengan uangnya dia bisa membuat berbagai teknologi yang membantunya. Sebagai contoh adalah di versi komik The Dark Knight Returns juga di versi animasinya, serta di versi film Batman V Superman juga Batman menggunakan armor untuk menghajar Superman.

Teknologi Batman dikombinasikan dengan rencana, metode, dan Kryptonite jelas menjadi alasan kenapa Batman bisa mengalahkan Superman.


Sumber :

https://duniaku.idntimes.com/film/dc/dimas-ramadhan-2/kenapa-batman-bisa-kalahkan-superman-di-beberapa-cerita-ini-alasannya

Tuesday, February 14, 2023

Superman Mati di The Flash?

Superman Cavill Dikonfirmasi Mati di Trailer The Flash?

Sosok karakter Superman yang diperankan oleh Henry Cavill kemungkinan diperlihatkan mati dalam film terbaru The Flash yang akan datang. Terdapat beberapa petunjuk yang kemudian muncul dalam trailer resmi terbaru dari filmnya yang baru saja dirilis. Superman menjadi salah satu karakter penting dalam terbangunnya jagat sinematik DC, selain The Flash, Batman, Wonder Woman, dan juga Aquaman.

The Flash menjadi proyek film terbaru yang akan dihadirkan oleh Warner Bros. dan DC Studios. Film ini diketahui akan jadi film terakhir yang jadi bagian dari DC Extended Universe. Seperti yang diketahui, pihak studio berencana membangun jagat sinematik baru bersama James Gunn. Dan dalam film “perpisahan” ini diperlihatkan bagaimana Superman yang diperankan oleh Henry Cavill harus tewas.

Superman Sudah Mati

Dalam trailer terbaru film The Flash yang dirilis pada beberapa waktu yang lalu, diperlihatkan bagaimana Superman muncul beserta berbagai karakter lain seperti Batman. Geeks mungkin penasaran bagaimana kemudian Superman mati dalam film tersebut? Terdapat beberapa petunjuk yang memberikan penjelasan bagaimana Superman mati di film The Flash nanti.

Petunjuk pertama adalah Barry merusak timeline yang ada. Dalam trailernya diperlihatkan jika Barry berusaha untuk kembali ke masa lalu. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan ibunya yang tewas. Barry sempat berdiskusi dengan Bruce Wayne – yang diperankan oleh Ben Affleck – tentang kembali ke masa lalu. Menurut Bruce, Barry bukan hanya bisa mengubah sesuatu tetapi juga menghancurkan semuanya.

Dan dalam trailernya, Barry kemudian mengatakan sendiri jika dia memang sudah menghancurkan timeline yang ada dengan kembali ke masa lalu. Dalam timeline ini, ada perubahan besar yang diperlihatkan. Misalnya, kita melihat bagaimana General Zod masih hidup dan kembali jadi ancaman. Petunjuk kedua dari Superman mati di film The Flash adalah kostum yang rusak.

Dalam salah satu momen atau adegan di trailernya, terdapat shot atau gambar yang memperlihatkan kostum Superman yang sudah hancur. Shot ini rasanya sudah bisa memberikan petunjuk jelas jika Superman sudah mati. Belum lagi, Barry juga mengatakan bahwa di timeline atau dunia yang muncul akibat ulahnya pergi ke masa lalu tidak ada metahumans atau manusia super.

Siapa yang kemudian membunuh Superman? Terdapat dua kemungkinan. Yang pertama adalah General Zod. Dalam film Man of Steel diperlihatkan jika Superman harus bertarung menghadapi Zod dan pasukan pengintai Krypton miliknya saat berada di bumi. Meskipun sempat mengalami kesulitan, namun pada akhirnya, Clark Kent berhasil untuk menghabisi nyawa sang villain.

Kemungkinan kedua adalah Black Flash. Black Flash diketahui akan jadi salah satu villain dalam film The Flash. Hal ini muncul berdasarkan bocoran yang sempat beredar di jagat media sosial. Meskipun belum diketahui apa perannya atau apa yang akan dia lakukan, seperti di cerita Flashpoint, di mana Reverse Flash menjadi salah satu villain yang ikut mengacaukan semuanya, hal ini pun mungkin akan dilakukan oleh Black Flash. Dia yang mungkin akan membuat Superman akhirnya tewas, dan bukan General Zod.


Kematian Superman Awal Segalanya

Kematian dari Superman versi Henry Cavill sebenarnya masuk akal. Ini jadi cara bagi pihak Warner Bros. untuk “mengakhiri” semua hal yang berkaitan dengan Henry Cavill dan Superman. Seperti yang disebutkan di atas, pihak rumah produksi dan Cavill sempat beberapa kali mengalami perselisihan yang membuat akhirnya Cavill tidak lagi muncul untuk waktu yang cukup lama.

Cavill akhirnya kembali muncul di jagat sinematik DC di film Black Adam kemarin setelah Dwayne Johnson mempertaruhan semuanya demi hal tersebut. Tetapi, di penghujung 2022 kemarin muncul kabar jika James Gunn memutuskan untuk membuat sebuah jagat sinematik yang baru. Dan sebagai konsekuensiensinya, para aktor yang sempat memerankan karakter di DCEU, termasuk Henry Cavill, akhirnya tidak lagi akan memerankan karakter mereka.

The Flash sendiri rencananya akan jadi film terakhir di jagat sinematik DC, sebelum mereka memulai berbagai proyek baru. Dan kematian dari sosok Superman, yang sudah dianggap sebagai karakter yang ikonik, bisa jadi cara yang menarik dan epik untuk “berpisah” dengan jagat sinematik lama dan juga menjadi momen awal untuk memulai semuanya dengan hal yang baru.


Perbedaan Cerita Superman

Yang menarik adalah sebenarnya kematian Superman dalam film The Flash ini berbeda dari versi komiknya. Dalam cerita Flashpoint di versi komik, Superman diperlihatkan hidup dan berada di bumi. Hanya saja, saat itu, kondisi Superman dalam keadaan yang lemah. Dia hampir tidak bisa berbuat banyak akibat kehilangan kekuatannya. Yang parahnya lagi adalah Superman diperlihatkan menjadi tahanan bagi pihak pemerintah.

Di akhir ceritanya, Superman berhasil kembali mendapatkan kekuatannya dan kabur dari pengawasan pihak pemerintah. Superman kemudian memutuskan untuk membantu Barry Allen memperbaiki semua hal yang sudah dia lakukan. Namun, peran tersebut akan sangat berbeda dengan apa yang dihadirkan di filmnya. Dalam trailernya, diperlihatkan jika peran dari Superman yang membantu Barry memperbaiki semuanya diganti oleh Kara Danvers alias Supergirl.

Sosok Superman sendiri nasibnya dirubah oleh sang sutradara, Andy Muschietti. Sang Man of Steel akhirnya diperlihatkan tewas di filmnya. Kita masih belum tahu apa yang akan terjadi atau apa dampak kedepannya dari film The Flash dan kematian Superman. Satu hal yang pasti adalah seperti yang James Gunn pernah ungkapkan mengenai filmnya, The Flash akan mereset ulang semuanya.

Karena itulah, sebuah spekulasi yang mungkin terjadi adalah apa pun yang akan muncul atau terjadi di film The Flash nantinya akan menjadi jembatan bagi sebuah DC Universe yang sangat berbeda. Dalam jagat sinematik baru tersebut kita akan melihat sebuah alur cerita Superman yang berbeda dan juga baru, yang dimulai di film Superman: Legacy.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2023/02/13/superman-cavill-dikonfirmasi-mati-di-trailer-the-flash/

Thursday, December 29, 2022

5 Lawan yang Ditakuti Superman

5 Karakter DC yang Ditakuti Superman!


Rasanya semua orang sudah mengetahui tentang Superman. Dialah sosok yang sudah berkali-kali menyelamatkan dunia dari berbagai ancaman. Kekuatan supernya dia dapatkan dari sinar matahari. Jadi selama Superman mendapatkan sinar matahari yang cukup, dia akan sangat sulit dikalahkan. Walau kekuatannya sudah tidak diragukan lagi, tetapi ada beberapa karakter DC yang Superman akui sangat dia takuti. Siapa saja karakter yang ditakuti Superman? Simak berikut ini Geeks!

 

Batman

Superman dan Batman adalah dua anggota Justice League yang paling setia. Mereka berdua sudah sejak lama bekerja sama dalam mengalahkan banyak villain. Tetapi dibalik itu semua, tahukah Geeks bahwa sebenarnya keduanya sering berselisih karena perbedaan cara pandang? Dalam novel grafis garapan Frank Miller berjudul The Dark Knight Returns, diceritakan bahwa Superman percaya pada kebaikan setiap orang, sementara Batman sangat paranoid terhadap semua orang sehingga dia berencana menjatuhkan semua temannya.

Dengan rasa paranoid Batman, kecerdikan, dan sumber daya yang tidak terbatas, Superman pun selalu bertanya-tanya apakah Batman nantinya akan melewati batas, dan mulai balik melawannya. Superman mengakui bahwa dia takut dengan Batman. Dan dalam novel itulah mimpi terburuk Superman terjadi, bahwa jika dia dan Batman berakhir di sisi yang berlawanan, Batman menang dan menjadi tak terkalahkan.


Martian Manhunter

Di antara semua sekutu Superman, hanya ada satu sosok yang Superman akui sangat dia takuti dalam pertempuran terbuka. Sosok tersebut adalah Martian Manhunter. Sama seperti Batman, Martian Manhunter adalah rekan Superman di Justice League. Keduanya juga sudah sering beraksi untuk mengalahkan banyak villain kuat. Tapi, Superman mengakui bahwa Martian Manhunter adalah makhluk paling kuat di muka bumi. Lantas mengapa Superman takut dengan Martian?

Martian Manhunter mampu bergerak secepat dan sekuat Superman. Bahkan terkadang dia lebih dari Superman. Selain itu, Martian juga memiliki kekuatan psikis yang sangat dahsyat, seperti pengendalian pikiran. Dia juga mampu mengubah bentuk menjadi apapun. Ditambah lagi, Martian adalah sosok yang memiliki kecerdasan luar biasa, sehingga Batman pun sering meminta nasihat kepada Martian. Semua itulah yang membuat Martian menjadi sosok sempurna, bahkan di atas Superman. Tetapi bersyukurlah karena Martian Manhunter berada di pihak yang sama seperti Superman.


Doomsday

Dalam Superman: Man of Steel #17 yang rilis tahun 1992, Superman benar-benar melawan sosok yang tingkat kekuatannya lebih dahsyat. Sosok tersebut adalah Doomsday, makhluk hasil rekayasa genetika dari Krypton prasejarah. Doomsday sudah beberapa kali membunuh Superman dalam pertempuran. Doomsday juga pernah membunuh jutaan makhluk, termasuk Green Lantern. Superman pada akhirnya memang dapat kembali hidup  setelah dibunuh Doomsday, tetapi Superman terus menerus ditakuti dengan bayang-bayang Doomsday.

Pernah di suatu kejadian, Superman sempat kehilangan akal sehat dan kepribadiannya berubah sangat drastis. Ketika itu, Superman khawatir dan ketakutan akan kedatangan kembali Doomsday yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Sama seperti Joker yang selalu menjadi bayang-bayang terbesar bagi Batman, sementara Doomsday juga menjadi mimpi buruk Superman.


Darkseid

Kasusnya sama seperti Doomsday, di mana Darkseid menjadi sosok terkuat yang pernah Superman hadapi. Buat Geeks yang belum tahu, Darkseid adalah New Gods yang diciptakan oleh Jack Kirby. Dialah penguasa planet Apokolips yang sangat ingin mengendalikan semua makhluk hidup menggunakan Anti-Life Equation. Darkseid memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih besar dari Superman.

Superman mengakui bahwa dia sangat takut jika Darkseid berhasil menggunakan Anti-Life Equation untuk mengasai dunia, karena ketika itu terjadi, maka Darkseid benar-benar tidak bisa terkalahkan. Dengan semua terror yang Darkseid lakukan, wajar jika Superman takut dengan kemunculan Darkseid. Superman sendiri tidak mampu menghentikan Darkseid seorang diri, dan dia membutuhkan Justice League.


Lex Luthor

Karakter terakhir yang benar-benar ditakuti oleh Superman adalah Lex Luthor. Di era Silver Age, Superman adalah sosok jenius yang mampu membuat berbagai penemuan baru dengan sangat cepat. Dan di era modern, Superman jauh lebih pintar daripada kebanyakan musuhnya, terkecuali Lex Luthor, yang berkat kepintarannya membuat Superman takut. Lex Luthor adalah villain yang nyaris sempurna. Kekuatan utama Luthor terletak dari pikirannya yang cemerlang. Dia menghalalkan berbagai cara untuk memperoleh kekayaan.

Dengan kekayaan itulah Luthor bisa membeli segalanya, termasuk untuk menguasai dunia. Kejeniusan Luthor dalam strategi dan teknologi mampu melampaui Superman. Ditambah lagi Lex Luthor berdarah dingin, yang berarti dia tidak peduli terdahap manusia lain. Walau Superman sangat mewaspadai Luthor, tetapi sebenarnya Luthor tidak memiliki kekuatan super, yang membuatnya sangat rentan.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2022/12/26/5-karakter-dc-yang-ditakuti-superman/

Thursday, December 15, 2022

Henry Cavill Diganti?

Belum lama ini sebuah kabar kurang mengenakan datang dari aktor Henry Cavill yang menyatakan bahwa dirinya tidak akan kembali sebagai Superman di DC Universe. Banyak yang merasa pernyataan Cavill tersebut ‘bagai petir di siang bolong’ yang membuat banyak pihak bersedih sekaligus bertanya-tanya tentang nasib karakter Superman. 

Untuk menjawab hal tersebut, tidak lama setelah pernyataan Cavill, CEO baru DC Studios James Gunn mengatakan bahwa dia akan segera mengumumkan proyek terbaru DCU, di mana salah satunya akan menghadirkan kisah Superman yang sepenuhnya baru.

Hal yang tengah terjadi sekarang sebenarnya merupakan lanjutan dari peristiwa besar dalam sejarah Warner Bros. dan DC Studios yang ingin merombak total DC Extended Universe. Mulai dari menunjuk James Gunn dan Peter Safran sebagai CEO baru DC Studios, membatalkan sejumlah proyek, sampai mengganti nama jagat sinemanya menjadi DCU. 

Penyataan terbaru Cavill sendiri merupakan imbas terbaru dari perombakan DCU, yang membuat kemunculan karakternya di credit scene Black Adam dibatalkan secara profesional oleh kedua belah pihak.

Sekarang, berdasarkan pengumuman terbaru James Gunn di akun Twitter pribadinya, terungkap bahwa berbagai proyek terbaru DCU akan segera diumumkan pada awal tahun depan. 

“Peter [Safran] dan saya telah memiliki daftar [proyek] DC yang siap digunakan dan tentunya sangat menarik bagi kami. Kami akan membagikan beberapa informasi menarik tentang proyek pertama kami pada awal tahun baru.” tulis Gunn.

Dalam twit lanjutannya, Gunn juga menuliskan bahwa proyeknya akan menghadirkan Superman muda di DCU. 

“Salah satunya adalah [film] Superman. Pada tahap awal, cerita kita akan berfokus pada bagian awal kehidupan Superman [muda], sehingga karakter tersebut tidak akan diperankan oleh Henry Cavill,” tambah Gunn.

Bersamaan dengan pengumuman ini, Variety juga melaporkan bahwa plot untuk film Superman reboot nanti akan menceritakan perjalanan Clark Kent muda sebagai reporter amatir di Kota Metropolis. Di mana nantinya dia akan bertemu dengan beberapa karakter penting dalam hidupnya, salah satunya adalah Lois Lane.

Meskipun proyek Superman reboot dan bocoran plotnya sudah terungkap, tetapi sayangnya untuk sekarang masih belum diketahui siapa aktor yang akan berperan sebagai Superman muda di DCU nanti. Menurut kalian siapa aktor muda yang paling cocok menggantikan Henry Cavill, Geeks? 

Kita lihat saja nanti seperti apa perkembangan kabarnya, karena cepat atau lambat rasa penasaran kita pasti akan dijawab oleh DC Studios.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2022/12/15/ini-pengganti-superman-henry-cavill-di-dcu/

Sunday, April 17, 2022

Kekuatan Superman Dihilangkan

Berbagai Kekuatan Superman yang Dihilangkan!

6 April 2022

Hampir semua penggemar sepakat bahwa Superman adalah superhero DC yang selalu menemukan cara dan juga alasan untuk menjadi lebih hebat dari siapa pun yang ada di DC Universe. Sebagai salah satu superhero pertama DC yang telah diperkenalkan sejak tahun 1938, karakter yang mempunyai nama asli Clark Kent ini adalah superhero yang mempunyai banyak sekali kekuatan super. 

Hal itu dikarenakan dia adalah seorang alien yang berasal dari planet Krypton dan menjadi manusia super di Bumi.

Adapun kemampuannya yang sangat terkenal di kalangan penggemar adalah kekuatan fisik super, terbang, heat vision, penglihatan tembus pandang, dan napas pembeku. Dengan kekuatan yang bisa dibilang “paket lengkap” tersebut Superman pada akhirnya terkenal sebagai salah satu karakter terkuat di DC Universe. 

Namun, yang jarang diketahui oleh orang lain adalah fakta bahwa ternyata ada kekuatan yang dihilangkan dari dirinya, karena jika tidak, Superman akan menjadi sosok yang terlalu kuat. Kekuatan apa saja yang pernah dimiliki Superman dan kemudian dihilangkan oleh DC? 


Manipulasi Kegelapan

Superman adalah superhero yang sangat mengandalkan kekuatan Matahari kuning di galaksi Bima Sakti. Hal tersebut bisa terjadi karena energi dari Matahari kuning yang diserap oleh Superman dapat menjadi sumber kekuatan yang dia pakai untuk terbang, mengangkat benda yang sangat berat, dan lain-lain. 

Bahkan dalam berbagai kisah sempat disinggung bahwa Superman akan melemah ketika malam tiba, karena dia tidak mendapatkan kekuatan dari gelapnya malam. Itulah yang dipercaya oleh banyak penggemar sampai saat ini.

Menariknya, ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar, karena dalam kisah Action Comics Vol. 2 #45 yang dirilis pada tahun 2015, Superman pernah mempunyai kekuatan kegelapan yang dia dapatkan dari supervillain bernama Wrath II. 

Pada saat itu dia terbukti bisa memanipulasi kegelapan dan menciptakan portal kegelapan yang menembus langsung ke dimensi lain. Kekuatan Superman yang mirip seperti penyihir ini pada akhirnya hilang setelah Wrath II berhasil dikalahkan dan pergi meninggalkan Kota Metropolis.


Radiasi Kryptonite

Sudah menjadi rahasi umum bahwa superhero sekuat Superman ternyata sangat lemah ketika bersentuhan dengan Kryptonite. Radiasi dari batu hijau ini dapat membuat Superman tiba-tiba menjadi sangat lemah bahkan bisa menyebabkan kematian jika terpapar terlalu lama atau mengenai organ vitalnya. 

Namun, di komik Superman Vol. 3 #43 yang juga dirilis pada tahun 2015, Superman diceritakan memanfaatkan radiasi Kryptonite untuk membuatnya bertambah kuat. Peristiwa tersebut dimulai setelah supervillain abadi bernama Vandal Savage merusakan susunan DNA Superman, di mana dia menjadi tidak bisa memproses energi dari Matahari. 

Untuk mengatasi hal tersebut, Superman kemudian menggunakan Kryptonite sebagai alat kemoterapi untuk menyembuhkannya. Selain kekuatannya kembali, Superman juga mendapatkan beberapa kekuatan baru, seperti mengeluarkan laser kryptonite dari matanya dan tinju kryptonite yang bisa meledak. 

Sayangnya kekuatan tambahan tersebut lama-lama menghilang, seiring dengan tubuh Superman yang kembali normal.


Super-Parallax

Di DC Universe, Parallax adalah entitas kosmik yang merupakan personifikasi dari rasa takut. Sebagai sumber kekuatan Yellow Lantern dari Sinestro Corps, Parallax juga sering merasuki tubuh orang lain, di mana hal tersebut paling sering dia lakukan kepada Hal Jordan alias Green lantern. 

Hampir semua yang berhadapan dengan Parallax pasti akan merasa ketakutan, tanpa terkecuali Superman. Mirisnya, ternyata Superman pernah diceritakan mendapatkan kekuatan Parallax dan membuatnya menjadi jauh lebih hebat dari sebelumnya.

Setelah bergabung dengan Parallax di komik Superman Vol. 4 #29 yang dirilis pada tahun 2017, Superman mendapatkan kekuatan baru untuk memanipulasi rasa takut, mirip sepeti Yellow Lantern. Berbagai kekuatan fisiknya juga bertambah sampai berkali-kali lipat. 

Kekuatan Parallax benar-benar hilang dari tubuh Superman, setelah Sinestro mencoba mengekstrak Parallax dari tubuh Superman. Sejak saat itu Superman menyadari bahwa kekuatan Parallax terlalu berbahaya, karena bisa mengubah seseorang menjadi sosok jahat yang haus akan rasa takut orang lain.

Itulah berbagai kekuatan super yang dihilangkan dari Superman. Terlepas dari tujuannya baik atau tidak, dengan DC menghilangkan berbagai kekuatannya ini, Superman menjadi sosok yang lebih masuk akal untuk diterima. 

Karena selain kuat seperti semula, dia juga tetap mempunyai kelemahan terhadap rasa takut, kryptonite, dan sihir. Bisa dibayangkan jika dia tidak mempunyai tiga kelemahan tersebut, mungkin dia sudah menjadi entitas kosmik yang sulit untuk dikalahkan oleh siapa pun. 


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2022/04/06/berbagai-kekuatan-superman-yang-dihilangkan/

Saturday, April 16, 2022

Superman Baru

Warner Bros Akan Hadirkan Superman Baru?

16 April 2022

 

Superman adalah karakter ikonik yang sangat tidak bisa dipisahkan dari semesta DC, termasuk DC Extended Universe yang saat ini mungkin tengah kebingungan untuk melanjutkan kisah dari sang Man of Steel di jagat sinematik live action tersebut. 

Hal itu bisa terjadi setelah Warner Bros., selaku studio yang menaungi DCEU, seperti tidak tertarik lagi untuk melanjutkan kisah dari karakter Superman yang sebelumnya dipegang oleh Henry Cavill. Tepatnya setelah studio memutuskan untuk move on dari visi Zack Snyder.

Superman versi DCEU sendiri pertama kali muncul di film Man of Steel (2013) karya Snyder, dan kemudian makin melebarkan sayapnya di berbagai film lain, termasuk Batman v Superman: Dawn of Justice (2016), Justice League (2017), dan yang terbaru Zack Snyder’s Justice League (2021), di mana dia dibangkitkan kembali dengan kostum serba hitam. 

Alih-alih melanjutkan petualangannya dengan film Man of Steel 2, WB justru mengambil langkah untuk mengantikan posisinya dengan Supergirl di film The Flash mendatang.

Dan sekarang, menyusul akuisisi WB oleh Discovery yang mengganti namanya menjadi Warner Bros. Discovery, tampaknya nasib Superman mulai menemukan titik cerah. CEO baru WBD, David Zaslav, belum lama ini mengungkapkan niatnya untuk merombak ulang konsep tayangan DC. 

Berdasarkan laporan dari Variety, Discovery tertarik untuk menghidupkan kembali karakter Superman karena mereka tidak tahan “karakter papan atas seperti Superman dibiarkan terlalu lama merana.”

Sampai saat ini masih belum diketahui langkah apa yang akan segera mereka ambil. Yang jelas Superman dipastikan akan segera kembali, baik dengan karakter baru oleh pemeran baru, atau karakter lama dari Cavill yang dihidupkan lagi dengan cara yang lebih fresh. 

Sebelum diakuisisi oleh Discovery, WB juga sempat berniat untuk menghadirkan karakter Superman kulit hitam, di mana J.J. Abrams. dan Michael B. Jordan sudah mengungkapkan ketertarikannya untuk mengeksekusi ide tersebut. Belum diketahui apakah rencana tersebut akan tetap berjalan, mengingat WBD telah berniat untuk merombak konsep DC.

Ketertarikan Warner Bros. Discovery untuk menghidupkan kembali karakter Superman sebenarnya sangat masuk akal. Karena superhero yang merupakan simbol harapan Bumi ini bisa dibilang merupakan karakter DC yang paling populer sepanjang sejarah, yang mustahil untuk tidak diikutsertakan, sementara karakter DC lain mempunyai film solonya sendiri. 

Kita nantikan saja seperti apa perkembangan kabar selanjutnya tentang nasib Superman ini ya, Geeks.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2022/04/16/warner-bros-akan-hadirkan-superman-baru/

Wednesday, February 9, 2022

Superman Doesn’t Need Fixing

Superman doesn’t need fixing because he’s more relevant than ever

DC’s hero still flies above critiques of being overpowered and boring

By Samantha Nelson  Oct 29, 2020, 2:09pm EDT

Superman first appeared in Action Comics #1 in 1938, beginning the Golden Age of superhero comics. The last child of a dying planet was sent to Earth, developed incredible powers and vowed to use them as a “champion of the oppressed.” In just a few pages, he saved an innocent woman from being executed, protected a victim of domestic violence, confronted a corrupt politician, and rescued Lois Lane from a gangster.

His adventures would become far grander over time, leading generations of writers across comics, radio, TV, film, and games to put their own spin on the Man of Steel and his many enemies and allies. Yet while the genre that Jerry Siegel and Joe Schuster pioneered has never been more popular, there’s been endless hand wringing about where their creation fits in.


These are the best Superman comics ever made

This isn’t a new dilemma. Superman’s luster arguably began to really fade in the late ‘80s thanks to the double whammy of Frank Miller portraying the character as a Reaganite patsy in The Dark Knight Returns and the disastrous final Christopher Reeve Superman film Superman IV: The Quest for Peace in 1987. When Tim Burton brought Batman to the big screen just two years later, it was almost guaranteed to illustrate the idea that Batman was cool and edgy and Superman was boring and lame.

DC Comics was so desperate to bring some life back to the character in the ‘90s that writers killed him off, made a bunch of different versions of him, brought the original back to life, and took away his normal powerset to give him energy powers instead. While Superman: The Animated Series was solid, it was nowhere near as stylish or influential as Batman: The Animated Series. Superman Returns fizzled while Batman Begins set a new standard for DC Comics films, for better and worse. Meanwhile, Disney’s success with the Marvel Cinematic Universe made Warner Bros. less willing to take risks that might further reduce the value of its big name heroes.

There are arguments to be made that Superman’s time has passed. More than 80 years after his debut, the world of superheroes is more diverse than ever and newer characters also deserve the spotlight. But Superman shouldn’t be written off. There are solutions to all the problems that fans and creators have, and addressing them shows that Superman and the ideals he stands for are just as relevant today as they were in 1938.


SUPERMAN ISN’T “TOO POWERFUL”

Superman has a lot of powers. He can fly, he’s super strong, he’s nearly invulnerable, he can shoot lasers out of his eyes, see through walls, sees and hears across great distances with surprising precision, and exhales so hard he can put out fires. There are times that he’s also been super smart, or so tough that he can fly around in space without any protection, or so fast he can travel through time.

Yet no matter what powers you accept as canon, the strength of any given superhero has always been flexible based on who is writing them and the context they’re in. Robert Downey Jr.’s Iron Man was arguably just as powerful as Superman, with his numerous sets of power armor equipped with all manner of weapons and protections, a super genius intellect, and infinite reserves of money. Tony Stark just used a different paradigm. Wonder Woman or Shazam have often been able to go toe to toe against Superman, and Captain Marvel or Thor would probably have about the same chances.

You can quibble with this assessment by pointing out restrictions on these other characters — like that Iron Man needs to be in his suit — but the MCU suffers from classic superhero power creep. Armoring up became progressively easier for Tony Stark to do over the years, to the point that it was even more trivial than Clark Kent needing to find a phone booth to swap clothes in. The best writers see Superman’s strength as an opportunity rather than a problem, using him like Thor to tell epic stories involving aliens and mythological figures that can provide a suitable challenge.

Superman also has numerous other restrictions on his power beyond the basic — and admittedly kind of lame — vulnerabilities of Kryptonite and lead shielding. Superman has no more resistance to magic or mental attacks than any other superhero, he’s fairly weak to anything energy related, and his powers disappear completely if he’s not in the vicinity of a yellow sun. These limits have been creatively exploited for plenty of stories that don’t boil down to two super strong, super tough characters wailing on each other until one of them eventually wins.

When Superman is weak, he often relies on his friends, allies, and normal people he’s inspired for strength. He’s typically the founder of the Justice League expressly because he knows that he can’t deal with all threats alone. And he also understands his ability to inspire others to be their best selves, which leads us to another huge restriction on Superman’s power: His moral compass.


SUPERMAN ISN’T “TOO GOOD”

Superman has dismissively been called the Big Blue Boy Scout because he’s such a do gooder. He’s folksy and kind, balancing dealing with natural disasters and supervillains with helping ordinary people with mundane problems. He cares for lost and forgotten alien animals in his Fortress of Solitude. He always wants to see the best in people. He famously fights for “truth, justice, and the American way.” (The “American way” bit, by the way, was a post-war addition to the intro of his radio show, not a transplant from the comics.)

That last part has particularly been subject to criticism, leading many people to imagine Superman’s wholesomeness is just as hollow as American exceptionalism. There have been a huge number of works portraying Superman as outright evil, while Zach Snyder’s version of the character was an aloof figure who was told by his mother than he doesn’t “owe this world a thing” and didn’t seem to feel remorse for leveling most of a city or snapping another Kryptonian’s neck.

These stories aim to make the character more realistic or subversive, but they fail to recognize that Superman’s morality is meant to be just as idealized as his physique. He’s an aspirational figure, representing the best of what America and humanity itself can be. He puts restrictions on how he exercises his power much like so many people have shown they are willing to limit their own freedoms in order to limit the spread of COVID-19, or to spend their time and money in ways that benefit others rather than just themselves.

The real world is filled with examples of powerful people acting selfishly and cruelly, using all of America’s flawed systems to their advantage. Superman is subversive precisely because he stands in opposition to the idea that absolute power corrupts absolutely. He believes that justice should apply to everyone equally, which is why one of his greatest enemies is Lex Luthor, whose powers are just being smart, wealthy, well-connected, and usually careful enough that it’s hard for Superman to pin any crimes on him. Finding the evidence is often the job of Superman’s alter ego, though he has his own set of problems.


CLARK KENT IS NOT A PROBLEM

Superman’s secret identity as the mild-mannered newspaper reporter Clark Kent was established in the first issue of the comic, following the influences of stories of Zorro and The Scarlet Pimpernel. The concept of a secret identity is an inherently old fashioned one, which is why the MCU has pretty much abandoned them and some versions of Superman have unmasked him. The Superman and Clark Kent divide is particularly silly given how little of a disguise is there.

Yet again the realism isn’t really the point. What Clark Kent represents is a concerted effort by a powerful alien to fully integrate himself into his adopted home. Some might argue that Superman is wrong to spend any time as Clark Kent because he’d be of greater use to humanity if he was saving lives, but by that argument doctors also shouldn’t be allowed any recreational time. Being Clark lets Superman understand and appreciate the people he’s trying to help.

Superman was written by the children of Jewish immigrants who fled rising anti-Semitism in Eastern Europe in the lead-up to World War II. LIke Superman, they had a homeland they could never truly know and couldn’t return to, but came to love and embrace their new country despite those who perceived them as outsiders. Living in Ohio, they placed Superman in nearby Kansas and instilled him with all the values they wanted to see in the world.

Having Clark be a newspaper reporter made a lot more sense in 1938, when it was one of the few jobs you could walk away from for a significant amount of time without being fired. It also puts him at the center of plenty of action, which is one of the reasons why journalists remain so common in superhero origins, like the Flash, the Punisher, and Spider-Man. Yet as the contraction of the newspaper market has eliminated so many staff positions, the idea of a fresh arrival from Smallville, Kansas, managing to land a job at the paper of record has become increasingly unrealistic.

On the other hand, Superman represents the best aspirations of journalism at a time when so many people are eager to write off the entire industry. While the tabloid smear of Spider-Man’s Daily Bugle may be more recognizable today, the Daily Planet is staffed by reporters, editors, and photographers truly committed to uncovering corruption and wrongdoing.

While other costumed vigilantes might sneak into people’s homes and frighten them or even assault them to try to get answers, Superman uses his Clark Kent alter ego to gain access and gather evidence. He respects the law, but also understands it’s imperfect and does everything he can to hold those who would break it accountable.

There’s already plenty in Superman’s classic incarnation that is still compelling today. But just like every other superhero, Superman doesn’t need to be static.


SUPERMAN ISN’T “BORING”

Everyone knows Superman’s origin story, though the same could be said for Spider-Man and Batman and they keep getting new movies. That said, there are plenty of fresh ways to tell a Superman story.

Clark Kent wasn’t written as Jewish because of the amount of anti-Semitism present in America at the time. As time went on, the immigrant metaphor fell away and Superman became just another white man in a sea of superpowered white men. Zach Snyder even moved so far away from his Jewish origins that he used him as a Christ figure in Batman v. Superman: Dawn of Justice. Anti-Semitism is on the rise again today thanks in part to a president who accuses Jews who don’t vote for him of “great disloyalty,” so now could be a time to make that connection more overt.

There are other ways to update Superman’s origin story for the times. HBO’s Watchmen did it beautifully through the origins of Hooded Justice, the setting’s first superhero. Like Kal-El, Will Reeves is spirited away by his parents from a doomed home in hopes that he might survive. But in this case that home is not a dying planet but a city assaulted by white supremacists. The metaphor is made even more overt when he sees the parallels to his story in the first issue of Superman and decides to put on his own cape soon after.

Similarly, the Superman of Justice League: Gods and Monsters was raised by Mexican migrant workers, growing up among the suffering experienced by the undocumented. Considering the popularity of fresh, more diverse spins on popular characters like Miles Morales/Spider-Man and Kamala Khan/Ms. Marvel, this could be a perfect incarnation for expressing the themes of finding home and fighting for the oppressed that Siegel and Schuster originally envisioned.

But radical change isn’t even necessary. Superman has a rogue’s gallery as big or bigger than Batman’s that is absolutely filled with threats that are relevant today. He’s fought the KKK, Nazis, and Kryptonian supremacists who believe he should rule Earth rather than protecting it. He’s faced the malevolent AI Brainiac and the propagandist Glorious Godfrey. He’s had his own power turned against him by Parasite and been locked in his worst nightmares by Doctor Destiny.

Superhero stories are a form of escapism, allowing us to imagine what we might do with the ability to fly and the courage that comes from being bulletproof. Yet the best of them also explore what it is to be human and our relationship with power. As the first, Superman represents the genre in its purest, most idealized form. While his popularity and influence may have faded in favor of darker heroes, he just needs to step back into the light of our yellow sun to regain his strength and save the day once more. 


Sumber :

https://www.polygon.com/comics/2020/10/29/21540112/superman-powers-overpowered-clark-kent-problem-comics

Friday, January 8, 2021

Superman vs Hulk

Superman dikenal sebagai salah satu makhluk terkuat di DC Comics. Saking kuatnya, Superman bahkan dapat mendorong sebuah planet keluar dari orbitnya. Di sisi lain, Marvel memiliki sosok monster bernama Hulk dengan potensi kekuatan yang tak terbatas. Semakin marah Hulk, maka akan semakin kuat kekuatannya. 

Tapi mungkinkah jika Hulk sangat marah maka kekuatannya akan melebih Superman?

 

Seberapa Kuat Superman?

Kekuatan Superman tidaklah menentu selama beberapa tahun terakhir. Superman cukup kuat untuk mengangkat mobil di atas kepalanya. Bahkan di versi Superman yang lebih modern, ia dapat menahan lubang hitam alias blackhole. Superman mendapatkan kekuatannya dari matahari kuning dan semakin banyak energi matahari yang ia serap, maka Superman akan semakin kuat. Bahkan dengan kekuatan matahari, Superman cukup kuat untuk mengangkat beban 200 triliun ton hanya dengan satu tangan.

The Silver Age Superman memperlihatkan juga bahwa Superman dapat mendorong planet-planet dengan mudah. Bahkan ada salah satu versi Superman yang hidup di pusat matahari, dan ia menjadi dewa dengan kekuatan yang tidak terbatas. Jika kehebatan tersebut masih belum cukup, faktanya Superman bisa jauh lebih kuat dari itu. Jika Superman terkena radasi matahari biru, itu tidak hanya meningkatkan semua kekuatan Superman, tetapi itu juga memberinya beberapa kemampuan baru, yaitu kekuatan untuk memberikan kekuatan super pada orang lain

Itu menunjukkan bahwa Superman bahkan cukup kuat untuk menjadikan seseorang menjadi dewa. Superman tampak seperti makhluk tanpa batas kekuatan.


Seberapa Kuat Hulk?

Hulk di sisi lain memiliki kekuatan yang sangat berbeda dengan Superman. Hulk biasa mungkin hanya mampu mengangkat beban sekitar 70 ton, jumlah yang sedikit dibandingkan dengan Superman. Tetapi jika amarahnya semakin memuncak, dia mampu mengangkat beban lebih dari itu, dan menjadi sangat kuat. Jika Hulk marah, ia dapat mengangkat lebih dari 100 ton dan bahkan bisa melampaui batas itu.

Dalam alur cerita Secret Wars, Hulk dipaksa untuk menahan seluruh gunung yang diperkirakan memiliki berat 150 miliar ton. Bahkan ia menahan gunung tersebut dengan cukup lama. Bahkan itu bukan kekuatannya yang paling mengesankan karena dalam komik Marvel Comics #52, kekuatan Hulk jauh lebih hebat. Dalam komik tersebut, Hulk dapat menghancurkan sebuah asteroid yang lebih besar dari Bumi hanya dengan satu pukulan. Bahkan Hulk pernah hampir menenggelamkan sebuah benua ketika berjalan dalam wujud Hulk Worldbreaker.

Jadi apa yang selama ini menahan kekuatan besar yang dimiliki oleh Hulk? Pertama adalah alter ego Hulk yaitu Bruce Banner. Ialah sosok yang mencegah Hulk untuk menjadi mengerikan.


Bisakah Hulk Melampaui Superman?

Jelas bahwa Hulk adalah saingan terberat Superman. Tapi bisakah jika Hulk sangat marah, maka ia akan melebihi kekuatan Superman? Banyak penggemar yang mungkin memperdebatkan masalah ini, tetapi jawabannya adalah tidak. Walaupun kekuatan Hulk tidak terbatas, tetapi Banner terus menahannya. Hulk dapat mengakses kekuatan yang lebih besar, tapi cepat atau lambat kemarahan Hulk akan menyebabkan mereka berdua kelebihan beban dan akhirnya kelelahan, sehingga Hulk akan kembali ke bentuk semula yaitu Bruce Banner.

Di satu sisi, Banner mempertahankan batas kekuatan Hulk sehingga jika Hulk menjadi sangat buas atau tidak terkendali maka Banner memaksa Hulk untuk bertransformasi menjadi manusia. Tapi ada yang menarik saat Banner dan Hulk terpisah secara fisik. Perpisahaan Hulk dan Banner malah melemahkan keduanya. Bahkan mereka tidak dapat hidup lama tanpa satu sama lain.

Sementara itu hambatan dari kekuatan Superman hanya pada dirinya sendiri. Clark Kent pernah menyadari bahwa kekuatannya yang terus meningkat membuatnya menjadi bahaya bagi orang-orang di sekitarnya, sehingga Superman menciptakan batasan yang mencegahnya mengakses kekuatan penuhnya. Sumber kekuatan Superman juga lebih unggul dari Hulk. Superman tidak hanya lebih kuat ketika mendapatkan sinar matahari, tetapi dia juga bisa menjadi lebih kuat ketika mendapatkan radiasi matahari biru.


Sumber :

https://www.greenscene.co.id/2020/11/25/mampukah-hulk-lampaui-kekuatan-superman/

Sunday, June 28, 2020

Justice League Vs Avengers

Justice League Vs. Avengers, Siapa Pemenangnya?

By Intan Kirana / 27 November 2017

Justice League selama ini sering disamain dengan The Avengers. Soalnya, dua film ini sama-sama menceritakan “geng” para pahlawan super yang berani berjuang demi membela kebenaran. Nah, lo pernah enggak, sih, kepikiran, mana yang lebih keren di antara dua geng superhero ini?

Perdebatan tentang Justice League versus Avengers sebenarnya memang jadi topik paling panas di kalangan penggemar superhero. Soalnya, keduanya sama-sama kuat. Meski begitu, para anggota dua geng superhero ini punya perbedaan kekuatan dan karakteristik yang membuatnya menarik untuk dibahas.

Maka dari itu, Viki bakal bahas bagaimana jadinya kalau dua geng superhero ini diadu. Karena anggota Justice League versi DCEU baru ada enam superhero dan anggota Avengers udah ada banyak, jadi anggota Avengers bakal Viki pilih berdasarkan kesesuaian kekuatannya. Tenang aja, Viki bakal hindarin banget yang namanya pertarungan berat sebelah.

Selain itu, pemilihan matchup ini juga Viki pertimbangkan sesuai dengan status, peran, dan latar belakang sang superhero di gengnya masing-masing. Misalnya, Batman sebagai superhero supertajir dan pemimpin tim bakal ngelawan superhero Avengers yang sama tajirnya. Begitu juga Superman, sebagai penghancur dan garda terdepan Justice League, bakal ngelawan superhero Avengers yang sama-sama kuatnya.

Yuk, siapin popcorn dan minuman bersoda. Terus, kita saksiin bareng-bareng pertarungan akbar antara Justice League dan Avengers di bawah ini!


1. Cyborg Vs. Captain America

Viki memutuskan menandingkan Captain America dan Cyborg karena keduanya adalah superhero yang lahir dari percobaan laboratorium. Selain itu, menurut Viki, keduanya punya keberanian dan semangat yang sama saat menumpas kejahatan.

Latar Belakang
Steve Rogers menjadi kelinci percobaan bagi laboratorium milik Howard Stark karena Amerika Serikat pada masa perang membutuhkan figur seorang pahlawan kuat dan super. Percobaan ini dilakukan atas kesadaran Steve sendiri dan risikonya pun dia terima. Dia dipilih karena punya keberanian besar dan ketulusan hati untuk membela negaranya meski badannya tergolong kecil untuk ukuran seorang tentara.

Sementara itu, Cyborg merupakan kelinci percobaan dari sang bokap, Silas Stone. Berbeda dari percobaannya Steve, percobaan Victor Stone gagal. Bahkan, karena percobaan ini, beberapa bagian tubuh Victor rusak dan harus diganti dengan mesin. Akhirnya, dia pun dikenal sebagai Cyborg.

Kalau dilihat-lihat, apa yang dialami Cyborg lebih “keras” dibanding Captain America. Meskipun percobaan Captain America sukses, dia enggak perlu melewati kesedihan berkepanjangan dan mengalami keretakan hubungan dengan sang bokap akibat kesalahan percobaan. Saat percobaan selesai, Steve langsung jadi Captain America yang kuat. Sementara itu, Cyborg harus melewati fase hidup yang suram akibat kehilangan bagian tubuh dan harus membangun kepercayaan pada sang bokap yang dia anggap bertanggung jawab terhadap kerusakan anggota tubuhnya.

Kostum
Kostum Captain America terbuat dari semacam bahan yang ketat dengan topeng yang menutupi wajah bagian atas. Motif kostumnya terinspirasi dari warna bendera Amerika Serikat, secara namanya aja Captain America. Kalau kostum Cyborg sendiri, ya, terbuat dari rangkaian baja dan mesin. Kostum ini kuat banget dan jelas membuat kekurangan Cyborg menjadi kelebihan.

Dilihat dari gayanya, kostum Captain America lebih simpel, enak dipakai, serta fleksibel buat berperang. Lagipula, kostumnya ini kayak adem banget. Setuju, enggak?

Kekuatan
Captain America memang enggak bisa terbang, enggak punya Jarvis, atau punya panah yang bisa melesat dan tepat sasaran. Namun, berkat serum yang dimasukkan ke tubuhnya, Captain America jadi kuat banget. Dia bisa memukul orang dengan tangan kosong. Ditambah, perisainya kuat banget. Lo enggak perlu meragukan kekuatan "tangan kosong" Captain America. Dia aja bisa ngejatuhin Iron Man yang berkostum canggih dalam Captain America: Civil War (2016). Makanya, dia pede waktu Iron Man nyuruh dia ninggalin perisainya di akhir pertarungan. Tanpa perisai, dia bisa ngebebasin superhero pembelot lainnya yang ditahan.

Sementara itu, karena badannya terbuat dari mesin, Cyborg punya kekuatan dan kecepatan tubuh yang melebihi manusia pada umumnya. Badan ini juga fungsinya hampir sama kayak fungsi kostumnya Iron Man. Kekuatan Cyborg dan Iron Man punya sistem komputasi serta bisa digunakan buat menyerang musuh. Lebih kerennya lagi, Cyborg juga bisa meretas sebuah mesin atau robot sehingga bisa dikendalikan sesuka hatinya.

Dari segi kekuatan, keduanya sama-sama unggul, sih, meskipun enggak bisa dimungkiri bahwa kekuatan Cyborg lebih “wow” dibanding Captain America. Kalau lo sendiri, bagaimana? Pengen punya kekuatan ala Captain America atau Cyborg?


2. Wonder Woman Vs. Scarlet Witch

Sebenarnya, dua superhero ini punya latar belakang yang berbeda. Faktor yang bikin Viki mengadu keduanya adalah dua cewek ini punya kekuatan yang bisa dibilang hampir sama besarnya. Makanya, menarik banget untuk disaksikan pertarungan antara Wonder Woman yang punya kekuatan setara dewa serta Scarlet Witch dengan kekuatan pikirannya yang dipercaya bisa mengalahkan siapa pun.

Latar Belakang
Scarlet Witch alias Wanda Maximoff sebenarnya adalah seorang manusia biasa. Namun, bersama sang kakak, Peter Maximoff, dia dijadikan percobaan saat masih kecil dan akhirnya jadi manusia dengan kekuatan super. Sayangnya, trauma masa kecil akibat diculik dan hidup bersama orangtua angkat membuat mereka sempat jadi jahat. Untungnya, mereka bergabung dengan Avengers walaupun Quicksilver harus meregang nyawa karena melindungi Hawkeye dari serangan musuh.

Sementara itu, Wonder Woman adalah Diana Prince, sang Putri Amazon memang disiapin buat jadi seorang prajurit yang enggak terkalahkan. Setelah ketemu dengan seorang pilot bernama Steve Trevor yang pesawatnya jatuh di Paradise Island, Diana akhirnya menggunakan kekuatannya untuk menyelamatkan dunia.

Kalau dilihat dari latar belakangnya, dua cewek ini sama-sama tangguh. Namun, latar belakang Wanda alias Scarlet Witch lebih kompleks. Lo bisa jadi orang baik kalau dibesarin dalam lingkungan yang baik, tapi memutuskan jadi baik setelah melewati kegetiran hidup. Jelas ini jadi nilai plus buat lo.

Kostum
Kostum Wonder Woman yang diperanin Gal Gadot punya warna yang lebih tegas dan gelap daripada kostum Wonder Woman sebelumnya. Meski begitu, makin gelap warnanya bukan berarti jadi jelek. Justru, kostum ini terlihat keren dan enggak norak. Udah begitu, kostum ini kuat tapi juga lentur, cocok dikenakan dalam sebuah peperangan.

Sementara itu, kostum Scarlet Witch lebih sederhana. Di komik, kostumnya seperti korset merah ketat. Sedangkan, di film, kostumnya semacam coat merah maroon. Cuma memang harus diakui, kostum Wonder Woman yang cenderung konsisten ini merupakan sebuah ciri khas tersendiri, kayak ada fashion statement-nya.

Kekuatan
Sesuai dengan namanya, kekuatan Wanda lekat dengan kekuatan sihir. Dia bisa mengeluarkan semacam bola cahaya merah dari tangannya dan mengangkat, menyerang, dan menghantam benda-benda yang berada enggak jauh darinya. Sedangkan, Wonder Woman terkenal dengan kekuatan supernya, staminanya yang superkuat, serta keahlian refleksnya yang bagus, bahkan hampir menyamai bangsa Kriptonian (bangsanya Superman). Wonder Woman juga memiliki kekuatan menyembuhkan luka secara singkat.

Kekuatan Scarlet Witch memang keren dan mengerikan, enggak mengherankan kalau dalam Civil War dia kayak "diamankan" supaya enggak membahayakan. Namun, Scarlet Witch cuma bisa mengangkat dan menghantam barang-barang yang jangkauannya enggak jauh. Selain itu, kalau udah mengeluarkan seluruh kekuatannya, dia bakalan capek dan jadi lemas. Kalau enggak konsentrasi, dia bisa ditangkap dan dilumpuhkan seperti saat dia dipenjara. Sementara itu, Wonder Woman lebih bijak, punya strategi perang.

Sebenarnya, semuanya bergantung pada Scarlet Witch, bagaimana dia bisa mengendalikan kekuatan sekaligus staminanya. Wonder Woman pasti bakal kerepotan ngelawan kekuatan pikiran Scarlet Witch di awal pertarungan. Akan tetapi, ngelihat staminanya yang superbesar, rasanya Wonder Woman sedikit lebih unggul dalam matchup ini.


3. Batman Vs. Iron Man

Mungkin banyak di antara lo yang bertanya-tanya kenapa Viki enggak menandingkan Iron Man dengan Cyborg yang kostumnya hampir mirip, begitu pun Batman dengan Captain America. Dari pandangan Viki, Iron Man memang lebih sejajar dengan Batman secara latar belakang mereka hampir sama. Udah begitu, mereka sama-sama cerdas. Ada pepatah lama yang bilang bahwa kepintaran bisa ngalahin kekuatan besar. Bahkan, kekuatan yang besar enggak ada artinya kalau enggak dibarengi dengan kecerdasan.

Latar Belakang
Iron Man alias Tony Stark adalah anak dari Howard Stark, pemilik perusahaan berbasis teknologi Stark Industries. Dua orangtua Tony meninggal dalam sebuah kecelakaan. Kalau di film Civil War, keduanya dibunuh oleh Bucky (Winter Soldier) saat berada di bawah pengaruh Hydra. Kematian orangtuanya membuat Tony mewarisi Stark Industries yang nilainya besar banget.

Hampir senasib, orangtua Bruce Wayne alias Batman meninggal karena dibunuh saat dia masih kecil. Kejadian ini membuat dia trauma dan jadi pribadi yang tertutup, kaku, serta misterius. Namun, kejadian ini juga bikin dia tergerak buat memerangi kejahatan.

Oh, ya, dua superhero ini sama-sama enggak punya kekuatan khusus. Kekuatan andalan mereka adalah teknologi canggih yang mereka buat sendiri. Kalau semuanya dilucuti, ya, mereka hanya cowok filantropis tampan biasa. Namun, kisah hidup Batman lebih filosofis dan berkesan karena dia berjuang keras buat jadi sekaya dan sekeren itu.

Bukan berarti Tony alias Iron Man itu enggak hebat, loh. Cuma, enggak bisa dimungkiri bahwa kekayaan dan ilmu sang bokaplah yang berkontribusi dalam kesuksesannya.

Kostum
Kostum Batman sederhana dan berwarna gelap. Ini betul-betul menggambarkan pribadi Batman yang tertutup dan penyendiri. Ditambah, topeng bertelinga kelelawar menutupi hampir seluruh wajahnya serta kain hitam yang menegaskan bahwa Batman itu terinspirasi dari kelelawar. Kostum ini simpel dan keren, tapi kalau dipakai sama cowok yang superkurus, enggak akan bagus, sih.

Kostum Iron Man sendiri lebih canggih, terbuat dari baja, bisa bikin penggunanya terbang, dan punya sistem komputasi. Lo mungkin enggak akan butuh mobil atau motor lagi kalau udah punya kostum ini. Kostum ini multifungsi banget. Buat ngelawan penjahat, bisa. Jadi alat transportasi juga bisa. Buat bergaya pun bisa!

Kostum Batman memang keren banget. Dilihat dari segi fashion, kostumnya sangat minimalis dan berkelas. Cuma, siapa, sih, yang enggak mau punya kostum serbabisa kayak Iron Man?

Kekuatan
Enggak bisa dimungkiri bahwa Batman itu kuat, cerdas, dan punya keahlian menganalisis berbagai kasus dengan cermat. Mirip banget kayak detektif, deh! Dia juga sangat mendetail dan enggak gampang terkecoh.

Iron Man mungkin enggak sekuat Batman kalau bertarung tanpa kostum. Namun, Iron Man punya otak yang bisa diandalkan. Bahkan, otak supercerdasnya bisa dipakai buat membodohi orang cerdas yang kuat.

Lo lihat, deh, waktu Tony dikurung oleh teroris di Iron Man pertama (2008). Dia bisa bikin kostum canggih cuma dengan manfaatin barang rongsokan! Gila, enggak, tuh? Yah, Batman memang paket cowok yang sempurna, gagah, tajir, dingin, dan pintar. Akan tetapi, tetap saja kekerenan Tony Stark sulit banget diabaikan!


4. The Flash Vs. Hawkeye

Keduanya sama-sama punya kekuatan yang menarik. Yang satu bisa berlari secepat kilat, satunya bisa memanah tepat sasaran. Namun, siapakah yang paling unggul?

Latar Belakang
Barry Allen adalah seorang anak malang yang terpaksa harus menjadi piatu dari kecil karena nyokapnya diduga dibunuh oleh sang bokap (yang ternyata enggak bersalah). Dia pun diangkat sebagai anak oleh Detektif Joe West. Pada sebuah percobaan di laboratorium kala badai, dia terkena petir dan akhirnya memiliki kekuatan lari yang secepat kilat. Kekuatan ini pun dia pakai untuk menunjang pekerjaannya sebagai pembasmi kejahatan.

Clint Barton alias Hawkeye juga mengalami nasib yang hampir sama dengan Barry. Orangtuanya meninggal saat dia masih kecil dan dia terpaksa hidup di panti asuhan. Setelah enam tahun di sana, dia dan sang kakak kabur, kemudian bertemu Swordsman di sebuah karnaval yang bakalan ngajarin dia buat jadi pemanah terbaik. Awalnya, nasib Hawkeye sempat enggak jelas karena dia hidup di karnaval yang bebas. Untungnya, setelah insiden yang terjadi saat dia ngebantuin Black Widow nyolong teknologi Iron Man, dia justru malah direkrut sama Iron Man buat masuk ke The Avengers.

Kalau dilihat dari latar belakang, kehidupan Clint memang lebih kompleks dan penuh perjuangan. Lain halnya sama Barry yang langsung diangkat anak oleh orang baik dan tiba-tiba aja dapat kekuatan. Untuk itu, skor 1 buat Hawkeye.

Kostum
Kostum The Flash ini mirip kayak Captain America. Bedanya, warna merah darah mendominasi. Kostum ini bener-bener fleksibel, kayak pergerakan The Flash yang supercepat.

Harus diakuin bahwa kostum The Flash memang terlihat lebih enak dan fleksibel buat pertarungan. Lagipula, kostum The Flash juga bisa melindungi penggunanya dari udara dingin. Superhero banget, deh, kostum The Flash ini!

Kekuatan
Mungkin banyak di antara lo yang menganggap bahwa Hawkeye biasa banget sebagai seorang superhero. Manusia biasa aja banyak yang bisa memanah, kok. Namun, lo jangan salah dan ngerendahin dulu karena bidikan Hawkeye selalu tepat sasaran. Bukan cuma itu, dia bisa dengan cepat mendeteksi titik lemah lawan atau mendeteksi bagaimana caranya bikin efek domino dari apa yang dia panah. Dalam Avengers: Age of Ultron (2015), dia bisa menang saat bertarung melawan Quicksilver, loh. Enggak sembarang orang bisa menang ngelawan mutan berkekuatan super ini.

Sementara itu, The Flash punya kekuatan berlari secepat kilat. Kekuatan berlari ini bikin dia jadi sulit ditangkap lawan dan bisa dengan mudah menyerang lawan tanpa memberikan kesempatan bagi lawan buat mempersiapkan diri.

Kalau keduanya ditandingin, memang bakalan sulit, sih, mencari pemenangnya. Satunya pintar ngebidik, satunya pintar lari. Sebenarnya, sih, dua orang ini saling ngelengkapin.


5. Superman Vs. Hulk

Keduanya sama-sama berotot. Sama-sama besar dan kokoh, kayak gunung. Enggak cuma itu, mereka juga dikenal sebagai penghancur di timnya masing-masing. Jadi, jangan sekali-kali ngeremehin kekuatan tangan mereka. Sekali pukul, bukan cuma bonyok, lo bahkan bisa mendarat di perut Bumi.

Latar Belakang
Superman alias Kal-El atau Clark Kent adalah bangsa Kriptonian. Pada saat perang, kedua orangtuanya mengirimkan dia ke Bumi. Dia pun akhirnya ditemukan oleh pasangan suami istri Jonathan dan Martha Kent. Sebagai bangsa Kriptonian, Superman punya kekuatan jauh di atas manusia pada umumnya.

Sementara itu, Bruce Banner adalah seorang ilmuwan supercerdas. Pada suatu waktu, dia enggak sengaja terkena radiasi sinar gama yang membuat dia jadi makhluk hijau bernama Hulk saat dia marah.

Latar belakang keduanya sangat unik. Akan tetapi, kisah hidup Hulk lebih menarik dan kompleks. Bayangin aja, lo punya kekuatan yang secara tiba-tiba dan enggak disengaja lo miliki. Namun, kekuatan itu bisa menghancurkan lo karena saat dia muncul, akal sehat lo hilang. Jadi, dengan kekuatan itu, lo enggak cuma punya tanggung jawab buat menumpas kejahatan, tapi juga tanggung jawab buat berdamai dan mengontrol diri lo.

Kostum
Kostum Superman ini ikonis banget dengan warna biru dengan jubah merahnya. Tadinya, sih, kostum Superman selalu identik dengan celana dalam merahnya yang terletak di luar. Namun, Superman yang di Justice League enggak pakai celana dalam merah lagi, sih. Pastinya malu, dong, kalau zaman sekarang masih enggak ngerti caranya pakai celana dalam yang benar!

Bagaimana dengan kostum Hulk? Duh, cuma celana pendek warna hitam kecokelatan, kok. Jadi, tanpa perlu dianalisis lebih jauh lagi, kostum Superman jelas terlihat lebih keren. Siapa coba, cowok yang enggak suka sama kostum ini? Anak-anak balita aja senang bukan main kalau dibeliin baju Superman.

Kekuatan
Sebagai bangsa Kriptonian, Superman bisa terbang, bisa memecahkan segala hal di muka Bumi, bisa berantem tanpa bonyok, serta punya kecepatan dan refleks yang bagus.

Begitu juga dengan Hulk. Enggak ada hal di muka Bumi ini yang bisa mengalahkannya kecuali bencana alam. Tinggal pukul kanan-kiri, tonjok depan-belakang, musuhnya pasti bakal kerepotan. Meski unggul dari segi kecepatan dan refleks, tetap aja Superman bakal kewalahan menghadapi serangan superagresifnya Hulk.


6. Thor Vs. Aquaman

Thor dan Aquaman punya kesamaan yang identik. Mereka sama-sama dilahirkan sebagai dewa. Mereka juga punya kekuatan yang khas banget. Pastinya, sih, keduanya sama-sama kekar serta punya brewok dan rambut gondrong dalam versi sinemanya.

Latar Belakang
Thor adalah anak dari Odin, pewaris takhta Asgard, dan merupakan Dewa Petir. Kisah Thor sebenarnya diambil dari Mitologi Nordic. Jadi, konsep Thor sendiri bukan murni ide dari Marvel.

Aquaman alias Arthur Curry adalah anak dari Thomas Curry dan Elaine yang ternyata pernah jadi ratu di Atlantis. Keduanya sama-sama keturunan makhluk spesial. Akan tetapi, jelas asal-usul Thor lebih menarik disimak karena statusnya sebagai dewa murni dengan berbagai intrik terkait perebutan kekuasaan dalam hidupnya.

Kostum
Aquaman mengenakan kostum hitam kehijauan dengan aksen sisik di bagian lengan dan beberapa bagian lain. Kostum ini makin keren dengan adanya tongkat trisula yang didapatkan Aquaman dari Poseidon saat membantunya ngelawan sang anak, Triton.

Sementara itu, Thor punya kostum perak kehitaman dari baja yang terlihat sangar dengan jubah merah yang bikin dia keliatan kayak kesatria perang. Kalau Aquaman punya Trisula, Thor juga punya Mjolnir, senjata palu ikonis. Susah banget nemuin mana yang lebih bagus dari keduanya. Cuma, kostum Aquaman memang lebih unik karena punya motif seperti sisik yang pas banget dengan statusnya sebagai superhero air.

Kekuatan
Thor memiliki badan yang kuat dan kecepatan tingkat dewa. Akan tetapi, tetap aja yang paling bisa diandalkan adalah kekuatan palu Mjolnir yang bisa mengendalikan petir. Pada akhirnya, dalam Thor: Ragnarok, terbukti, sih, bahwa tanpa Mjolnir pun, Thor tetap bisa mengendalikan petir.

Berbeda sama Thor, Aquaman punya kekuatan mengendalikan samudera, bernapas di laut, berbicara dengan segala makhluk di laut, dan menggunakan laut buat menyerang segala hal. Namun, Aquaman bukan sekadar jagoan di laut. Di darat pun, dia juga merupakan seorang cowok super, punya badan kuat, dan sulit dikalahkan.

Di darat dan laut, Aquaman memang hebat dan berjaya. Kemungkinan besar, sih, Thor enggak akan bisa begitu karena dia enggak bisa bernapas di laut. Di darat, keduanya bisa seri. Di laut, entahlah. Namun, yang jelas, bakalan keren banget kalau keduanya bertarung. Apalagi, keduanya terkesan sama-sama jantan dan kuat. Mending, ya, habis bertarung, mereka duduk bareng aja ngelemesin otot sambil minum bir!


Sumber :
https://www.kincir.com/movie/cinema/justice-league-vs-avengers-siapa-pemenangnya

Rating 8 Film Superman

Rating 8 Film Superman dari Terendah sampai Tertinggi

By Yuni Usmanda / 24 Juni 2020

Dibandingkan superhero lainnya, Superman bisa dibilang dedengkotnya para superhero di layar lebar. Jika kita tarik sejarahnya, nih, superhero yang bernama asli Kal-El ini pertama kali muncul lewat seri film Superman yang dirilis pada 1948. Yap, jagoan ini telah memeriahkan dunia perfilman sejak era film hitam-putih.

Walau telah ada sejak masa lampau, film superhero DC ini yang mulai memberikan pengaruh besar kepada kebudayaan pop adalah film pertama versi Christopher Reeve yang dirilis pada 1978. Sejak 1978 hingga saat ini, total ada delapan film Superman.

Nah, dari delapan film Superman, film apa saja yang memiliki rating terendah sampai tertinggi? Yuk, simak daftarnya!


8. Superman IV: The Quest for Peace (Rating: 11%)

Kesuksesan film pertama Superman versi Christopher Reeve membuat sang aktor mendapatkan kesempatan untuk berperan sebagai sang superhero sebanyak empat film. Sayangnya, film keempat Reeve bisa dibilang yang paling gagal di antara semuanya. Film ini hanya mendapatkan skor 11% di Rotten Tomatoes, bahkan skor audiensinya pun hanya mencapai 16%.

Berbagai aksi yang ditampilkan di Superman IV: The Quest for Peace (1987) dianggap membosankan. Ditambah lagi dengan efek visualnya yang terlihat murahan. Saking buruknya, film ini menjadi film Superman dengan pendapatan terendah dan masuk dalam nominasi “Worst Supporting Actress” dan “Worst Visual Effects” Razzies 1988.


7. Superman III (Rating: 26%)

Walau enggak seburuk Superman IV: The Quest for Peace, film ketiga versi Christopher Reeve ternyata nasibnya juga enggak baik di mata kritikus. Film ini hanya mendapatkan skor 26% di Rotten Tomatoes, bahkan skor audiensinya lebih rendah, yaitu 23%. Nilai plusnya, film yang disutradarai oleh Richard Lester ini memperoleh pendapatan yang lebih baik dari film keempatnya.

Film yang rilis pada 1983 ini dianggap menghancurkan apa yang telah dibangun dari dua film pertamanya demi lelucon yang enggak perlu. Walau begitu, penampilan Reeve di adegan pertarungan antara Clark Kent dan Superman versi jahat cukup diacungi jempol. Film ini juga masuk nominasi “Worst Supporting Actor” dan “Worst Musical Score” Razzies 1984.


6. Batman v Superman: Dawn of Justice (Rating: 28%)

Sebagian dari kalian mungkin enggak setuju bahwa film garapan Zack Snyder ini berada di urutan tiga terbawah. Kenyataannya, film ini hanya mendapatkan skor 28% di Rotten Tomatoes. Namun, banyak penonton yang tampaknya enggak setuju dengan penilaian para kritikus, Soalnya, film ini mendapatkan skor audiensi yang jauh lebih tinggi, yaitu 62%.

Batman v Superman: Dawn of Justice (2016) memang menghadirkan kisah dengan potensi yang kuat, apalagi berbagai superhero ikonis DC pun akhirnya dipertemukan dalam satu film. Namun, kritikus mengkritik jalan cerita filmnya yang membingungkan karena kurangnya latar belakang untuk beberapa karakter. Parahnya lagi, film ini masuk dalam tujuh nominasi Razzies 2017 dan memenangkan empat nominasinya.


5. Justice League (Rating: 40%)

Kelanjutan Dawn of Justice nyatanya juga enggak berhasil memuaskan kritikus. Film garapan Zack Snyder yang kemudian dilanjutkan oleh Joss Whedon ini hanya mendapatkan skor 40% di Rotten Tomatoes. Seperti halnya Dawn of Justice, banyak penonton yang enggak setuju dengan penilaian kritikus karena skor audiensi film ini jauh lebih tinggi, yaitu 71%.

Dengan bujet yang sangat besar, yaitu 300 juta dolar (sekitar Rp4,3 triliun), pendapatan yang diterima film ini malah jauh lebih rendah dari empat film DCEU yang dirilis sebelum Justice League (2017). Jalan cerita, villain yang kurang dikembangkan dengan baik, serta CGI menjadi masalah di film ini. Yap, film berbujet 300 juta dolar malah memperlihatkan kualitas CGI bibir Henry Cavill yang terlihat sangat buruk.


4. Man of Steel (Rating: 56%)

Film solo pertama Superman di DCEU ternyata memiliki skor yang jauh lebih baik dari dua film DCEU yang telah disebutkan di atas. Namun, Man of Steel (2013) nyatanya masih belum berhasil memuaskan kritikus dengan perolehan skor 56% di Rotten Tomatoes. Seperti dua film DCEU yang telah disebutkan di atas, film ini malah mendapatkan skor audiensi yang lebih baik, yaitu 75%.

Film yang juga disutradarai oleh Zack Snyder ini dianggap kurang memberikan pengembangan kepada karakternya dan menampilkan pertarungan yang berlarut-larut. Nuansanya yang terlalu gelap dibandingkan film-film jagoan ini sebelumnya juga jadi salah satu hal yang dikritik. Selain itu, penampilan Henry Cavill masih dianggap kurang maksimal di film ini.


3. Superman Returns (Rating: 75%)

Setelah versi Christopher Reeve dihentikan dan sang jagoan absen di layar lebar dalam waktu yang lama, Kal-El muncul kembali dengan aktor baru, yaitu Brandon Routh. 19 tahun setelah menghilang di layar lebar, Superman Returns (2006) ternyata disambut dengan sangat baik oleh kritikus. Film ini mendapatkan skor 75% di Rotten Tomatoes, bahkan mendapatkan “Sertifikat Segar”.

Sebagai kelanjutan dua film pertama Superman versi Reeve, film garapan Bryan Singer ini dianggap berhasil menghadirkan kisah yang sesuai dengan penonton yang lebih modern. Naskah serta akting Kevin Spacey mendapatkan sorotan lebih di film ini. Walau berhasil memuaskan kritikus, film ini nyatanya kurang sukses secara pendapatan.


2. Superman II (Rating: 87%)

Walau film Superman ketiga dan keempat versi Christopher Reeve dianggap yang terburuk, kritikus ternyata memberikan penilaian yang berbeda kepada film keduanya. Film garapan Richard Lester ini mendapatkan skor 87% dan “Sertifikat Segar” di Rotten Tomatoes.

Superman II (1980) dianggap berhasil memasukkan pesan yang mendalam lewat kisah Kal-El dalam mengatur dua identitasnya, yaitu Clark Kent dan Superman. Pengembangan karakter dan dialog yang ditampilan di film ini juga menjadi nilai plus.


1. Superman (Rating: 94%)

Gelar film Superman terbaik oleh para kritikus ternyata jatuh kepada film pertama versi Christopher Reeve yang dirilis pada 1978. Film ini berhasil mendapatkan skor yang cukup fantastis di Rotten Tomatoes, yaitu 94%. Enggak lupa film ini juga mendapatkan “Sertifikat Segar”.

Film yang disutradarai oleh Richard Donner ini dianggap berhasil menampilkan kombinasi yang sempurna, di antaranya petualangan, romansa, pergulatan superhero dan penjahat, serta efek visual yang cukup terdepan pada masanya. Pemilihan Reeve sebagai sang jagoan pun menjadi nilai plus dari film ini.


Itulah deretan film Superman mulai dari yang ratingnya paling rendah hingga yang paling tinggi.


Sumber :
https://www.kincir.com/movie/cinema/film-superman-terburuk-terbaik?utm_source=facebook&utm_medium=cpc&utm_campaign=Distribution_Link&utm_term=Film&utm_content=Superman&fbclid=IwAR3yqxCmrH0TOel6LY0hs4Fmdm_NeYfT8_D8Fflu0yqnlNEd4OMnXqilz_c

Related Posts