Tuesday, August 25, 2020
Black Adam
Black Adam merupakan super-villain dan anti-hero yang aslinya ditulis sebagai lawan Captain Marvel, seorang pangeran Mesir kuno yang mendapatkan kekuatan luar biasa oleh penyihir Shazam. Black Adam merupakan anggota Justice Society, Injustice Society, Suicide Squad dan Monster Society of Evil.
Siapa dan Asal usul Black Adam
Sekitar tahun 1200 SM, Shazam menjadi penyihir besar bagi Firaun Ramses II di Mesir. Sebagai penyihir yang sudah tua, ia mencari seorang juara yang layak untuk mewarisi kekuatannya. Pangeran muda Teth-Adam dari Kahndaq membuat penyihir terkesan dengan kesopanan dan keadilannya.
Namun sebelum Shazam memberikan kekuatannya, putrinya Blaze membuat kesepakatan dengan Dewa Set. Ketika Teth-Adam mengucapkan nama “Shazam”, dia malah mendapatkan kekuatan dari dewa Mesir: Shu, Heru, Amon, Zehuti, Aton dan Mehen. Dia melayani Mesir selama bertahun-tahun, tugasnya itu membuat dia harus berpisah dengan istrinya Shiruta dan anak-anaknya Gon dan Hurut.
Di masa modern, Theo Adam seorang asisten arkeolog yang mendapat tugas untuk menyelidiki makam Rameses II bersama dengan C.C Baston dan Istrinya. Dalam penggalian tersebut, mereka menemukan artefak berbentuk kumbang. Theo berambisi untuk memiliki artefak tersebut hingga membunuh Batson dan istrinya. Setelah mendapatkan artefak itu, dia kembali ke Amerika dan bertemu dengan Captain Marvel. Theo meneriakkan kata sihir Shazam untuk berubah menjadi Black Adam.
Didorong oleh keinginan untuk memerintah, kesombongan dan salah satu makhluk paling kuat di planet ini, Black Adam hanya mengikuti keyakinan yang sederhana: “Berlutut di kakinya atau hancur oleh boot-nya.”
Kekuatan yang dimiliki oleh Black Adam
Black Adam Kekuatan
Black Adam memiliki kekuatan yang setara dengan Shazam dari segi fisik dan Magis. Black Adam juga harus mengucapkan kata sihir Shazam untuk dapat menggunakan kekuatan ini. Namun, berbeda dari Captain Marvel, S-H-A-Z-A-M merupakan singkatan dari stamina Shu, kecepatan Heru, kekuatan Amon, kebijaksanaan Zehuti, tenaga Aton dan keberanian Mehen.
Berikut kekuatan lengkap Black Adam.
S untuk Stamina Shu:
Superhuman Endurance: metabolisme dewa itu memberikannya ketahanan yang lebih besar dari manusia biasa dalam urusan fisik.
Self-Enustralia: didukung energi magis yang mengalir melalui tubuhnya, Dia tidak membutuhkan udara, makanan atau air, Black Adam abadi.
H untuk Kecepatan Heru:
Superhuman Speed: kemampuan untuk mempertajam kesadarannya dan meningkatkan aliran temporalnya, bergerak lebih cepat dari manusia. DIa bisa bergerak dengan kecepatan yang luar biasa, mungkin sama dengan Superman. Tapi tidak secepat Flash. Terbang
A untuk Kekuatan Amon:
Black Adam bisa mengangkat 100.000 ton dengan mudah, dapat dengan mudah menghancurkan baja, menembus dinding dan mengangkat benda-benda besar. Black Adam terdaftar sebagai metahuman terkuat di bumi.
Z untuk Kebijaksanaan Zehuti:
Superhuman Knowledge: bisa dengan mudah mengetahui pengetahuan yang diketahui dan yang seharusnya tidak diketahui.
Clairyoyage: sebuah kesadaran luar biasa tentang keadaan yang memungkinkannya mengubah kelemahan menjadi keuntungan.
Omni-lingual
Hypnosis: bisa menghipnotis orang menggunakan kekuatan ini.
A untuk Tenaga Aton:
Mystical Transformation
Physical Enhancement
Spell Source
Advanced Healing
Inter-dimensional Travel: hanya bisa digunakan untuk berpindah ke Rock of Eternity.
M untuk Keberania Mehen:
Superhuman inner Strength: dia memiliki dukungan yang membuat dia selalu bersikap positif sehingga membuatnya pantang menyerah.
Invulnerability: jika dia terluka, kekuatan dewa ini bisa menyembuhkannya dengan cepat. Sehingga kemampuan ini yang membuat dia bisa kekal.
Kekuatan Isis: Black Adam juga memiliki kekuatan Dewi Isis. ketika Back Adam mengucapkan kata ajaib, dia tidak hanya memperoleh kekuatannya yang biasa tapi peningkatan dari Isis. Selain itu kekuatan Isis juga membuat dia bisa mengendalikan berbagai aspek alam.
Meski pun begitu, Black Adam memiliki kelemahan yang sama seperti Shazam, yaitu ia tidak bisa berubah jika tidak mengucapkan mantera “Shazam”. Kekuatannya akan berhenti jika artefak kumbang tersebut diambil dan suaranya dikunci.
Sumber :
https://dafunda.com/komik/black-adam-antihero-musuh-bebuyutan-shazam/
Sunday, August 23, 2020
I am Vengeance
Robert Pattinson Jadi The Batman: Aku Adalah Pembalasan
23 Agu 2020
“No more lies (jangan ada lagi kebohongan),” demikian kalimat yang tertera dalam selotip keperakan yang ditempelkan secara tak beraturan di wajah seseorang. Inilah gambar awal dari trailer resmi The Batman.
Warner Bros. merilis trailer resmi The Batman yang berdurasi 2 menit dan 24 detik di kanal YouTube, Minggu (23/8/2020). Tak sampai 7 jam, trailer The Batman ditonton 4 juta kali dan viral di medsos.
The Batman terbaru karya sineas Matt Reeves akan jadi senjata DC Comics dan Warner Bros. tahun depan. Selain Robert Pattinson, The Batman diperkuat Zoe Kravits dan aktor nomine Oscar, Collin Farrell.
Trailer The Batman yang kelam sedikit banyak mengingatkan kita pada suasana Batman era Christopher Nolan. Namun tak 100 persen mirip. Berkawan semburat tembang “Something in the Way” milik Nirvana, trailer The Batman memberi sejumlah klu yang layak diantisipasi.
Misalnya, hadirnya sejumlah tokoh penting seperti Riddler (Paul Dano), Komisaris Gordon (Jeffery Wright), dan kode bagi Catwoman (Zoe Kravitz). Tiga adegan lain yang menjawab penasaran penggemar garis keras yakni wajah dan gaya rambut Robert Pattinson sebagai Bruce Wayne, penampilannya mengenakan Batsuit, serta Batmobile.
Seberapa gahar Robert Pattinson sebagai Batman tampak dalam adegan memukuli penjahat jalanan lalu berpindah ke angle berbeda, di mana Bruce Wayne berujar, “Aku adalah pembalasan.”
Variety pada Minggu (23/8/2020), mewartakan, The Batman mengusung tema korupsi di Gotham City yang kemudian terkoneksi dengan riwayat keluarga Bruce Wayne yang kaya raya.
Jagat maya ramai membahas penampilan Robert Pattinson sebagai Sang Manusia Kelelawar. Nama bintang film Twilight sempat tren di Twitter. Pro kotra seputar penampilan Robert Pattinson menggema di lini masa.
“Batman versi Robert Pattinson sangat cocok dengan citra Gotham City,” seru akun @flowerfrost. Yang lain menyanjung penggunaan tembang lawas Nirvana dalam trailer.
“Bagian terbaik dari trailer Batman baru yang dibintangi Robert Pattinson adalah penggunaan Nirvana's Depressed sebagai ilustrasi musik,” cuit @DrAMSinghvi. Namun ada pula yang menilai Batman versi Christian Bale adalah yang terbaik.
Warganet berakun @BeingKingSnow berpendapat, “Ya, Robert Pattinson memang keren tapi tak ada yang lebih cocok memerankan Batman selain Christian Bale.” Bagaimana menurut Anda?
Sumber :
https://www.liputan6.com/showbiz/read/4337454/robert-pattinson-jadi-the-batman-aku-adalah-pembalasan
Thursday, August 20, 2020
Logo Baru Film The Batman
Logo baru dari film The Batman garapan Matt Reeves dikabarkan telah terungkap. Logo ini hadir beberapa hari jelang acara DC FanDome yang digelar akhir pekan ini. Penggemar DC tentunya berharap agar acara tersebut memberikan banyak materi promosi dari filmnya yang sangat dinantikan.
Matt Reeves dan timnya padahal baru saja melakukan syuting selama kurang lebih tujuh minggu untuk film tersebut, sebelum pada akhir Maret proses syutingnya dihentikan karena pademi. Jika semua berjalan lancar, Reeves akan kembali melanjutkan syuting musim gugur ini untuk menyelesaikan filmnya.
Logo tersebut berasal dari pengajuan panten baru oleh DC Comics dan Warner Bros. Belum dikonfirmasi secara resmi apakah logo tersebut akan digunakan dalam The Batman atau tidak, tetapi mengingat waktunya yang berdekatan dengan DC FanDome, maka besar kemungkinan jika logo tersebut akan dihadirkan dalam acara tersebut.
Logonya juga sangat mirip dengan apa yang kita lihat di kostum Batman yang digunakan oleh Robert Pattinson beberapa waktu lalu dalam sebuah screen test footage yang Matt Reeves rilis.
Namun ada sedikit perbedaan, di mana bagian bahwa dari logo terlihat sedikit berbeda dengan versi screen test footage-nya. Meskipun The Batman masih akan dirilis satu tahun lagi, tetapi DC dan Warner Bros sepertinya akan segera memulai masa promosinya. Oleh karena itu mereka akhirnya membuat logo baru ini. Bisa jadi logo ini akan dimunculkan dalam teaser The Batman yang rilis di DC FanDome.
Beberapa hari lalu, penulis The Batman yaitu Mattson Tomlin menceritakan bahwa filmnya nanti akan menceritakan hari-hari awal saat Bruce menjadi Batman. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa filmnya akan menceritakan trauma masa lalu Bruce Wayne. Ia juga mengisyaratkan jika filmnya akan jauh lebih emosional ketimbang film Batman lainnya. Well, mudah-mudahan aja ya Geeks film ini berakhir dengan sangat memuaskan.
Sumber :
https://www.greenscene.co.id/2020/08/20/bocoran-logo-baru-film-the-batman/
Thursday, July 23, 2020
Batman Forever
Ternyata ‘Batman Forever’ Ada Director Extended Cut-nya Loh!
July 23, 2020
Semenjak merebaknya kabar versi Director’s Cut aka Snyder’s Cut film Justice League (2017), tak ayal dna tak heran, jika kemudian muncul juga kabar / rumor sejenis dari salah satu film beserta sutradaranya.
Maksudnya disini, pasca kabar eksis-nya versi orisinil Justice League (dan kenyataannya memang ada), lantas bermunculan rumor terkait versi orisinil / director’s cut dari film-film yang dirumorkan.
Dan salah satu yang dirumorkan tersebut, tak lain dan tak bukan adalah rumor director’s cut dari film Batman populer 90-an, Batman Forever (1995) yang disutradarai oleh Joel Schumacher (St. Elmo’s Fire), yang beberapa waktu lalu meninggal dunia.
Jadi seperti yang pertama kali dilaporkan oleh ScreenRant, terungkap bahwa sebenarnya terdapat versi penuh Schumacher dari Batman Forever. Lansiran tersebut kian diperkuat oleh Variety, yang beberapa waktu lalu, memang mendapatkan kabarnya langsung dari pihak Warner Bros.
Spesifiknya lagi, dijelaskan bahwa di versi Shumacher’s Cut, Batman Forever memiliki tone yang jauh lebih kelam.
Di pembuka filmnya, diperlihatkan bagaimana Two-Face (Tommy Lee Jones) bisa kabur dari Arkham Asylum, adegan The Riddler (Jim Carrey) yang membajak Batcave yang jauh lebih panjang durasinya, serta filmnya juga sangat berfokus pada latar belakang Bruce Wayne (Val Kilmer) menjadi Batman.
Apabila laporan tersebut memang benar adanya, tentunya hal ini langsung membuat kita-kita yang fanboy Batman, sudah mulai berdoa sekeras mungkin agar ke depannya, WB mau untuk merilis versi Schumacher tersebut.
Terlebih sekali lagi, si sutradara yang cukup flamboyan tersebut, kini sudah tiada. Sehingga akan menjadi penghormatan terakhir yang paling keren baik dari fanboy Batman maupun moviegoers lainnya terhadap Schumacher jika versi orisinilnya tersebut dirilis.
Apakah WB akan merilisnya?
Sumber :
https://cineverse.id/ternyata-batman-forever-ada-director-extended-cut-nya-loh/
Friday, July 3, 2020
Musuh Batman Terburuk
Ra's Al Ghul
Namanya dalam bahasa Arab berarti Kepala Iblis atau The Demon’s Head. Dia dikenal memiliki umur yang sangat panjang (sekitar 700 tahun) dan ahli dalam beragam macam keahlian beladiri. Keahliannya begitu melegenda, hingga tak sedikit pahlawan maupun penjahat super selain Batman, ikut dilatih oleh Al Ghul sendiri.
Al Ghul menganggap umat manusia sebagai kanker yang menggerogoti Bumi, dia memiliki misi untuk melenyapkan sebagian besar manusia untuk menghindari bencana. Al Ghul sempat menginginkan Batman menjadi penerusnya, tapi Batman tidak setuju dengan rencananya untuk melakukan genosida.
Al Ghul juga adalah pemimpin dari League of Assasins, sebuah organisasi yang menampung para penjahat tenar, dan salah satunya adalah penjahat berikutnya dalam daftar ini.
Bane
Bane adalah salah satu anggota League of Assasins. Bane tumbuh besar di dalam sebuah penjara bernama Pena Duro hanya karena alasan yang sepertinya berlebihan. Ayah Bane, yang dikenal sebagai King Snake, buron. Karena tak kunjung mendapatkan sang Ayah, para penegak hukum memutuskan untuk memenjarakan Bane. Tak heran kalau dia kemudian menjadi penjahat, kan!
Selama dipenjara, Bane terus berlatih. Tidak hanya melatih ototnya, Bane juga melatih otaknya dengan membaca buku apa pun yang dapat dia peroleh dalam penjara tersebut. Sudah kuat, cerdas lagi... sungguh perpaduan yang berbahaya dalam diri seorang penjahat.
Tapi semua latihan tersebut tak serta merta menjadikan Bane beringas. Sebuah percobaan telah dilakukan di dalam penjara Pena Duro. Dan bukan sembarang percobaan, karena semua orang yang menjadi kelinci percobaan tersebut telah meregang nyawa. Hanya Bane yang mampu bertahan setelah disuntikkan serum mematikan bernama Venom. Serum tersebut terbukti dapat meningkatkan kekuatan fisik Bane, tapi dia harus terus mengonsumsinya setiap 12 jam sekali (melalui serangkaian selang yang terhubung langsung ke kepalanya). Bane lalu melarikan diri dari penjara, dan menghantui kota Gotham.
Dengan keunggulan fisiknya, Bane menjadi satu-satunya penjahat yang mampu “mematahkan Batman,” dalam artian dia benar-benar mematahkan punggung Batman. Adegan ikonik ini juga dapat dilihat dalam The Dark Knight Rises.
Joker
Tokoh Joker pertama kali diperkenalkan pada 1940, dan kini menjadi tokoh penjahat terpopuler di seluruh dunia. Joker bertanggung jawab atas beberapa tragedi besar dalam hidup Batman.
Penampilan luarnya mungkin konyol mirip badut, namun kepribadian Joker sungguh kejam. Dia tidak hanya senang menyiksa secara fisik, tapi juga psikologis. Joker adalah sosiopat yang membunuh orang demi kesenangan semata. Joker menjunjung tinggi anarkisme, motif kejahatannya bukan uang, dia tokoh yang sulit dipahami.
Dalam trilogi Batman-nya Christopher Nolan, Joker muncul dalam film kedua, The Dark Knight. Di sini, Joker diperankan dengan sangat sukses oleh Heath Ledger, hingga meraih berbagai penghargaan dalam kategori peran pendukung, di antaranya Academy Award dan Golden Globe Award. Sayangnya, sang pemeran tokoh Joker ini tidak dapat menikmati kesuksesannya, karena dia meninggal dunia sebelum The Dark Knight rilis.
Two-Face
Harvey Dent awalnya adalah seorang Jaksa, dan dia juga merupakan sekutu bagi Batman. Jika Batman dijuluki Dark Knight, Harvey dijuluki White Knight. Harvey akan melakukan berbagai cara untuk menegakkan keadilan dan membersihkan Kota Gotham dari para kriminalis.
Dalam versi komik, separuh wajah Harvey Dent rusak karena disiram cairan asam oleh salah seorang mafia di ruang persidangan, sedangkan dalam versi film Nolan, kerusakan wajah Harvey disebabkan oleh luka bakar. Setelah insiden tersebut sifat Harvey beranjak mengalami perubahan. Two-Face yang diperankan oleh aktor Aaron Eckhart muncul dalam film The Dark Knight.
Karakter Two-Face sendiri terinspirasi dari karakter sastra klasik berjudul The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde karya Robert Louis Stevenson. Two-Face selalu melemparkan koin miliknya sebelum memutuskan akan berbuat baik atau jahat. Jadi kalau berhadapan dengan Two-Face, berharap saja koin miliknya menghadap ke arah yang benar.
Keterikatan Two-Face dengan koin berasal dari pengalaman masa kecilnya dianiaya oleh ayah sendiri. Ayah Harvey akan melempar koin terlebih dahulu untuk menentukan dia akan memukul anaknya atau tidak. Namun Harvey kecil tidak tahu bahwa koin yang ayahnya gunakan memiliki dua sisi sama, sehingga setiap kalinya Harvey akan tetap dipukul.
Scarecrow
Nah, kita telah tiba pada penjahat terakhir dalam daftar musuh Batman ini. Kalau sebelumnya kita bertemu dengan jaksa bermuka dua, kini kita akan berjumpa dengan seorang psikiater bernama Dr. Jonathan Crane, yang bekerja di Arkham Asylum.
Dr. Crane terobsesi untuk menguji coba bagaimana sebuah fobia atau ketakutan itu bekerja. Dia menciptakan semacam gas beracun yang jika dihirup, membuat korbannya berhalusinasi melihat kekakutan terbesarnya. Crane mengenakan topeng dari karung goni yang mencegahnya terpengaruh oleh gas tersebut. Topeng ini membuatnya tampak seperti orang-orangan sawah, karena itulah dia dijuluki Scarecrow.
Crane melakukan berbagai macam tindakan kriminal hanya demi penelitiannya. Dia tidak terobsesi dengan kekayaan, walaupun dia pernah merampok sebuah bank. Uang tersebut dia gunakan hanya untuk penelitian gilanya.
Sumber :
https://mizanpublishing.com/5-musuh-terburuk-batman-siapa-yang-paling-menakutkan
Sunday, June 28, 2020
Justice League Vs Darkseid
By Yuni Usmanda / 23 Juni 2020
Tiga tahun setelah perilisan Justice League (2017), kabar yang paling ditunggu-tunggu oleh penggemar DC akhirnya diumumkan pada Mei lalu. Justice League Snyder Cut yang selama ini diminta oleh para penggemar resmi bakal dirilis di HBO Max pada 2021 dengan nama resmi Zack Snyder’s Justice League. Versi Snyder Cut tentunya bakal sangat berbeda dengan Justice League yang dirilis tiga tahun lalu.
Salah satu hal yang enggak ada di versi 2017 tapi bakal muncul di versi Snyder Cut adalah kehadiran villain mengerikan di semesta DC, yaitu Darkseid. Nah, belum lama ini, HBO Max akhirnya memperlihatkan teaser perdana Zack Snyder’s Justice League. Di video singkat tersebut, penggemar akhirnya bisa melihat penampakan Darkseid yang nantinya bakal meneror Justice League.
Nah, sebelum kita melihat penampilan Darkseid di Zack Snyder’s Justice League, yuk, kenalan dulu dengan supervillain DC ini!
1. Bernama asli Uxas, villain ini pertama kali muncul sebagai kameo di komik Superman’s Pal Jimmy Olsen #134 yang dirilis pada November 1970.
Karakter ini diciptakan oleh sosok yang juga berjasa dalam menciptakan berbagai karakter ikonis di Marvel Comics, yaitu Jack Kirby. Setelah muncul sebagai kameo, Darkseid akhirnya benar-benar muncul sepenuhnya di komik Forever People #1 yang dirilis pada Februari 1971.
2. Dalam menciptakan Darkseid, Kirby terinspirasi dari wajah aktor Jack Palance untuk penggambaran wajah sang villain.
Kirby mengagumi penampilan kuat Palance di berbagai filmnya. Namun, Kirby hanya terinspirasi dari penampilan fisiknya Palance dalam penggambaran Darkseid. Untuk personalitas sang villain, Kirby terinspirasi dari Adolf Hitler dan Richard Nixon.
3. Diceritakan sebagai pangeran planet Apokolips, Uxas membunuh keluarganya sendiri demi mencapai kekuasaan yang dia inginkan.
Pangeran Uxas merupakan anak dari raja Yuga Khan dan ratu Heggra. Sebelum menjadi raja, Uxas telah berambisi untuk merebut kekuasaan atas planet Apokolips. Ketika saudara kandung laki-lakinya, yaitu Drax, hendak mengambil Omega Effect, Uxas malah membunuh Drax dan mengambil kekuatan tersebut untuk dirinya sendiri.
Omega Effect pun mengubah fisik Uxas menjadi seperti batu. Dari sinilah, Uxas menggunakan identitas baru untuk dirinya sendiri, yaitu Darkseid. Suatu hari, villain ini jatuh cinta kepada seorang penyihir Apokolips yang bernama Suli, hingga memiliki seorang anak yang bernama Kalibak. Namun, ibunya Darkseid meracuni Suli karena dianggap membawa pengaruh buruk untuk putranya.
Enggak terima kekasihnya dibunuh, Darkseid malah balik meracuni ibunya sendiri. Setelah kematian ibunya, villain ini akhirnya menjadi raja tertinggi planet Apokolips.
4. Sebagai ras New God, Darkseid memiliki kemampuan alami yang jauh melebihi manusia. Ditambah lagi dengan Omega Effect yang membuatnya jauh lebih berbahaya.
Sebelum mendapatkan kekuatan Omega Effect, Darkseid memiliki banyak kelebihan fisik sebagai ras New God. Villain ini mampu hidup abadi, memiliki kemampuan regenerasi, lalu punya kekebalan, stamina, dan kekuatan yang luar biasa. Semua kelebihan tersebut semain diperkuat ketika Darkseid mendapatkan Omega Effect.
Energi kosmis tersebut membuat sang villain akhirnya mendapatkan kemampuan lain, salah satunya Omega Beams, energi yang bisa dia tembakkan dari matanya. Saking kuatnya, Omega Beams mampu melukai bangsa Kryptonian hingga menghancurkan planet. Heebatnya lagi, Omega Effect juga membuat Darkseid mampu menghidupkan kembali orang yang telah meninggal.
5. Komikus Jim Starlin menjadikan Darkseid sebagai inspirasinya dalam menciptakan Thanos.
Thanos sendiri debut di Marvel Comics lewat komik The Invicible Iron Man #55 yang dirilis pada Februari 1973. Sebelum menciptakan Thanos dalam tampilan fisik seperti yang kita ketahui sekarang, Starlin terlebih dulu menggunakan karakter DC lainnya dari ras New God, yaitu Metron, sebagai inspirasinya dalam menciptakan Thanos.
Yap, Thanos versi awal digambarkan memiliki badan yang jauh lebih kecil. Namun, editornya Starlin pada saat itu, yaitu Roy Thomas, enggak puas dengan penampilan awalnya Thanos. Dibandingkan Metron, Thomas menyarankan Starlin untuk mengambil inspirasi dari Darkseid dalam penggambaran Thanos. Starlin akhirnya membuat badan Thanos menjadi lebih besar dan mengintimasi seperti yang kita ketahui saat ini.
6. Jika Thanos mencari Infinity Gems atau Infinity Stones untuk menguasai semesta, Darkseid berusaha mengungkap Anti-Life Equation untuk menguasai semesta.
Salah satu tujuan terbesar villain ini adalah menghilangkan semua kehendak bebas dari alam semesta. Untuk mencapai tujuan tersebut, Darkseid berusaha mengungkap Anti-Life Equation yang dapat memberinya kontrol penuh atas pikiran dan emosi semua makhluk hidup di alam semesta.
Pada dasarnya, Anti-Life Equation bagaikan rumus persamaan matematika. Villain ini yakin bahwa rumus atau fragmen dari Anti-Life Equation ada di alam bawah sadar manusia. Itulah sebabnya, villain ini menyerang Bumi untuk menyelidiki pikiran setiap manusia, hingga harus berhadapan dengan berbagai superhero.
7. Jika sutradara Bryan Singer jadi menggarap sekuel Superman Returns, Singer berencana mengangkat Darkseid sebagai villain film tersebut.
Pemasukan yang diterima Superman Returns (2006) nyatanya enggak mampu memuaskan Warner Bros, sehingga mereka membatalkan penggarapan sekuelnya. Padahal, sang sutradara telah punya rencana besar terhadap sekuel Superman Returns. Singer rencananya bakal menamakan sekuelnya dengan judul Man of Steel dan memilih Darkseid sebagai musuh utama Superman di film tersebut. Sayangnya, rencana tersebut akhirnya enggak pernah terealisasikan.
Bonus: Villain ini bakal diperankan oleh Ray Porter di Zack Snyder’s Justice League.
Sebelum Snyder mengonfirmasi perilisan Zack Snyder’s Justice League, sutradara ini telah membocorkan nama aktor yang memerankan Darkseid pada April 2019. Porter memang akhirnya sama sekali enggak muncul di Justice League versi 2017. Untungnya, kehadiran Zack Snyder’s Justice League dapat membuat Porter menunjukkan kemampuan aktingnya sebagai sang supervillain.
Sumber :
https://www.kincir.com/movie/cinema/fakta-darkseid-villain-justice-league
Justice League Vs Avengers
By Intan Kirana / 27 November 2017
Justice League selama ini sering disamain dengan The Avengers. Soalnya, dua film ini sama-sama menceritakan “geng” para pahlawan super yang berani berjuang demi membela kebenaran. Nah, lo pernah enggak, sih, kepikiran, mana yang lebih keren di antara dua geng superhero ini?
Perdebatan tentang Justice League versus Avengers sebenarnya memang jadi topik paling panas di kalangan penggemar superhero. Soalnya, keduanya sama-sama kuat. Meski begitu, para anggota dua geng superhero ini punya perbedaan kekuatan dan karakteristik yang membuatnya menarik untuk dibahas.
Maka dari itu, Viki bakal bahas bagaimana jadinya kalau dua geng superhero ini diadu. Karena anggota Justice League versi DCEU baru ada enam superhero dan anggota Avengers udah ada banyak, jadi anggota Avengers bakal Viki pilih berdasarkan kesesuaian kekuatannya. Tenang aja, Viki bakal hindarin banget yang namanya pertarungan berat sebelah.
Selain itu, pemilihan matchup ini juga Viki pertimbangkan sesuai dengan status, peran, dan latar belakang sang superhero di gengnya masing-masing. Misalnya, Batman sebagai superhero supertajir dan pemimpin tim bakal ngelawan superhero Avengers yang sama tajirnya. Begitu juga Superman, sebagai penghancur dan garda terdepan Justice League, bakal ngelawan superhero Avengers yang sama-sama kuatnya.
Yuk, siapin popcorn dan minuman bersoda. Terus, kita saksiin bareng-bareng pertarungan akbar antara Justice League dan Avengers di bawah ini!
1. Cyborg Vs. Captain America
Viki memutuskan menandingkan Captain America dan Cyborg karena keduanya adalah superhero yang lahir dari percobaan laboratorium. Selain itu, menurut Viki, keduanya punya keberanian dan semangat yang sama saat menumpas kejahatan.
Latar Belakang
Steve Rogers menjadi kelinci percobaan bagi laboratorium milik Howard Stark karena Amerika Serikat pada masa perang membutuhkan figur seorang pahlawan kuat dan super. Percobaan ini dilakukan atas kesadaran Steve sendiri dan risikonya pun dia terima. Dia dipilih karena punya keberanian besar dan ketulusan hati untuk membela negaranya meski badannya tergolong kecil untuk ukuran seorang tentara.
Sementara itu, Cyborg merupakan kelinci percobaan dari sang bokap, Silas Stone. Berbeda dari percobaannya Steve, percobaan Victor Stone gagal. Bahkan, karena percobaan ini, beberapa bagian tubuh Victor rusak dan harus diganti dengan mesin. Akhirnya, dia pun dikenal sebagai Cyborg.
Kalau dilihat-lihat, apa yang dialami Cyborg lebih “keras” dibanding Captain America. Meskipun percobaan Captain America sukses, dia enggak perlu melewati kesedihan berkepanjangan dan mengalami keretakan hubungan dengan sang bokap akibat kesalahan percobaan. Saat percobaan selesai, Steve langsung jadi Captain America yang kuat. Sementara itu, Cyborg harus melewati fase hidup yang suram akibat kehilangan bagian tubuh dan harus membangun kepercayaan pada sang bokap yang dia anggap bertanggung jawab terhadap kerusakan anggota tubuhnya.
Kostum
Kostum Captain America terbuat dari semacam bahan yang ketat dengan topeng yang menutupi wajah bagian atas. Motif kostumnya terinspirasi dari warna bendera Amerika Serikat, secara namanya aja Captain America. Kalau kostum Cyborg sendiri, ya, terbuat dari rangkaian baja dan mesin. Kostum ini kuat banget dan jelas membuat kekurangan Cyborg menjadi kelebihan.
Dilihat dari gayanya, kostum Captain America lebih simpel, enak dipakai, serta fleksibel buat berperang. Lagipula, kostumnya ini kayak adem banget. Setuju, enggak?
Kekuatan
Captain America memang enggak bisa terbang, enggak punya Jarvis, atau punya panah yang bisa melesat dan tepat sasaran. Namun, berkat serum yang dimasukkan ke tubuhnya, Captain America jadi kuat banget. Dia bisa memukul orang dengan tangan kosong. Ditambah, perisainya kuat banget. Lo enggak perlu meragukan kekuatan "tangan kosong" Captain America. Dia aja bisa ngejatuhin Iron Man yang berkostum canggih dalam Captain America: Civil War (2016). Makanya, dia pede waktu Iron Man nyuruh dia ninggalin perisainya di akhir pertarungan. Tanpa perisai, dia bisa ngebebasin superhero pembelot lainnya yang ditahan.
Sementara itu, karena badannya terbuat dari mesin, Cyborg punya kekuatan dan kecepatan tubuh yang melebihi manusia pada umumnya. Badan ini juga fungsinya hampir sama kayak fungsi kostumnya Iron Man. Kekuatan Cyborg dan Iron Man punya sistem komputasi serta bisa digunakan buat menyerang musuh. Lebih kerennya lagi, Cyborg juga bisa meretas sebuah mesin atau robot sehingga bisa dikendalikan sesuka hatinya.
Dari segi kekuatan, keduanya sama-sama unggul, sih, meskipun enggak bisa dimungkiri bahwa kekuatan Cyborg lebih “wow” dibanding Captain America. Kalau lo sendiri, bagaimana? Pengen punya kekuatan ala Captain America atau Cyborg?
2. Wonder Woman Vs. Scarlet Witch
Sebenarnya, dua superhero ini punya latar belakang yang berbeda. Faktor yang bikin Viki mengadu keduanya adalah dua cewek ini punya kekuatan yang bisa dibilang hampir sama besarnya. Makanya, menarik banget untuk disaksikan pertarungan antara Wonder Woman yang punya kekuatan setara dewa serta Scarlet Witch dengan kekuatan pikirannya yang dipercaya bisa mengalahkan siapa pun.
Latar Belakang
Scarlet Witch alias Wanda Maximoff sebenarnya adalah seorang manusia biasa. Namun, bersama sang kakak, Peter Maximoff, dia dijadikan percobaan saat masih kecil dan akhirnya jadi manusia dengan kekuatan super. Sayangnya, trauma masa kecil akibat diculik dan hidup bersama orangtua angkat membuat mereka sempat jadi jahat. Untungnya, mereka bergabung dengan Avengers walaupun Quicksilver harus meregang nyawa karena melindungi Hawkeye dari serangan musuh.
Sementara itu, Wonder Woman adalah Diana Prince, sang Putri Amazon memang disiapin buat jadi seorang prajurit yang enggak terkalahkan. Setelah ketemu dengan seorang pilot bernama Steve Trevor yang pesawatnya jatuh di Paradise Island, Diana akhirnya menggunakan kekuatannya untuk menyelamatkan dunia.
Kalau dilihat dari latar belakangnya, dua cewek ini sama-sama tangguh. Namun, latar belakang Wanda alias Scarlet Witch lebih kompleks. Lo bisa jadi orang baik kalau dibesarin dalam lingkungan yang baik, tapi memutuskan jadi baik setelah melewati kegetiran hidup. Jelas ini jadi nilai plus buat lo.
Kostum
Kostum Wonder Woman yang diperanin Gal Gadot punya warna yang lebih tegas dan gelap daripada kostum Wonder Woman sebelumnya. Meski begitu, makin gelap warnanya bukan berarti jadi jelek. Justru, kostum ini terlihat keren dan enggak norak. Udah begitu, kostum ini kuat tapi juga lentur, cocok dikenakan dalam sebuah peperangan.
Sementara itu, kostum Scarlet Witch lebih sederhana. Di komik, kostumnya seperti korset merah ketat. Sedangkan, di film, kostumnya semacam coat merah maroon. Cuma memang harus diakui, kostum Wonder Woman yang cenderung konsisten ini merupakan sebuah ciri khas tersendiri, kayak ada fashion statement-nya.
Kekuatan
Sesuai dengan namanya, kekuatan Wanda lekat dengan kekuatan sihir. Dia bisa mengeluarkan semacam bola cahaya merah dari tangannya dan mengangkat, menyerang, dan menghantam benda-benda yang berada enggak jauh darinya. Sedangkan, Wonder Woman terkenal dengan kekuatan supernya, staminanya yang superkuat, serta keahlian refleksnya yang bagus, bahkan hampir menyamai bangsa Kriptonian (bangsanya Superman). Wonder Woman juga memiliki kekuatan menyembuhkan luka secara singkat.
Kekuatan Scarlet Witch memang keren dan mengerikan, enggak mengherankan kalau dalam Civil War dia kayak "diamankan" supaya enggak membahayakan. Namun, Scarlet Witch cuma bisa mengangkat dan menghantam barang-barang yang jangkauannya enggak jauh. Selain itu, kalau udah mengeluarkan seluruh kekuatannya, dia bakalan capek dan jadi lemas. Kalau enggak konsentrasi, dia bisa ditangkap dan dilumpuhkan seperti saat dia dipenjara. Sementara itu, Wonder Woman lebih bijak, punya strategi perang.
Sebenarnya, semuanya bergantung pada Scarlet Witch, bagaimana dia bisa mengendalikan kekuatan sekaligus staminanya. Wonder Woman pasti bakal kerepotan ngelawan kekuatan pikiran Scarlet Witch di awal pertarungan. Akan tetapi, ngelihat staminanya yang superbesar, rasanya Wonder Woman sedikit lebih unggul dalam matchup ini.
3. Batman Vs. Iron Man
Mungkin banyak di antara lo yang bertanya-tanya kenapa Viki enggak menandingkan Iron Man dengan Cyborg yang kostumnya hampir mirip, begitu pun Batman dengan Captain America. Dari pandangan Viki, Iron Man memang lebih sejajar dengan Batman secara latar belakang mereka hampir sama. Udah begitu, mereka sama-sama cerdas. Ada pepatah lama yang bilang bahwa kepintaran bisa ngalahin kekuatan besar. Bahkan, kekuatan yang besar enggak ada artinya kalau enggak dibarengi dengan kecerdasan.
Latar Belakang
Iron Man alias Tony Stark adalah anak dari Howard Stark, pemilik perusahaan berbasis teknologi Stark Industries. Dua orangtua Tony meninggal dalam sebuah kecelakaan. Kalau di film Civil War, keduanya dibunuh oleh Bucky (Winter Soldier) saat berada di bawah pengaruh Hydra. Kematian orangtuanya membuat Tony mewarisi Stark Industries yang nilainya besar banget.
Hampir senasib, orangtua Bruce Wayne alias Batman meninggal karena dibunuh saat dia masih kecil. Kejadian ini membuat dia trauma dan jadi pribadi yang tertutup, kaku, serta misterius. Namun, kejadian ini juga bikin dia tergerak buat memerangi kejahatan.
Oh, ya, dua superhero ini sama-sama enggak punya kekuatan khusus. Kekuatan andalan mereka adalah teknologi canggih yang mereka buat sendiri. Kalau semuanya dilucuti, ya, mereka hanya cowok filantropis tampan biasa. Namun, kisah hidup Batman lebih filosofis dan berkesan karena dia berjuang keras buat jadi sekaya dan sekeren itu.
Bukan berarti Tony alias Iron Man itu enggak hebat, loh. Cuma, enggak bisa dimungkiri bahwa kekayaan dan ilmu sang bokaplah yang berkontribusi dalam kesuksesannya.
Kostum
Kostum Batman sederhana dan berwarna gelap. Ini betul-betul menggambarkan pribadi Batman yang tertutup dan penyendiri. Ditambah, topeng bertelinga kelelawar menutupi hampir seluruh wajahnya serta kain hitam yang menegaskan bahwa Batman itu terinspirasi dari kelelawar. Kostum ini simpel dan keren, tapi kalau dipakai sama cowok yang superkurus, enggak akan bagus, sih.
Kostum Iron Man sendiri lebih canggih, terbuat dari baja, bisa bikin penggunanya terbang, dan punya sistem komputasi. Lo mungkin enggak akan butuh mobil atau motor lagi kalau udah punya kostum ini. Kostum ini multifungsi banget. Buat ngelawan penjahat, bisa. Jadi alat transportasi juga bisa. Buat bergaya pun bisa!
Kostum Batman memang keren banget. Dilihat dari segi fashion, kostumnya sangat minimalis dan berkelas. Cuma, siapa, sih, yang enggak mau punya kostum serbabisa kayak Iron Man?
Kekuatan
Enggak bisa dimungkiri bahwa Batman itu kuat, cerdas, dan punya keahlian menganalisis berbagai kasus dengan cermat. Mirip banget kayak detektif, deh! Dia juga sangat mendetail dan enggak gampang terkecoh.
Iron Man mungkin enggak sekuat Batman kalau bertarung tanpa kostum. Namun, Iron Man punya otak yang bisa diandalkan. Bahkan, otak supercerdasnya bisa dipakai buat membodohi orang cerdas yang kuat.
Lo lihat, deh, waktu Tony dikurung oleh teroris di Iron Man pertama (2008). Dia bisa bikin kostum canggih cuma dengan manfaatin barang rongsokan! Gila, enggak, tuh? Yah, Batman memang paket cowok yang sempurna, gagah, tajir, dingin, dan pintar. Akan tetapi, tetap saja kekerenan Tony Stark sulit banget diabaikan!
4. The Flash Vs. Hawkeye
Keduanya sama-sama punya kekuatan yang menarik. Yang satu bisa berlari secepat kilat, satunya bisa memanah tepat sasaran. Namun, siapakah yang paling unggul?
Latar Belakang
Barry Allen adalah seorang anak malang yang terpaksa harus menjadi piatu dari kecil karena nyokapnya diduga dibunuh oleh sang bokap (yang ternyata enggak bersalah). Dia pun diangkat sebagai anak oleh Detektif Joe West. Pada sebuah percobaan di laboratorium kala badai, dia terkena petir dan akhirnya memiliki kekuatan lari yang secepat kilat. Kekuatan ini pun dia pakai untuk menunjang pekerjaannya sebagai pembasmi kejahatan.
Clint Barton alias Hawkeye juga mengalami nasib yang hampir sama dengan Barry. Orangtuanya meninggal saat dia masih kecil dan dia terpaksa hidup di panti asuhan. Setelah enam tahun di sana, dia dan sang kakak kabur, kemudian bertemu Swordsman di sebuah karnaval yang bakalan ngajarin dia buat jadi pemanah terbaik. Awalnya, nasib Hawkeye sempat enggak jelas karena dia hidup di karnaval yang bebas. Untungnya, setelah insiden yang terjadi saat dia ngebantuin Black Widow nyolong teknologi Iron Man, dia justru malah direkrut sama Iron Man buat masuk ke The Avengers.
Kalau dilihat dari latar belakang, kehidupan Clint memang lebih kompleks dan penuh perjuangan. Lain halnya sama Barry yang langsung diangkat anak oleh orang baik dan tiba-tiba aja dapat kekuatan. Untuk itu, skor 1 buat Hawkeye.
Kostum
Kostum The Flash ini mirip kayak Captain America. Bedanya, warna merah darah mendominasi. Kostum ini bener-bener fleksibel, kayak pergerakan The Flash yang supercepat.
Harus diakuin bahwa kostum The Flash memang terlihat lebih enak dan fleksibel buat pertarungan. Lagipula, kostum The Flash juga bisa melindungi penggunanya dari udara dingin. Superhero banget, deh, kostum The Flash ini!
Kekuatan
Mungkin banyak di antara lo yang menganggap bahwa Hawkeye biasa banget sebagai seorang superhero. Manusia biasa aja banyak yang bisa memanah, kok. Namun, lo jangan salah dan ngerendahin dulu karena bidikan Hawkeye selalu tepat sasaran. Bukan cuma itu, dia bisa dengan cepat mendeteksi titik lemah lawan atau mendeteksi bagaimana caranya bikin efek domino dari apa yang dia panah. Dalam Avengers: Age of Ultron (2015), dia bisa menang saat bertarung melawan Quicksilver, loh. Enggak sembarang orang bisa menang ngelawan mutan berkekuatan super ini.
Sementara itu, The Flash punya kekuatan berlari secepat kilat. Kekuatan berlari ini bikin dia jadi sulit ditangkap lawan dan bisa dengan mudah menyerang lawan tanpa memberikan kesempatan bagi lawan buat mempersiapkan diri.
Kalau keduanya ditandingin, memang bakalan sulit, sih, mencari pemenangnya. Satunya pintar ngebidik, satunya pintar lari. Sebenarnya, sih, dua orang ini saling ngelengkapin.
5. Superman Vs. Hulk
Keduanya sama-sama berotot. Sama-sama besar dan kokoh, kayak gunung. Enggak cuma itu, mereka juga dikenal sebagai penghancur di timnya masing-masing. Jadi, jangan sekali-kali ngeremehin kekuatan tangan mereka. Sekali pukul, bukan cuma bonyok, lo bahkan bisa mendarat di perut Bumi.
Latar Belakang
Superman alias Kal-El atau Clark Kent adalah bangsa Kriptonian. Pada saat perang, kedua orangtuanya mengirimkan dia ke Bumi. Dia pun akhirnya ditemukan oleh pasangan suami istri Jonathan dan Martha Kent. Sebagai bangsa Kriptonian, Superman punya kekuatan jauh di atas manusia pada umumnya.
Sementara itu, Bruce Banner adalah seorang ilmuwan supercerdas. Pada suatu waktu, dia enggak sengaja terkena radiasi sinar gama yang membuat dia jadi makhluk hijau bernama Hulk saat dia marah.
Latar belakang keduanya sangat unik. Akan tetapi, kisah hidup Hulk lebih menarik dan kompleks. Bayangin aja, lo punya kekuatan yang secara tiba-tiba dan enggak disengaja lo miliki. Namun, kekuatan itu bisa menghancurkan lo karena saat dia muncul, akal sehat lo hilang. Jadi, dengan kekuatan itu, lo enggak cuma punya tanggung jawab buat menumpas kejahatan, tapi juga tanggung jawab buat berdamai dan mengontrol diri lo.
Kostum
Kostum Superman ini ikonis banget dengan warna biru dengan jubah merahnya. Tadinya, sih, kostum Superman selalu identik dengan celana dalam merahnya yang terletak di luar. Namun, Superman yang di Justice League enggak pakai celana dalam merah lagi, sih. Pastinya malu, dong, kalau zaman sekarang masih enggak ngerti caranya pakai celana dalam yang benar!
Bagaimana dengan kostum Hulk? Duh, cuma celana pendek warna hitam kecokelatan, kok. Jadi, tanpa perlu dianalisis lebih jauh lagi, kostum Superman jelas terlihat lebih keren. Siapa coba, cowok yang enggak suka sama kostum ini? Anak-anak balita aja senang bukan main kalau dibeliin baju Superman.
Kekuatan
Sebagai bangsa Kriptonian, Superman bisa terbang, bisa memecahkan segala hal di muka Bumi, bisa berantem tanpa bonyok, serta punya kecepatan dan refleks yang bagus.
Begitu juga dengan Hulk. Enggak ada hal di muka Bumi ini yang bisa mengalahkannya kecuali bencana alam. Tinggal pukul kanan-kiri, tonjok depan-belakang, musuhnya pasti bakal kerepotan. Meski unggul dari segi kecepatan dan refleks, tetap aja Superman bakal kewalahan menghadapi serangan superagresifnya Hulk.
6. Thor Vs. Aquaman
Thor dan Aquaman punya kesamaan yang identik. Mereka sama-sama dilahirkan sebagai dewa. Mereka juga punya kekuatan yang khas banget. Pastinya, sih, keduanya sama-sama kekar serta punya brewok dan rambut gondrong dalam versi sinemanya.
Latar Belakang
Thor adalah anak dari Odin, pewaris takhta Asgard, dan merupakan Dewa Petir. Kisah Thor sebenarnya diambil dari Mitologi Nordic. Jadi, konsep Thor sendiri bukan murni ide dari Marvel.
Aquaman alias Arthur Curry adalah anak dari Thomas Curry dan Elaine yang ternyata pernah jadi ratu di Atlantis. Keduanya sama-sama keturunan makhluk spesial. Akan tetapi, jelas asal-usul Thor lebih menarik disimak karena statusnya sebagai dewa murni dengan berbagai intrik terkait perebutan kekuasaan dalam hidupnya.
Kostum
Aquaman mengenakan kostum hitam kehijauan dengan aksen sisik di bagian lengan dan beberapa bagian lain. Kostum ini makin keren dengan adanya tongkat trisula yang didapatkan Aquaman dari Poseidon saat membantunya ngelawan sang anak, Triton.
Sementara itu, Thor punya kostum perak kehitaman dari baja yang terlihat sangar dengan jubah merah yang bikin dia keliatan kayak kesatria perang. Kalau Aquaman punya Trisula, Thor juga punya Mjolnir, senjata palu ikonis. Susah banget nemuin mana yang lebih bagus dari keduanya. Cuma, kostum Aquaman memang lebih unik karena punya motif seperti sisik yang pas banget dengan statusnya sebagai superhero air.
Kekuatan
Thor memiliki badan yang kuat dan kecepatan tingkat dewa. Akan tetapi, tetap aja yang paling bisa diandalkan adalah kekuatan palu Mjolnir yang bisa mengendalikan petir. Pada akhirnya, dalam Thor: Ragnarok, terbukti, sih, bahwa tanpa Mjolnir pun, Thor tetap bisa mengendalikan petir.
Berbeda sama Thor, Aquaman punya kekuatan mengendalikan samudera, bernapas di laut, berbicara dengan segala makhluk di laut, dan menggunakan laut buat menyerang segala hal. Namun, Aquaman bukan sekadar jagoan di laut. Di darat pun, dia juga merupakan seorang cowok super, punya badan kuat, dan sulit dikalahkan.
Di darat dan laut, Aquaman memang hebat dan berjaya. Kemungkinan besar, sih, Thor enggak akan bisa begitu karena dia enggak bisa bernapas di laut. Di darat, keduanya bisa seri. Di laut, entahlah. Namun, yang jelas, bakalan keren banget kalau keduanya bertarung. Apalagi, keduanya terkesan sama-sama jantan dan kuat. Mending, ya, habis bertarung, mereka duduk bareng aja ngelemesin otot sambil minum bir!
Sumber :
https://www.kincir.com/movie/cinema/justice-league-vs-avengers-siapa-pemenangnya





